Bisanya Apa? Tidak Kerja di AC Milan, Zlatan Ibrahimovic Juga Flop Jadi Komentator Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport
Bisanya Apa? Tidak Kerja di AC Milan, Zlatan Ibrahimovic Juga Flop Jadi Komentator Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:30 WIB
BOLASPORT.COM - Dianggap tidak bisa bekerja dengan baik di AC Milan, Zlatan Ibrahimovic juga dinilai tampil buruk dalam kiprahnya menjadi komentator Piala Dunia 2026.
Ibrahimovic sedang mendapatkan sorotan negatif dari suporter Milan.
Mantan penyerang asal Swedia itu selamat dari pemecatan massal di akhir musim 2025-2026 yang menimpa pelatih Massimiliano Allegri, direktur teknik Igli Tare, CEO Giorgio Furlani, dan direktur olahraga Geoffrey Moncada.
Selamat dari PHK, pria berusia 44 tahun itu sekarang malah menjadi tangan kanan pemilik Milan, Gerry Cardinale.
Milanisti merasa Ibra seharusnya juga didepak karena dianggap tidak bisa bekerja dengan baik dalam kapasitas manajemen klub.
Ibra dipandang hanya banyak omong tanpa hasil kerja yang memadai.
Dia misalnya pernah pergi berlibur di saat AC Milan sedang menghadapi masalah indisipliner yang dilakukan Rafael Leao dan Theo Hernandez saat dilatih Paulo Fonseca pada 2024-2025.
Ibrahimovic juga "mengkhianati" Fonseca dengan membiarkan sang juru taktik sendirian menghadapi media setelah dipecat.
Padahal, Ibra berkoar-koar di awal musim tersebut bahwa Fonseca adalah pelatih yang tepat bagi Milan dan bakal membuat I Rossoneri tampil hebat.
Suporter Milan makin marah karena Zlatan Ibrahimovic malah tidak bekerja di Milanello pada awal musim panas ini.
Padahal, Milan perlu segera membereskan banyak urusan untuk menghadapi musim 2026-2027.
Ibra justru menghabiskan waktu dengan menjadi komentator Piala Dunia 2026 buat Fox Sports.
Sosok bertinggi badan 195 cm yang mencetak 93 gol untuk AC Milan ini rupanya hanya bagus sebagai pemain.
Bekerja di bidang yang lain setelah pensiun, Ibra sepertinya tidak bisa apa-apa.
Setelah dianggap tidak mampu bekerja di Milan, sekarang Ibrahimovic juga dinilai flop dalam kinerjanya sebagai komentator.
New York Times mengkritik performa striker yang mengoleksi 122 caps untuk Timnas Swedia itu di depan kamera.
Baca Juga: Semua Orang Dipecat, Kendali AC Milan di Tangan Zlatan Ibrahimovic
Dia disebut arogan dan tidak mempersiapkan diri dengan baik.
"Kurangi Zlatan dan programnya akan menjadi lebih baik," tulis Andrew Marchand.
"Sejauh ini, problemnya adalah dia seperti tidak mengetahui hal-hal spesifik tentang banyak tim atau pemain-pemain mereka."
"Ketika Fox menyoroti cerita Jesse March yang merupakan orang Amerika menjadi pelatih Kanada, kelihatannya Zlatan tidak pernah mengetahui dia."
"Risiko bersama Zlatan adalah dia tidak memenuhi standar."
"Tom Brady butuh semusim penuh untuk menjadi komentator top NFL."
Dalam artikel yang sama, New York Times sebaliknya memuji tandem Ibra di Fox Sports, Thierry Henry.
Mantan pemain Arsenal itu disebut "selalu tampil elegan dan memberikan analisis yang membuat pemirsa jelas".