Bukan Lawan di Lapangan, Skuad Timnas Jerman Malah Hadapi Ancaman Bisa Mematikan di Amerika Serikat - Semua Halaman - Bolasport
Bukan Lawan di Lapangan, Skuad Timnas Jerman Malah Hadapi Ancaman Bisa Mematikan di Amerika Serikat - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 17 Juni 2026 | 07:00 WIB
BOLASPORT.COM - Skuad Timnas Jerman menghadapi ancaman bisa mematikan di Amerika Serikat, bukan lawan di lapangan menyusul penemuan ular di camp pelatihan mereka.
Jerman berhasil mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan sangat mulus.
Dalam laga perdana di Grup E pada 15 Juni lalu, Der Panzer menang meyakinkan atas Curacao lewat skor 7-1.
Kini, fokus mereka bakal beralih untuk laga menghadapi Pantai Gading pada Minggu (21/6/2026) pukul 03.00 WIB.
Hanya saja dalam persiapannya Timnas Jerman justru harus berhadapan dengan situasi yang cukup menegangkan.
Pasalnya, adanya penemuan ular berbisa di camp pelatihan mereka.
Jerman diketahui bermarkas di Winston-Salem, Carolina Utara, selama babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.
Daerah ini dikenal dengan lingkungan berhutannya dan satwa liar asli, termasuk beberapa spesies ular berbisa.
Baca Juga: Klasemen Grup E Piala Dunia 2026 - Timnas Jerman Catat Rekor Terganas, Ekuador Paling Nahas
Ular yang menyusup ke pusat pelatihan Jerman tersebut diketahui berjenis ular copperhead.
Ular copperhead dikenal memiliki bisa yang mampu menyerang jaringan tubuh dan membutuhkan penanganan medis darurat dengan serum antibisa di rumah sakit.
Meskipun gigitan reptil endemik Amerika Serikat bagian tenggara ini jarang berujung pada kematian, rasa sakit luar biasa yang ditimbulkannya tetap menjadi ancaman nyata bagi keselamatan fisik para pemain.
Kapten Timnas Jerman, Joshua Kimmich, mengungkapkan bahwa anggota skuad melihat seekor ular tersebut.
Ia kemudian diberitahu bahwa ular itu berbisa sehingga para pemain Jerman patut berhati-hati di sekitar fasilitas latihan dan akomodasi tim.
"Kami melihat seekor ular kemarin; kami diberitahu bahwa ular itu berbisa," ucap Kimmich, dikutip dari BBC Sport.
"Kalau Anda digigit, Anda harus pergi ke rumah sakit."
"Menurut saya, Anda tidak akan mati, tapi itu pasti berbahaya."
Baca Juga: Meski Digilas Jerman, Curacao Sukses Curi Perhatian dan Bikin Nagelsmann Angkat Topi
"Saya merasa jika Anda menginjak ular seperti itu, akibatnya bisa fatal."
"Itulah mengapa kami berusaha menjaga jarak dari hewan-hewan di sini."
"Saya menghormati orang-orang di sini."
"Di Jerman, saya merasa tidak ada banyak hewan berbahaya," ujarnya menambahkan.
Melihat situasi yang ada dengan keberadaan ular berjenis copperhead itu, Joshua Kimmich lantas meminta rekan-rekannya untuk berhati-hati saat berada di pusat latihan.
"Begitu Anda tahu jenis ular apa itu dan apa yang bisa terjadi kalau Anda digigit, hal itu tidak menjadi lucu lagi," tambah Kimmich.
"Kami di sini sedang berusaha mempersiapkan diri untuk turnamen sepak bola terbesar, dan tiba-tiba para pemain jadi melihat ke tanah sebelum setiap langkah yang mereka ambil," ujarnya.
Ini menjadi pernyataan serius dari negara kontestan Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Eks Rekan Justin Hubner Jebol Gawang Neuer, Curacao Kena Bantai Jerman
Timnas Jerman bukanlah satu-satunya kontestan Piala Dunia 2026 yang harus menghadapi teror reptil berbisa selama berada di Amerika Serikat.
Swiss, yang bermarkas di Carmel Valley, San Diego, bahkan telah memasang tanda peringatan zona merah bertuliskan "Awas Ular" di sekeliling lapangan latihan mereka.
Otoritas San Diego sendiri telah memetakan adanya empat spesies ular rattlesnake yang sangat mematikan di sekitar wilayah latihan skuad Granit Xhaka dkk.
Di tempat lain, tim nasional Norwegia yang bermukim sementara di Greensboro, Carolina Utara, juga menerima memo serupa agar menjauhi area rumput tinggi.
Bahkan, tim nasional Austria di Santa Barbara mengambil langkah yang jauh lebih ekstrem dengan melarang para pemainnya bersepeda demi menghindari risiko gigitan ular berbisa.