Hasil Indonesia Open 2026 - Kegilaan 5-15 Jadi 17-18 di Gim Ketiga, Adnan/Indah Bikin Pasangan No 1 Ketar-ketir - Semua Halaman - Bolasport
Hasil Indonesia Open 2026 - Kegilaan 5-15 Jadi 17-18 di Gim Ketiga, Adnan/Indah Bikin Pasangan No 1 Ketar-ketir - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 4 Juni 2026 | 10:10 WIB
BOLASPORT.COM - Ganda campuran Tanah Air, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, urung mengulangi kejutan tahun lalu setelah tersingkir secara dramatis pada babak kedua Indonesia Open 2026.
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil takluk di hadapan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China) di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Melawan pasangan nomor satu dunia yang sedang inkonsisten, Adnan/Maulana sempat menghadirkan harapan berkat kebangkitan hebat pada rubber game.
Akan tetapi, duet underdog ini batal menyamai gebrakan lolos ke perempat final Indonesia Open tahun lalu setelah kalah tipis 14-21, 21-17, 18-21.
Pertandingan berlangsung dengan sengit di awal.
Adnan/Indah dapat mengambil inisiatif atas Feng/Huang yang sedang dalam tren kurang memuaskan karena kekalahan dini di Singapore Open pekan lalu.
Kejar-kejaran poin berlangsung sampai skor sama kuat berulang kali muncul di papan skor. Kedua pasangan bergantian memimpin.
Pasangan Tanah Air unggul tipis 11-10 di interval. Sapuan menyilang Adnan ke area kosong yang masuk salah diterka.
Adnan/Indah kemudian mampu bermain menekan. Akan tetapi, juara Thailand Masters ini justru kurang tenang hingga tidak bersahabat dengan net.
Tak terhitung poin sang pasangan nomor satu karena antisipasi Adnan/Indah yang gagal menyeberang.
Dari kedudukan sama kuat 12-12, keran poin Adnan/Indah macet. Feng/Huang yang lebih mengandalkan pertahanan pun mampu menjauh hingga 19-12.
Lagi-lagi, dua antisipasi yang membentur net dari Indah dan kemudian Adnan menjadi dua poin yang memastikan kemenangan Feng/Huang pada gim pertama.
Permainan Adnan/Indah masih goyah pada gim kedua. Pasangan rank 19 dunia rentan melakukan eror sampai tertinggal 0-4 dan kemudian 4-9.
Konsistensi menjadi tantangan Adnan/Indah untuk membalikkan keadaan. Feng/Huang sendiri sebenarnya juga tidak benar-benar mengancam dalam permainan.
Selisih poin dapat dipangkas hingga dua angka di 8-10 sebelum eror servis dari Adnan memberi Feng/Huang angin dengan keunggulan 11-8 saat jeda semenit.
Kesempatan kedua didapatkan Adnan/Indah untuk membalikkan keadaan pada 17-16. Mereka mengincar Feng Yan Zhe yang permainannya kurang stabil.
Adnan/Indah terus melaju sampai pancingan silang Indah gagal dikembalikan dengan baik oleh si pemain putra China. Game point 20-16.
Adnan/Indah sukses memaksakan rubber game setelah intersep buruk Huang Dong Ping untuk 'melindungi'.
Feng Yan Zhe masih tampak goyah pada awal gim ketiga. Akan tetapi, Adnan/Indah justru tak dapat memanfaatkannya untuk menjaga momentum.
Tebing yang tinggi kembali dihadapi Adnan/Indah ketika tertinggal jauh 3-11 pada paruh gim penentuan ini.
Pasangan China makin percaya diri. Feng Yan Zhe yang sempat diincar kembali berapi-api setelah mencetak sejumlah winner.
Peluang Adnan/Indah kain tertutup saat tertinggal 5-15. Dengan laga yang berjalan seimbang, sulit untuk mengejar selisih poin yang besar.
Adnan/Indah menolak untuk menyerah. Perburuan dilanjutkan sampai harapan muncul lagi karena selisih yang tinggal satu angka di 17-18.
Sayangnya, di momen krusial, Adnan/Indah kembali kurang tenang. Antisipasi Adnan yang membentur net memberi Feng/Huang match point di 20-17.
Adnan/Indah hanya bisa membalas 1 kali lagi sebelum smes Feng mematikan Adnan.