Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Belgia Timnas Mesir

    Hasil Piala Dunia 2026 - Bekas Penggembala Domba Perkasa di Bawah Mistar, Iran Bikin Belgia Frustrasi dan Imbang Lagi - Semua Halaman - Bolasport

    8 min read

     

    Hasil Piala Dunia 2026 - Bekas Penggembala Domba Perkasa di Bawah Mistar, Iran Bikin Belgia Frustrasi dan Imbang Lagi - Semua Halaman - Bolasport.com

    BOLASPORT.COM - Bekas penggembala domba perkasa di bawah mistar, Timnas Iran berhasil membuat Timnas Belgia frustrasi dan bermain imbang lagi di Piala Dunia 2026.

    Laga kedua Grup G mempertemukan antara Timnas Belgia dan Timnas Iran.

    Bentrokan kedua tim berlangsung di Stadion Los Angele, Inglewood, Minggu (21/6/2026) atau Senin dini hari WIB.

    Belgia dan Iran sama-sama membidik angka penuh demi kelolosan ke babak 32 besar mengingat keduanya sama-sama bermain seri menghadapi lawan masing-masing.

    Rode Duivels bermain imbang 1-1 kontra Mesir sedangkan Team Melli dipaksa remis lewat skor 2-2 oleh Selandia Baru.

    Namun, dalam duel kali ini  kembali berujung tanpa pemenang.

    Timnas Iran patut berterima kasih kepada penjaga gawang mereka, Alireza Beiranvand.

    Kiper berusia 33 tahun tersebut tampil begitu perkasa di bawah mistar gawang dan menjadi aktor utama sulitnya Belgia mencetak gol.

    Sosok yang pernah menjadi penggembala domba itu mampu melakukan 7 penyelamatan gawang dalam 90 menit.

    Iran juga unggul dalam jumlah pemain setelah Nathan Ngoy diusir wasit pada menit ke-66.

    Akan tetapi, skor kacamata alias 0-0 tetap bertahan hingga laga usai.

    Penentuan kelolosan bagi kedua tim ke babak 32 besar di Piala Dunia 2026 bakal ditentukan lewat partai terakhir.

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Lukaku Masuk 22 Detik Langsung Gol, Belgia Batalkan Kemenangan Pertama Mesir

    Timnas Belgia dipastikan tidak diperkuat oleh winger andalannya, Jeremy Doku, yang bersiap menyambut kelahiran anak pertamanya.

    Sebagai gantinya Leandro Trossard diplot sebagai starter untuk mengisi pos sayap penyerangan sisi kiri.

    Permainan menyerang langsung diperagakan oleh Rode Duivels selepas peluit kick-off dibunyikan wasit.

    Namun, malah kartu kuning yang didapat pertama kali dari Belgia pada menit ke-3 dengan Romelu Lukaku yang dianggap melakulan pelanggaran terhadap Alireza Beiranvand usai menyambut umpan tarik dari Kevin De Bryune.

    Setelahnya kesempatan mencetak gol datang pada menit ke-9 dengan Maxim De Cuyper menyambar bola muntah hasil sepakan De Bruyne yang diblok pemain Timnas Iran di dalam kotak penalti usai menyambut umpan dari Leandro Trossard.

    Team Melli malah nyaris mencetak gol pertama mereka di menit ke-13 jika tembakan first time dari Hossein Kaanaani di dalam kotak penalti tidak ditepis apik oleh Thibaut Courtois.

    Gol sempat mereka dapatkan pada menit ke-25 via Mehdi Taremi yang memanfaatkan tendangan bebas yang diambil oleh Ehsan Hajsafi di depan kotak penalti.

    Akan tetapi, lesakan jarak dekat dari bekas penyerang Inter milan itu dianulir oleh wasit lantaran offside usai dilakukan pengecekan via VAR.

    Hingga babak pertama usai baik Belgia dan Iran sama sekali gagal mencetak gol.

    Alhasil paruh pertama ditutup dengan skor 0-0.

    Baca Juga: 1 Pemain Belgia yang Bikin De Bruyne Nyaman di Piala Dunia 2026

    Still not over this save from IR Iran's keeper Alireza Beiranvand ???? pic.twitter.com/BdaohK1L6O

    — B/R Football (@brfootball) June 21, 2026

    Di babak kedua, Belgia dan Iran sama-sama mengusung permainan terbuka.

    Kembali Team Melli nyaris membuka keunggulan jika tembakan Taremi pada menit ke-53 tidak ditepis oleh Courtois di dalam kotak penalti.

    Sementara itu absennya Jeremy Doku benar-benar membuat Rode Duivels tak bisa memecah kebuntuan di depan.

    Beberapa kali percobaan serangan yang dibangun oleh anak asuh Rudi Garcia masih mental karena penampilan apik dari Beiranvand termasuk penyelamatannya saat mencegah tembakan dari De Cuyper di menit ke-59 pada momen kemelut.

    Alireza Beiranvand juga menggagalkan peluang Belgia lainnya dari tembakan melengkung yang dilepaskan oleh Dodi Lukebakio dari pojok kotak penalti di menit ke-62.

    Sosok yang pernah menjadi penggembala domba di masa kecilnya itu tercatat sudah melakukan 6 penyelamatan di areanya sendiri sejauh ini hingga laga memasuki menit ke-65.

    Petaka bagi Timnas Belgia justru hadir di menit ke-66 saat Nathan Ngoy menerima kartu merah langsung akibat melakukan pelanggaran terhadap Taremi sebagai orang terakhir dari lawan.

    Blunder Ngoy yang tak fokus dalam mengoper bola di dekat tengah lapangan justru membuatnya harus menjatuhkan Taremi sehingga wasit segera mengganjarnya dengan kartu merah. Sejak saat itu Belgia harus bermain dengan 10 orang.

    Unggul jumlah pemain membuat pasukan Amir Ghalenoei lebih intens dalam memberikan tekanan.

    Meski begitu Belgia juga tampil gigih dengan menebar ancaman lewat skema serangan balik dan sekali lagi Beiranvand membuat mereka gigit jari usai menangkis sepakan voli dari De Cuyper di menit ke-85.

    Tidak ada gol yang tercipta sehingga laga berkesudahan imbang 0-0 bagi Belgia dan Iran.

    Belgia 0-0 Iran

    Berikut susunan pemain Belgia dan Iran:

    Belgia (4-2-3-1): 1-Thibaut Courtois; 15-Thomas Meunier, 25-Nathan Ngoy, 4-Brandon Mechele, 5-Maxim De Cuyper; 23-Nicolas Raskin, 8-Youri Tielemans; 22-Alexis Saelemaekers, 7-Kevin De Bruyne, 10-Leandro Trossard; 9-Romelu Lukaku

    Pelatih: Rudi Garcia

    Iran (5-4-1): 1-Alireza Beiranvand; 2-Saleh Hardani, 13-Hossein Kanaani, 4-Shoja Khalilzadeh, 19-Ali Nemati, 3-Ehsan Hajsafi; 23-Ramin Rezaeian, 14-Saman Ghoddos, 6-Saeid Ezatolahi, 8-Mohammad Mohebi; 9-Mehdi Taremi

    Pelatih: Amir Ghalenoei

    Komentar
    Additional JS