Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Shin Tae-yong Spesial Thomas Doll

    Dulu Bertengkar Hebat dengan Thomas Doll, Kini Shin Tae-yong Berjodoh dengan Persija - Bolasport

    4 min read

     

    Dulu Bertengkar Hebat dengan Thomas Doll, Kini Shin Tae-yong Berjodoh dengan Persija - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • SUPER LEAGUE
  • Selasa, 9 Juni 2026 | 11:00 WIB

    Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih anyar pada Senin (8/6/2026). Dulu bertengkar dengan Thomas Doll. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM- Shin Tae-yong kini menjadi pelatih Persija Jakarta setelah dulu terlibat cekcok dengan Thomas Doll.

    Pelatih baru Persija JakartaShin Tae-yong, punya riwayat permusuhan dengan klub tersebut. 

    Shin sebelumnya melatih timnas Indonesia selama lima tahun dalam kurun Januari 2020 hingga Desember 2024. 

    Ia sempat melatih Ulsan HD di Liga Korea Selatan pada Agustus 2025, tetapi hanya bertahan dua bulan. 

    Rezeki pelatih asal Korea Selatan itu nampaknya ada di Indonesia, terlihat dari pendekatan manajemen Persija. 

    Pada Senin (8/6/2026), Persija secara resmi mengumumkan Shin Tae-yong sebagai pelatih baru. 

    Shin ditunjuk menggantikan Mauricio Souza yang dipecat karena gagal mengantarkan target juara. 

    Target Shin bersama Macan Kemayoran pun muluk, yaitu juara Super League 2026/27. 

    Bagi The Jakmania, Shin sempat menjadi "musuh" bersama. 

    Baca Juga: ASEAN Championship U-19 2026 - Malaysia Tersingkir, Ini Calon Lawan Timnas U-19 Indonesia di Semifinal

    Status Shin sebagai pelatih timnas Indonesia pernah membuat Persija kerepotan saat mengarungi Liga 1. 

    Shin bisa memanggil 10 pemain Persija untuk training camp jangka panjang timnas U-20 Indonesia. 

    Pelatih Persija periode 2022-2024, berulangkali menghardik Shin secara terbuka. 

    "Mereka melakukan apa yang mereka inginkan, mereka mengambil pemain, tidak ada komunikasi," ucap Doll saat itu. 

    "Semua pemain timnas U-20 membutuhkan kompetisi (bersama klub), saya merasa dia (Shin) tidak paham soal ini." 

    Puncaknya, Doll sempat menyindir koleganya itu sebagai badut karena menerima pekerjaan sebagai bintang iklan. 

    "Jujur, saya pikir dia tidak bisa serius," sindir mantan pelatih Borussia Dortmund itu. 

    "Ketika saya melihat penampilannya di televisi, ini terlihat seperti badut, dia bukan seperti pelatih sepak bola." 

    Doll merupakan pelatih yang mengantarkan Persija sebagai runner-up Liga 1 2022/23. 

    Capaian tersebut merupakan yang terbaik sejak juara bersama Stefano Cugurra pada 2018. 

    Doll juga merupakan pelatih terakhir yang bertahan di kursi panas Persija selama lebih dari dua tahun. 

    Jika Shin ingin dikenang manis seperti Doll, ia harus mempersembahkan trofi juara, atau setidaknya runner-up, pada musim depan.

    Baca Juga: Wonderkid Terbaru Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Kemampuan Multifungsi Dony Tri Pamungkas

    Komentar
    Additional JS