0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Beckham Putra Berita CCTV Featured PSSI Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    CCTV Jadi Senjata PSSI buat Cari Oknum Suporter yang Ribut dengan Beckham Putra - Viva

    7 min read

     

    CCTV Jadi Senjata PSSI buat Cari Oknum Suporter yang Ribut dengan Beckham Putra

    Momen Kevin Diks Tenangkan Beckham Putra saat Cekcok dengan Penonton usai Timnas Indonesia Libas Mozambik

    Jakarta, VIVA – PSSI bergerak cepat menyikapi insiden yang melibatkan pemain Timnas IndonesiaBeckham Putra Nugraha, usai laga melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa, 9 Juni 2026.

    Baca Juga

    Federasi memastikan akan menelusuri identitas suporter yang diduga melakukan penghinaan hingga memancing adu argumen dengan Beckham. Rekaman CCTV dan kamera stadion kini menjadi alat utama untuk mengungkap pelaku.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Peristiwa tersebut mencuri perhatian publik setelah video Beckham Putra terlihat terlibat adu mulut dengan seseorang di tribun beredar luas di media sosial. Dalam tayangan yang viral, pemain Persib Bandung itu tampak emosional saat menghadap ke arah penonton sebelum akhirnya ditenangkan oleh Kevin Diks.

    Baca Juga

    Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, pemain yang mengenakan seragam Timnas Indonesia seharusnya mendapatkan dukungan penuh, bukan justru menjadi sasaran hujatan dari tribun.

    "PSSI sangat menyesalkan kejadian ini. Perlakuan yang diterima Beckham Putra sangat tidak elok dan tidak etis," kata Yunus Nusi.

    Baca Juga

    Ia menegaskan bahwa rivalitas antarklub tidak boleh dibawa ke lingkungan Timnas Indonesia. Dalam pandangannya, Timnas merupakan rumah bersama bagi seluruh pemain terbaik dari berbagai klub di Indonesia.

    "Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia. Jangan sampai sentimen itu terbawa ke Timnas Indonesia," ujarnya.

    Yunus menilai para pemain membutuhkan suasana yang nyaman agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaik saat membela Merah Putih. Karena itu, PSSI tidak ingin ada tekanan psikologis yang datang dari suporter sendiri.

    Sebagai langkah lanjutan, federasi akan berkoordinasi dengan panitia pelaksana untuk menelusuri identitas pelaku melalui sistem pengawasan yang tersedia di stadion.

    "Kami akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain," tegas Yunus.

    Tak hanya mencari identitas pelaku, PSSI juga telah menyiapkan sanksi tegas. Yunus menyebut federasi mempertimbangkan larangan masuk stadion bagi suporter yang terbukti melakukan tindakan tersebut saat pertandingan Timnas Indonesia berlangsung.

    "Kami akan melarang oknum-oknum suporter seperti ini untuk masuk dan menonton pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang," katanya.

    PSSI bahkan membuka kemungkinan mengambil langkah yang lebih keras apabila diperlukan. Salah satunya dengan mempublikasikan identitas pelaku sebagai bentuk efek jera.

    "Kami akan mengidentifikasi mereka. Bila diperlukan, foto dan identitas wajah yang bersangkutan akan kami rilis. Masa ada suporter yang mengatai dan menghujat pemain Timnas Indonesia? Ini sudah keterlaluan," ujar Yunus.

    Kasus ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah suasana positif setelah Timnas Indonesia meraih kemenangan 1-0 atas Mozambik. Di saat para pemain berusaha menyapa pendukung usai pertandingan, insiden tersebut justru mencoreng momen kebersamaan antara tim dan suporter.

    PSSI berharap kejadian serupa tidak terulang lagi dan meminta seluruh pendukung Timnas Indonesia untuk menjaga atmosfer positif di stadion. Federasi menegaskan bahwa dukungan suporter memiliki peran penting dalam menjaga mental dan performa para pemain yang berjuang membawa nama Indonesia di level internasional.

    Kronologi Insiden Beckham Putra dengan Penonton di GBK

    Insiden yang melibatkan Beckham Putra terjadi sesaat setelah pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik berakhir. Ketika itu, para pemain Garuda berkeliling stadion untuk menyapa dan mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

    Berdasarkan kronologi yang beredar di media sosial, momen tersebut berubah menjadi panas saat rombongan pemain berada di tribun barat. Seorang penonton diduga memanggil Beckham Putra dan kemudian mengacungkan jari tengah ke arah pemain Persib Bandung tersebut.

    Gestur itu disebut memicu emosi Beckham. Gelandang berusia 24 tahun tersebut kemudian mendekati pagar pembatas yang memisahkan lapangan dan tribun sambil melontarkan respons kepada penonton yang diduga melakukan tindakan tersebut.

    Situasi sempat memanas beberapa saat sebelum Kevin Diks datang menghampiri. Bek Timnas Indonesia itu terlihat berusaha menenangkan Beckham dan mengajaknya menjauh dari area tribun. Kevin juga tampak memberi isyarat kepada penonton agar tidak memperkeruh keadaan.

    Sejumlah suporter lain yang berada di sekitar lokasi disebut ikut menegur oknum penonton tersebut. Dugaan yang berkembang di media sosial mengaitkan insiden itu dengan rivalitas antarklub, mengingat Beckham merupakan pemain Persib Bandung. Namun hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas penonton maupun motif pasti di balik kejadian tersebut.

    Beckham sendiri akhirnya merespons insiden itu melalui akun X pribadinya pada Rabu dini hari, 10 Juni 2026. Menanggapi unggahan yang membahas kronologi kejadian, ia menulis singkat:

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    "Moal mundur salengkah pun" atau "tidak akan mundur selangkah pun."

    Unggahan tersebut langsung dibanjiri dukungan dari suporter Timnas Indonesia yang meminta Beckham tetap fokus dan tidak terpengaruh oleh insiden yang terjadi setelah laga berakhir.

    Dean Huijsen berlatih dengan Kaya Symons

    Profil Kaya Symons: Pemain Keturunan yang Masih Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia Kepergok Latihan di Bali

    Pemain keturunan Kaya Symons diketahui sedang berada di Bali. Timnas Indonesia diketahui masih bisa memproses sang bek kiri melalui jalur naturalisasi.

    img_title

    VIVA.co.id

    11 Juni 2026

    Komentar
    Additional JS