Donald Trump Berpotensi Langgar Tradisi FIFA Lagi pada Final Piala Dunia 2026 - Bola com
Donald Trump Berpotensi Langgar Tradisi FIFA Lagi pada Final Piala Dunia 2026
Donald Trump berpeluang ulangi kontroversi di final Piala Dunia 2026, FIFA tak keberatan.
BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 15 Juni 2026, 20:30 WIB
Trofi FIFA Peace Price diserahkan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino ke Donald Trump dalam acara pengundian Piala Dunia 2026 di Kennedy Center, Washington D.C, Jumat (5/12025). (Dok. AP)
Bola.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berpotensi kembali menjadi pusat perhatian pada final Piala Dunia 2026.
FIFA dikabarkan tidak mempermasalahkan jika Trump menyerahkan trofi secara langsung kepada kapten tim juara dan bahkan ikut berada di tengah perayaan pengangkatan trofi.
Menurut talkSPORT, FIFA telah memberi keleluasaan kepada Trump terkait perannya dalam seremoni penyerahan trofi setelah final Piala Dunia yang akan digelar di MetLife Stadium pada 19 Juli 2026.
Presiden Trump itu bahkan disebut sudah mendapat informasi bahwa FIFA menginginkannya menyerahkan trofi kepada kapten tim pemenang.
Selain Trump, perwakilan pemerintah Kanada dan Meksiko juga akan diundang untuk hadir dalam seremoni penutupan turnamen.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
2 dari 3 halaman
Bisa Kembali Langgar Tradisi FIFA
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5281984/original/061354500_1752455930-chelsea_1.jpg)
Presiden FIFA, Gianni Infantino (kanan), mengarahkan Presiden AS, Donald Trump, menjauh dari para pemain Chelsea yang merayakan kemenangan setelah mereka memenangkan pertandingan final Piala Dunia Antarklub FIFA di Stadion MetLife pada 13 Juli 2025 di East Rutherford, New Jersey. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia Antarklub, Amerika Serikat menjadi tuan rumah kompetisi tersebut, satu tahun sebelum AS, Meksiko, dan Kanada dijadwalkan menjadi tuan rumah Piala Dunia pada tahun 2026. (Chip Somodevilla/Getty Images via AFP)
Kemungkinan keterlibatan Trump dalam perayaan juara mengingatkan publik pada momen final Piala Dunia Antarklub 2025. Saat itu, Trump memicu perdebatan karena tetap berdiri di samping kapten Chelsea, Reece James, ketika trofi diangkat.
Gelandang Chelsea, Cole Palmer, sempat terlihat kebingungan dalam tayangan siaran televisi. Sementara Presiden FIFA, Gianni Infantino, awalnya terlihat berusaha mengarahkan Trump keluar dari area selebrasi sebelum akhirnya membiarkannya tetap berada di sana.
Dalam protokol FIFA yang lazim digunakan, trofi biasanya ditempatkan di atas podium khusus sebelum diambil oleh satu di antara pemain tim juara untuk dibawa ke panggung perayaan.
Namun, sumber yang dikutip talkSPORT menyebut FIFA akan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Trump apakah ingin tetap berada di tengah para pemain saat momen pengangkatan trofi atau bergabung bersama para pejabat lain selama seremoni berlangsung.
Sumber di Gedung Putih meyakini Trump kemungkinan besar akan kembali memilih merayakan kemenangan bersama tim juara.
3 dari 3 halaman
Dijadwalkan Hadir di Final
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5282100/original/077506700_1752462525-donald_trump_chelsea_juara_cwc_3.jpg)
Presiden Donald Trump menyaksikan Reece James dari Chelsea mengangkat trofi setelah laga final Piala Dunia Antarklub antara Chelsea dan PSG di MetLife Stadium, New Jersey, 13 Juli 2025. (AP Photo/Jacquelyn Martin)
Trump tidak menghadiri kemenangan Amerika Serikat atas Paraguay pada laga pembuka Piala Dunia karena benturan agenda.
Meski begitu, ia dipastikan akan hadir pada partai final di MetLife Stadium.
Sumber di Gedung Putih juga tidak menutup kemungkinan Trump menghadiri lebih dari satu pertandingan sepanjang turnamen berlangsung.
Jadwal presiden disebut masih dapat berubah sewaktu-waktu. Namun, menurut laporan yang sama, Infantino telah memberi kebebasan penuh kepada Trump terkait cara penyerahan trofi kepada juara dunia.
Sumber: Talksport
![]()