Folarin Balogun Jadi Pahlawan di Piala Dunia 2026, Timnas AS Wajib Terima Kasih ke Petugas Maskapai - Semua Halaman - Bolasport
Folarin Balogun Jadi Pahlawan di Piala Dunia 2026, Timnas AS Wajib Terima Kasih ke Petugas Maskapai - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:05 WIB
BOLASPORT.COM - Folarin Balogun menjadi pahlawan Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026. Berkat penampilan heroiknya, AS setidaknya harus berterima kasih ke petugas maskapai. Kok bisa?
Penyerang berusia 24 tahun itu muncul jadi pahlawan bagi timnya kala menang 4-1 atas Paraguay, Sabtu (13/6/2026) pagi WIB.
Pada pertandingan tersebut, Folarin Balogun mencetak brace alias dua gol bagi Timnas Amerika Serikat di laga perdana Grup D Piala Dunia 2026.
Tim nasional berjulukan Yanks itu unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Damian Bodadilla pada menit ke-7.
Setelahnya, Folarin Balogun mencetak brace masing-masing pada menit ke-31 dan 45+5 yang membawa timnya unggul 3-0.
Kedudukan tersebut sempat diperkecil oleh Paraguay lewat gol gelandang serangnya, Mauricio pada menit ke-73.
Akan tetapi jelang bubaran, Stars and Stripes mempertegas kemenangannya lewat gol Giovanni Reyna pada menit ke-90+8.
Kemenangan ini membuat Timnas Amerika Serikat langsung merebut puncak klasemen Grup D Piala Dunia 2026.
Di balik kemenangan ini, tim yang akrab disebut USMNT ini wajib berterima kasih ke petugas maskapai karena Balogun keluar jadi pahlawan kemenangannya.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Eks Arsenal Tampil Gacor, Amerika Serikat Sikat Paraguay
Rasa terima kasih ini harus diberikan karena seharusnya Folarin Balogun tak membela Timnas AS di kancah internasional.
Jika melihat latar belakangnya, penyerang AS Monaco ini merupakan keturunan Nigeria dari kedua orang tuanya.
Bahkan kedua orang tuanya sama sekali tak tinggal di negara Afrika itu, melainkan tinggal di Inggris.
Hal ini menimbulkan pertanyaan. Mengapa Balogun bisa membela Amerika Serikat di kancah internasional?
Dinukil BolaSport.com dari NY Post, semua bermula dari keputusan seorang petugas maskapai di sebuah bandara di New York, Amerika Serikat.
Mundur ke tahun 2001, ibunya yang sedang mengandung Balogun dan sudah memasuki usia kandungan 7 bulan, menyambangi saudara iparnya di Brooklyn.
Rencananya, ibu Balogun hanya mampir dan pulang ke Inggris agar bisa melahirkan putranya itu di Tanah Raja Charles.
Tetapi saat hendak pulang ke Inggris, ibu Folarin Balogun dilarang petugas maskapai naik pesawat kecuali mendapat catatan dari dokter jika dirinya dan kandungannya aman untuk terbang.
Praktis ibunya menunda kembali ke Inggris dan melahirkan Balogun di New York, yang membuatnya otomatis bisa membela Timnas AS.
Menariknya, Folarin Balogun membela Timnas AS meski dirinya sama sekali tak pernah tinggal di negara tersebut.
Setelah lahir di New York, eks penyerang Arsenal ini pindah ke Inggris dan menimba ilmu sepak bola di sana.
Hal ini dibuktikan dengan kariernya yang menimba ilmu di Arsenal dan sempat dipinjamkan ke Middlesbrough.
Setelahnya, Balogun dipinjamkan ke Stade Reims dan ditebus AS Monaco pada musim panas 2023 dengan biaya 30 juta euro (Rp617 miliar).
Meski sempat membela Timnas Inggris kelompok umur, Balogun memantapkan pilihannya membela Timnas AS yang merupakan tanah kelahirannya.