0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Cape Verde Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Cape Verde Timnas Spanyol

    Cape Verde Negara Berpenghuni 550 Ribu Jiwa yang Buat Frustrasi Juara Dunia 2010 - Kompas

    6 min read

     

    Cape Verde Negara Berpenghuni 550 Ribu Jiwa yang Buat Frustrasi Juara Dunia 2010


    KOMPAS.com - Kejutan kembali terjadi di gelaran Piala Dunia 2026 usai juara dunia 2010, Spanyol secara mengejutkan ditahan imbang tim debutan, Cape Verde di Grup H Piala Dunia 2026.

    Pertandingan Spanyol vs Cape Verde berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026) malam WIB.

    Spanyol yang difavoritkan menang justru tak berkutik menghadapi pertahanan tangguh Cape Verde sepanjang laga.

    Baca juga: Keberanian Cape Verde Tahan Spanyol, Magisnya Laga Piala Dunia

    Bahkan, 23 tembakan yang dilepaskan hanya 8 yang mengarah ke gawang dan semuanya tidak mampu menjadi gol.

    BGN Coret 8 Juta Penerima Makan Gratis, Siswa SMA Favorit Batal Dapat

    Spanyol juga mencatat 62 persen penguasaan bola berbanding 38 persen dari Cape Verde, sebuah negara yang memiliki populasi kurang lebih 550 ribu jiwa.

    Pencapaian ini cukup membanggakan bagi Cape Verde yang baru sekali menembus Piala Dunia setelah 51 tahun merdeka.

    Baca juga: Siapa Vozinha? Kiper 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi dan Follower-nya Langsung Melejit

    Mengenal Cape Verde

    Cape Verde atau Tanjung Verde merupakan sebuah negara kepulauan yang berada di Samudra Atlantik, di lepas pantai barat Afrika.

    Negara ini memiliki 10 pula vulkanik yang bersebelahan dan terletak di tengah samudra.

    Istilah Cape diambil dari kata semenanjung "Cap-Vert" di Senegal, meskipun kepulauan ini tidak memiliki tutupan vegetasi hijau yang lebat.

    Cape Verde merupakan negara jajahan Portugis dan baru merdeka pada 1975.

    Baca juga: Alasan dari Luis de la Fuente Usai Skor Spanyol Vs Cape Verde 0-0

    Tanjung Verde lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.

    Lihat Foto

    Dengan populasi kurang lebih 550.000 jiwa, Cape Verde menjadi salah satu negara terkecil yang lolos ke putaran final Piala Dunia baik populasi, maupun luas wilayah yang sekitar 4.033 kilometer persegi.

    Kekuatan sepak bola Cape Verde bergantung pada pemain diaspora di Eropa dan Amerika.

    Cukup banyak pemain Cape Verde yang merumput di beberapa negara Eropa seperti Portugal, Turkiye, Belanda, hingga menyeberang ke Amerika Serikat.

    Josimar Dias alias Vozinha menjadi pemain tertua di Cape Verde sekaligus bintang pada laga perdana mereka di Piala Dunia 2026 melawan Spanyol pada usia 40 tahun.

    Baca juga: Man of the Match Spanyol Vs Cape Verde: Vozinha, Kiper yang Tak Mudah Ditembus Lawan

    Butuh 40 Tahun ke Piala Dunia

    Timnas Cape Verde menggelar pertandingan internasional pertamanya melawan Guinea pada 1978 yang berakhir dengan kekalahan 0-1.

    Namun, dari sanalah sepak bola mereka berkembang dengan mendirikan Federasi Sepak Bola Cape Verde pada tahun 1982.

    Cape Verde resmi bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) pada tahun 1986.

    Turnamen elite pertama mereka adalah Pialaa Afrika 2013 yang cukup bersejarah bagi mereka karena mampu mencapai babak perempat final.

    Baca juga: Hasil Spanyol Vs Cape Verde 0-0, Gavi Ikuti Jejak Pele dan Samuel Etoo

    Setelahnya, Cape Verde tak pernah absen sebelum terakhir pada 2023 saat tersingkir atas Afrika Selatan di perempat final.

    Setelah empat dekade berjuang, Cape Verde pada akhirnya berhasil menembus Piala Dunia pada edisi 2026 usai memuncaki grup kualifikasi zona Afrika usai menyingkirkan tim kuat seperti kamerun.

    Peringkat dunia Cape Verde saa ini adalah 64 dan menjadi salah satu peserta di Piala Dunia 2026 yang terendah.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Tanah Abang Versi Mekkah! Berburu Oleh-oleh Murah di Pasar Kakiyah

    Komentar
    Additional JS