0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Alwi Farhan Anthony Ginting Australian Open Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Juara Moh Zaki Ubaidillah Spesial

    Hasil Final Australian Open 2026 - Skor Kembar Antar Alwi ke Tangga Juara, Penakluk Ginting-Ubed Dibuat Mati Langkah - Semua Halaman - Bolasport.

    5 min read

     

    Hasil Final Australian Open 2026 - Skor Kembar Antar Alwi ke Tangga Juara, Penakluk Ginting-Ubed Dibuat Mati Langkah - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Minggu, 14 Juni 2026 | 14:11 WIB

    Ekspresi Alwi Farhan saat menjalani semifinal Australian Open 2026, Sabtu (13/6/2026) (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, menjemput gelar juara keduanya tahun ini setelah menjadi kampiun Australian Open 2026.

    Alwi Farhan kembali ke podium tertinggi setelah memenangkan laga final Australian Open 2026 pada Minggu (14/6/2026) di Quaycentre, Sydney, Australia.

    Kemenangan dengan skor 21-13, 21-13 dipetik pemain muda yang OTW ke 10 besar ranking dunia ini setelah menghentikan dongeng underdog China, Dong Tian Yao.

    Alwi mampu mengawali laga dengan kuat ketika persaingan digadang-gadang bakal lebih ketat karena kejutan sang lawan.

    Dong Tian Yao menjadi sensasi di Australian Open 2026 karena mampu menembus final meski tidak diunggulkan.

    Indonesia pun gigit jari dengan tersingkirnya dua wakil yaitu Anthony Sinisuka Ginting di babak pertama dan Moh Zaki Ubaidillah di semifinal karena dia.

    Namun, Alwi menunjukkan kendali sejak awal laga. Keunggulan telak didapat sang unggulan ketiga hingga 9-2. Sebagian poin Dong pun dari kesalahannya.

    Dong melawan dengan tipuan dari area depan. Alwi dapat membacanya sampai kuda hitam dari China itu sempat frustrasi.

    Baca Juga: Final Australian Open 2026 - Alwi Hadapi Penjagal Wakil Indonesia dari Antah Berantah, Ubed dan Ginting Beri Peringatan

    Kesalahan beruntun dari Dong membantu Alwi kembali menjauh dari 11-6 menjadi 17-7. Namun, pertandingan kemudian berjalan tidak mudah baginya.

    Dong dapat memaksakan pola permainannya. Alwi sempat dikunci cukup lama dan tidak mudah baginya untuk mencetak angka.

    Alwi cukup terbantu eror Dong.

    Antisipasi silang yang gagal dikembalikan dengan baik oleh pemain berusia 22 tahun itu membantu Alwi merebut gim pertama dengan skor 21-13.

    Alwi mendapat angin pada gim kedua setelah dapat membuka selisih angka sejak 6-3.

    Pemain jebolan PB Exist ini bermain lebih taktis untuk menyaingi Dong yang sulit dimatikan dalam reli sampai mengancam lagi di kedudukan 7-6.

    Alwi akan berusaha mendorong kok ke arah yang berbeda dari pergerakan Dong begitu ada kesempatan.

    Tidak langsung dimatikan tetapi pelan-pelan sampai lawan mati langkah. Keunggulan dapat dijaga Alwi sampai interval dengan 11-8.

    Dominasi Alwi menekan kepercayaan diri Dong. Lagi-lagi Dong dibuat mati langkah, kali ini dengan dropshot silang, yang mengubah skor menjadi 20-13.

    Championship point langsung dituntaskan Alwi. Tembakan naluriah dari atas kepala menyasar ke area samping yang tak terkawal Dong.

    Baca Juga: Hasil Final Australian Open 2026 - Keunggulan Jauh Tersia-siakan, Ana/Trias Runner-up Lagi

    Upaya challenge dari pemain China gagal karena kok mendarat tepat di garis.

    Bagi Alwi, ini menjadi kesuksesannya yang kedua tahun ini setelah dia lebih dulu menjuarai Indonesia Masters 2026.

    Dua gelar dari turnamen level Super 500 membantu Alwi untuk mendekati peringkat 10 besar dunia.

    Alwi sendiri kini menempati peringkat ke-13.

    Sementara itu, Indonesia masih berpeluang untuk mendapatkan gelar yang kedua dari Australian Open 2026.

    Ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, juga akan bersua wakil China lainnya, Chen Bo Yang/Liu Yi.

    Komentar
    Additional JS