Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home AVC Cup Berita Bola Voli Featured Megawati Hangestri Spesial Voli

    Hasil AVC Cup 2026 - Rekor dan Rank 27 Vietnam Cuma Angka, Indonesia Nyaris Menang walau Tanpa Megawati - Semua Halaman - Bolasport

    8 min read

     

    Hasil AVC Cup 2026 - Rekor dan Rank 27 Vietnam Cuma Angka, Indonesia Nyaris Menang walau Tanpa Megawati - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Voli
  • Senin, 8 Juni 2026 | 19:24 WIB

    Aksi para pemain timnas voli putri Indonesia saat menghadapi Iran dalam laga babak penyisihan grup AVC Cup 2026 di Candon City, Filipina, 8 Juni 2026. (VOLLEYBALL WORLD)

    BOLASPORT.COM - Peluang tim nasional bola voli Indonesia untuk melaju ke semifinal AVC Cup 2026 memang tertutup. Namun, kemenangan yang nyaris diraih saat menghadapi Vietnam menghadirkan harapan.

    Indonesia hampir mencetak kemenangan besar saat menghadapi Vietnam pada pertandingan ketiga di Pul B AVC Cup 2026.

    Tisya Amallya Putri dkk. hanya berjarak 2 poin dari kemenangan dalam laga menegangkan selama lima set di Candon City Arena, Ilocos Sur, Filipina, Selasa (8/6/2026).

    Tak hanya memaksa laga berlanjut ke set kelima, Indonesia bangkit dari ketertinggalan 4-10 menjadi 13-13 pada set terakhir.

    Namun, celah terhadap serangan quick lawan menghadirkan pil pahit. Indonesia kalah 2-3 (25-18, 22-25, 18-25, 25-18, 13-15).

    Indonesia menurunkan Tisya Amallya Putri (S), Ersandrina Devega Salsabila (OH), Chelsa Berliana Nurtomo (MB), Mediol Stiovanny Yoku (OH), Putri Nur Hidayanti Agustin (O), dan Namira Maradanti (MB), dan Indah Guretno (L) sebagai starter.

    Seperti diketahui, Indonesia tidak tampil dengan kekuatan penuh setelah opposite top, Megawati Hangestri Pertiwi, absen dari turnamen karena pemulihan cedera.

    Baca Juga: Hasil AVC Cup 2026 - Kazakhstan Masih Terlalu Kuat bagi Indonesia

    Ersandrina Devega akhirnya menjadi pencetak poin terbanyak dalam laga dengan 26 poin. Caca tidak sendirian dengan empat pemain lain menyumbang dua digit angka.

    Adapun Vietnam bukan lawan yang mudah.

    Kini berada di peringkat 27 dunia FIVB sedangkan Indonesia di rank 70, Vietnam menjadi lawan yang belum dapat dikalahkan lagi sejak 2019.

    Bahkan Vietnam tak pernah kalah sepanjang penampilan di AVC Cup sejak 2023 dengan total 20 pertandingan hingga menghadapi Indonesia kali ini.

    Cuma Indonesia yang mampu memaksa Tran Thi Thanh Thuy cs. bermain hingga lima set dan itu terjadi saat final edisi 2023.

    Tidak ada ekspektasi khusus untuk Indonesia, apalagi setelah di laga sebelumnya kalah 0-3 dari Kazakhstan. Namun, perlawanan hebat berhasil ditunjukkan.

    Setelah bangkit untuk menyamakan skor di 7-7, tim asuhan Marcus Sugiyama dapat menjauh hingga pelatih Vietnam, Kiet Tuan Nguyen, mengambil time out di 12-8.

    Situasi tidak banyak berubah. Kukuhnya blok Chelsa-Rara dan dig Guretno-Devega-Medi membuat Vietnam masih dilanda kebuntuan sampai skor berubah menjadi 18-11.

    Vietnam sempat mendapat momentum dengan sederet poin beruntun. Akan tetapi, set pembuka dapat dikunci oleh para Srikandi Tanah Air.

    Pipe attack yang berbuah lucky ball dari Devega alias Caca memastikan kemenangan set bagi Indonesia dengan skor 21-18.

    Indonesia masih kuat pada set yang kedua.

    Pertahanan yang tangguh masih membuat Marcos Sugiyama tersenyum walau timnya tertinggal pada poin-poin awal sampai menyamakannya di 11-11.

    Namun, performa apik Tran Thi Thanh Thuy menginspirasi rekan-rekannya untuk melebarkan jarak menjadi 17-13. Time out harus diambil Indonesia.

    Indonesia terus menekan hingga 22-24. Sayangnya, side quick alias bola jangkit yang menjadi siasat Vietnam kembali membuahkan angka untuk menutup set kedua.

    Hasil set kedua mengubah momentum secara signifikan. Vietnam makin percaya diri ketika defens Indonesia menjadi goyah.

    Vietnam makin berada di atas angin setelah mampu unggul jauh 14-7. Sisi sayap pertahanan Indonesia masih menjadi celah yang dimanfaatkan.

    Sempat memperkecil jarak di 15-20, Indonesia kembali kalah pada set ketiga dengan 18-25 sehingga berbalik tertinggal dalam kedudukan set.

    Indonesia menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada set yang keempat dengan memimpin lebih dulu. Poin eror dari Vietnam membantu untuk meredakan tekanan.

    Setelah 5-3, Indonesia kembali unggul di 11-9. Lima poin terakhir Indonesia didapat dari eror lawan. Spike Azzahra Dwi Febyane dari posisi 4 yang berbuah touch out menjauhkannya.

    Azzahra atau yang akrab disapa Gendis menjadi pembeda dalam serangan sejak dimasukkan pada set keempat untuk membuat Indonesia melebarkan jarak angka menjadi 17-12.

    Kepercayaan diri para pemain Tanah Air pulih. Spike Gendis menghasilkan set point dengan skor 24-18. Indonesia memaksa set kelima berkat quick sukses dari Rara untuk skor 25-19.

    Baca Juga: Jadwal AVC Cup 2026 - Indonesia Langsung Ditantang Penguasa Asia Tengah pada Laga Pembuka

    Sayangnya, set kelima tidak dimulai dengan baik oleh Indonesia. Lengah dalam momen-momen kecil membuat Vietnam dengan cepat membuka selisih angka hingga 6-2.

    Spike dari Gendis yang gagal diantisipasi memecah kebuntuan saat skor 3-7. Kebangkitan Merah Putih berlanjut ketika mampu mengejar dari skor 4-10 menjadi 9-10.

    Indonesia terus memepet perolehan skor Vietnam hingga 12-13. Kemudian ace! Chelsa memberi poin yang menyamakan kedudukan.

    Protes diberikan para pemain Vietnam setelah bel time out berbunyi sebelum Chelsa melakukan servis. Wasit tidak mengubah keputusan karena dia telah membunyikan peluit.

    Sayangnya, Vietnam dapat merespons dengan baik. Dua poin kilat dari variasi quick membuat Indonesia harus rela kembali menelan kekalahan.

    Komentar
    Additional JS