0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured FIFA Matchday Liga Perancis Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Thailand

    FIFA Matchday - Buntut Perbedaan Cuaca, Pemain Liga Prancis Alami Stres Bersama Timnas Thailand - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    FIFA Matchday - Buntut Perbedaan Cuaca, Pemain Liga Prancis Alami Stres Bersama Timnas Thailand - Semua Halaman - Superball.id

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • TIMNAS
  • Minggu, 7 Juni 2026 | 14:29 WIB

    Bintang Timnas U-23 Thailand, Erawan Garnier, berebut bola dengan pemain Irak dalam laga Grup C Piala Asia U-23 2024. (DANTRI.COM.VN)

    SUPERBALL.ID - Pemain Timnas ThailandErawan Garnier, mengalami stres hingga gagal menunjukkan performa terbaiknya ketika membela tim Gajah Perang.

    Timnas Thailand harus puas bermain imbang kala menjamu Timnas Kuwait dalam laga persahabatan FIFA Matchday.

    Kedua tim bermain imbang dengan skor 2-2 di Stadion Pathum Thani, Thailand, Jumat (5/6/2026) malam WIB.

    Thailand selaku tuan rumah sejatinya sempat unggul 2-0 di babak pertama berkat sepasang gol dari Seksan Ratree dan Kritsada Kaman.

    Baca Juga: Pelatih Thailand Ungkap Kelemahan Timnya usai Ditahan Imbang Tim Peringkat 134 Dunia

    Seksan memecah kebuntuan pada menit ke-42 lewat tembakan kaki kanan memanfaatkan umpan Sarah Yooyen.

    Kritsada kemudian menggandakan keunggulan di masa tambahan waktu babak pertama melalui sepakan dari luar kotak penalti.

    Namun, Kuwait mampu bangkit di babak kedua dengan mencetak dua gol sekaligus untuk menyamakan kedudukan.

    Yousef Alshammari memperkecil selisih skor pada menit ke-48 dengan menyundul bola hasil umpan silang Naser Jazaa.

    Eid Alrashidi mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-69 memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Mohammad Abdullah.

    Terlepas dari kegagalan timnya meraih kemenangan, laga ini terasa istimewa bagi pemain Timnas Thailand Erawan Garnier.

    Penampilan selama 45 menit dalam laga tersebut menandai debut pemain sayap RC Lens itu bersama tim nasional senior.

    Namun, pemain berusia 20 tahun itu mengalami stres dan merasa tidak tampil baik dalam laga debutnya tersebut.

    Penerjemah Timnas Thailand, Hasadin Sukkogee, mengungkapkan bahwa Erawan masih menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca.

    Menurut Hasadin, Erawan mengakui bahwa perbedaan cuaca di Prancis dan Thailand menjadi tantangan bagi sang pemain.

    Baca Juga: ASEAN U-19 Championship 2026 - Pelatih Thailand Tak Puas Timnya Cuma Menang 9-0 Lawan Brunei

    “Sejak hari pertama pemusatan latihan (TC) hingga sekarang, Erawan selalu menyebutkan bahwa cuaca di Thailand dibandingkan dengan Prancis pada waktu yang sama sangat berbeda."

    "Suhu di Prancis sekitar 27-28 derajat Celcius, sedangkan di Thailand mencapai 35-36 derajat Celcius.”

    “Dia merasa stres dan berpikir dia tidak tampil baik. Saya mengatakan kepadanya bahwa itu tidak apa-apa dan butuh waktu untuk beradaptasi."

    "Kami memperhatikan ketika dia harus berlari cepat, cuaca panas membuatnya sulit bernapas, jadi saya menyarankan dia untuk meluangkan waktu untuk beradaptasi."

    "Secara pribadi, saya akan membantunya memahami taktik pelatih sebisa mungkin,” kata Hasadin, dikutip SuperBall.id dari Thairath.

    Kemampuan adaptasi Erawan akan kembali diuji kala Thailand bertandang ke markas Timnas China pada 9 Juni.

    Pemain keturunan Prancis-Thailand itu mengasah kemampuannya di akademi Lyon sebelum bergabung dengan Lens pada 2025.

    Pada musim ini, Erawan hanya tampil sekali sebagai pemain pengganti di Liga Prancis saat Lens kalah 1-2 dari Lorient.

    Meski perannya tidak begitu besar, ia tetap mencetak sejarah sebagai pemain Thailand pertama yang tampil di Liga Prancis.

    Posisi runner-up Liga Prancis bersama Lens membuat Erawan memiliki kesempatan tampil di Liga Champions musim depan.

    Komentar
    Additional JS