Hasil Indonesia Open 2026 - Raymond/Joaquin Dramatis ke Semifinal, Nekat Main Psy War ke Pawang Marcus/Kevin - Semua Halaman - Bolasport
Hasil Indonesia Open 2026 - Raymond/Joaquin Dramatis ke Semifinal, Nekat Main Psy War ke Pawang Marcus/Kevin - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 5 Juni 2026 | 14:48 WIB
BOLASPORT.COM - Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, kembali menapaki semifinal turnamen World Tour Super 1000 setelah kemenangan yang diraih pada perempat final Indonesia Open 2026.
Dua kali penampilan di level tertinggi turnamen terbuka, dua kali pula pasangan rising star ini mencapai semifinal yang biasa dipesan para unggulan.
Kali ini, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mencapainya dengan mengalahkan dua pasangan top yaitu Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) dan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang).
Hoki/Kobayashi menjadi korban terkini Raymond/Joaquin dalam laga perempat final Indonesia Open di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Setelah menghadapi tekanan besar sepanjang 1 jam lebih, Raymond/Joaquin meraih kemenangan dramatis dengan skor 16-21, 24-22, 21-18.
Raymond/Joaquin tidak mendapatkan awalan yang mudah. Hoki/Kobayashi menekan sejak awal dari area depan untuk membuat mereka tertinggal 1-3.
Walau tak berstatus unggulan, Hoki/Kobayashi yang berperingkat 9 dunia merupakan pasangan berbahaya dengan prestasi pernah mencapai ranking 1 dunia.
Indonesia pernah dibuat geregetan ketika Hoki/Kobayashi menjadi nemesis pasangan terbaik, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Tadinya selalu menang, Minions menjadi cuma bisa menang sekali dalam 5 pertemuan terakhir dengan Hoki/Kobayashi, yakni ketika final Indonesia Open 2021 yang dramatis.
Raymond/Joaquin mencoba untuk bertahan walau beberapa kali terpancing melakukan kesalahan. Skor sama kuat terus tercipta dari 3-3 hingga 10-10.
Hoki/Kobayashi unggul tipis 11-10 saat interval. Serangan beruntun dari pasangan pemain kinan-kidal itu meruntuhkan pertahanan Raymond/Joaquin.
Perlawanan kuat yang diharapkan dari Raymond/Joaquin setelah interval belum keluar. Mereka lebih banyak ditekan karena kalah cekatan di beberapa antisipasi pertama.
Tembakan-tembakan cerdik menjadi cara pasangan muda Indonesia untuk memecah kebuntuan. Namun, itu tak cukup.
Gim pertama direbut Hoki/Kobayashi. Kobayashi mematikan Raymond dan Joaquin secara solo di depan untuk skor 21-16.
Raymond/Joaquin berupaya membalas pada gim kedua. Walau sempat goyah, mereka akhirnya bisa mengunci Hoki/Kobayashi dengan tak kalah agresif di depan.
No lob jadi napas Raymond/Joaquin. Begitu ada kesempatan, kok ditangkis ke bawah. Dari skor sama kuat 5-5, mereka membuka jarak hingga 11-7 saat interval.
Hoki/Kobayashi merespons dengan mengincar Raymond yang beberapa kali mati sendiri, dan juga baru pulih dari cedera paha. Kedudukan disamakan di 18-18.
Masih dipepet hingga 19-19 dan bahkan berbalik tertinggal saat match point 19-20 untuk lawan, Raymond/Indra tetap berjuang menyelamatkan peluang mereka.
Dalam posisi hampir kalah, Raymond/Indra mendapat harapan ketika Hoki/Kobayashi melakukan dua eror beruntun yang membuat mereka menang 24-22. Menuju rubber game.
Sayangnya, perjuangan Raymond/Indra harus berakhir. Masih kesulitan untuk keluar dari tekanan, mereka tumbang dengan skor ketat.
Persaingan kian panas dengan aksi psywar. Saat menjauh di skor 7-5 karena kesalahan lawan, Joaquin diperingkatkan umpire karena melakukan gerakan mengejek.
Apes, Joaquin kemudian melakukan kesalahan yang membuat Hoki/Kobayashi berbalik unggul tepat ketika interval dengan 11-10.
Tantangan seperti berbalik menggigit Joaquin yang sebelumnya sering memecah kebuntuan. Dia sempat dibuat tak berkutik sampai lawan unggul 16-12.
Beruntung bagi dia dan Raymond, Hoki/Kobayashi juga kerap melakukan eror. Kesempatan kedua tak disia-siakan, pasangan Indonesia yang kembali percaya diri.
Tujuh poin beruntun membantu Raymond/Indra membalikkan keadaan hingga 19-16.
Serangan bertubi-tubi Raymond yang dituntaskan sergapan Joaquin di depan net memastikan kelolosan mereka ke semifinal ajang Super 1000 lagi setelah lebih dulu melakukannya di All England Open 2026.