Cedera Pergelangan Kaki Paksa Schlotterbeck Tinggalkan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 - Republika
REPUBLIKA.CO.ID,
Cedera Pergelangan Kaki Paksa Schlotterbeck Tinggalkan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Sponsored
BERLIN -- Kabar kurang menggembirakan menghampiri tim nasional Jerman di tengah langkah mereka pada Piala Dunia 2026. Bek andalan Nico Schlotterbeck dipastikan tidak dapat melanjutkan perjuangannya bersama Die Mannschaft setelah mengalami cedera pergelangan kaki yang cukup serius.
Hasil pemeriksaan MRI menunjukkan ligamen pada pergelangan kaki kiri pemain Borussia Dortmund tersebut mengalami robekan. Cedera itu membuat Schlotterbeck harus menepi selama beberapa bulan ke depan dan otomatis mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026.
Kehilangan Schlotterbeck menjadi pukulan bagi skuad asuhan Julian Nagelsmann. Selama beberapa tahun terakhir, bek berusia 26 tahun itu menjelma sebagai salah satu pilar penting di jantung pertahanan Jerman. Kemampuannya membaca permainan, ketenangan saat menguasai bola, serta akurasi distribusi umpan membuatnya berperan besar dalam membangun serangan dari lini belakang.
“Kami akan sangat merindukan bek hebat seperti Schlotti, terutama untuk permainan membangun serangnya yang luar biasa,” ujar Nagelsmann seperti dikutip laman Bundesliga, Senin (22/6/2026).
Meski demikian, pelatih Jerman itu memastikan Schlotterbeck masih akan tetap berada di sekitar tim dalam waktu dekat. Kehadiran sang bek dinilai tetap penting untuk menjaga suasana positif di dalam skuad.
“Untungnya dia akan tetap bersama tim untuk sementara waktu karena dia memiliki pengaruh di luar lapangan,” kata Nagelsmann.
Cedera tersebut dialami Schlotterbeck saat Jerman menghadapi Pantai Gading pada laga Grup E Piala Dunia 2026. Ia harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah mengalami benturan pada pergelangan kaki kiri dan ditarik keluar pada menit ke-45. Posisinya kemudian digantikan Antonio Rudiger pada awal babak kedua.
Absennya Schlotterbeck menghadirkan tantangan tersendiri bagi Jerman. Sejak fase kualifikasi, ia menjadi pasangan yang nyaris tak tergantikan bagi Jonathan Tah di pusat pertahanan. Keduanya membentuk duet yang kokoh dan memberi keseimbangan antara kekuatan bertahan serta kemampuan mengalirkan bola dari belakang.
Namun, Die Mannschaft masih memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menutup kehilangan tersebut. Nagelsmann dapat mengandalkan pengalaman Antonio Rudiger, Waldemar Anton, maupun potensi Malick Thiaw untuk menjaga ketangguhan lini belakang Jerman.
sumber : Antara