FIFA Tak Berkutik, Wasit Terbaik Afrika Ditolak Masuk AS dan Batal Bertugas di Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport
FIFA Tak Berkutik, Wasit Terbaik Afrika Ditolak Masuk AS dan Batal Bertugas di Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 9 Juni 2026 | 10:08 WIB
BOLASPORT.COM - Kekacauan Piala Dunia 2026 berlanjut usai salah satu wasit yang ditunjuk FIFA, Omar Artan, ditolak masuk ke Amerika Serikat (AS).
Wasit terbaik Afrika 2025 itu ditolak masuk ke Negeri Paman Sam saat tiba di Bandara Internasional Miami.
Dilansir BolaSport.com dari BBC Sport, pihak imigrasi belum mengumumkan alasan mengapa Omar Artan dilarang masuk ke Amerika Serikat.
Namun, beredar kabar penolakan ini didapatkan sang pengadil lapangan karena asal negaranya, Somalia, masuk daftar larangan perjalanan atau travel ban.
Disebutkan jika wasit yang akrab disapa Artan itu datang ke AS dengan paspor diplomatik untuk memudahkan perjalanannya.
Sayangnya, salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 itu tetap menolaknya masuk tanpa alasan khusus.
"Saya dapat mengatakan bahwa itu adalah keputusan yang tepat dari bea cukai dan patroli perbatasan, dan saya mendukung keputusan tersebut," kata Andrew Giuliani, pimpinan Gugus Tugas Piala Dunia.
Penolakan dari AS ini membuat FIFA tak berkutik sehingga Omar Artan harus batal bertugas di Piala Dunia pertamanya.
Induk sepak bola dunia memilih menghormati keputusan tuan rumah AS dan tak terlibat dalam proses imigrasi maupun visa.
Baca Juga: Kondisi Neymar Terus Membaik Jelang Piala Dunia 2026, tapi Kapan Pulihnya Belum Pasti
"FIFA dapat mengonfirmasi bahwa wasit Omar Abdulkadir Artan tidak akan dapat berlatih dan memimpin pertandingan Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke AS," bunyi pernyataan FIFA.
"FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk peninjauan visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Artan tidak akan diubah saat ini."
"Sesuai dengan ajang FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negara mereka," lanjut pernyataan itu.
Apa yang dialami Artan menambah panjang daftar kekacauan yang terjadi jelang Piala Dunia 2026, terutama yang berkaitan dengan AS.
Sebelum Artan ditolak, ada Timnas Iran yang lebih dulu dilarang masuk AS karena ketegangan politik antara kedua negara.
Kondisi ini memaksa tim nasional berjulukan Team Melli harus berpindah markas latihan dari Arizona ke Tijuana, Meksiko.
Kemudian kekacauan kembali berlanjut saat penyerang Timnas Irak, Aymen Hussein, ditahan pihak imigrasi selama tujuh jam lamanya.
Tak hanya Hussein, fotografer Timnas Irak, Talal Salah, juga ditahan oleh pihak imigrasi AS lebih dari 10 jam.
Usai ditahan, Hussein diperbolehkan masuk ke AS, sedangkan Talal Salah dilarang masuk dan dipulangkan ke Irak.
Baca Juga: Lokasi Markas Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 Jadi TKP Kasus Penembakan
Terlepas dari kekacauan administrasi itu, seluruh kontestan Piala Dunia 2026 sudah tiba di Kanada, AS, dan Meksiko.
Beberapa kontestan masih akan menjalani uji coba meski event tersebut akan resmi dibuka pada 11 Juni 2026.
Untuk pembukaan Piala Dunia sendiri dijadwalkan digelar di Estadio Azteca, Mexico City, dan menampilkan duel Meksiko vs Afrika Selatan.