ASEAN Champhionship 2026 - Timnas Indonesia Vs Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno - Semua Halaman - Superball
ASEAN Champhionship 2026 - Timnas Indonesia Vs Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 19 Juni 2026 | 21:23 WIB
SUPERBALL.ID - Ketum PSSI Erick Thohir membuka peluang laga Timnas Indonesia melawan Vietnam di ASEAN Championship 2026 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Kabar baik bagi penikmat laga Timnas Indonesia secara langsung di stadion jelang bergulirnya ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF.
Piala AFF 2026 mulai digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja dan Timor Leste.
Dari empat pertandingan yang dijadwalkan, skuad Garuda mendapat kesempatan dua kali menjadi tuan rumah melawan Kamboja dan Vietnam.
Sebelumnya, skuad Garuda dilaporkan akan menggunakan Stadion Pakansari untuk menggelar dua pertandingan kandang tersebut.
Hal itu diungkap Direktur Utama PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI), Marsal Masita yang menyebut skuad Garuda baru akan bermain di SUGBK jika lolos semifinal.
Meski begitu perubahan dapat dilakukan seiring peluang itu dibuka oleh Ketum PSSI Erick Thohir soal bermain di SUGBK pada fase grup.
kepada awak media di kawasan Sarinah, Jakarta, Kamis (18/6/2026), Erick menegaskan tak menutup kemungkinan tersebut.
Namun perlu digarisbawahi penggunaan SUGBK hanya saat Indonesia bermain melawan tim besar lainnya seperti Vietnam atau Thailand.
Baca Juga: ASEAN Championship 2026 - Timnas Indonesia Wajib Waspadai Statistik Mengejutkan Skuad Vietnam
"Kalau melawan Vietnam, Thailand, atau tim besar lainnya, kemungkinan kita akan menggunakan stadion besar seperti GBK," kata Erick Thohir.
Meski begitu, perlu digarisbawahi juga bahwa PSSI tidak akan menggunakan SUGBK untuk memainkan semua laga timnas di Piala AFF.
PSSI harus mempertimbangkan soal lawan dan kapasitas penonton agar stadion tidak terlihat sepi ketika menggelar pertandingan.
Hal ini dinamakan rotasi stadion, di mana PSSI juga berharap kondisi rumput tak terlalu terdampak dengan pertandingan yang digelar.
"Jika ada negara yang jumlah pendukung yang datang dari negaranya terbatas, mungkin kita mempertimbangkan stadion lebih kecil."
"Kita ingin menjaga kapasitas stadion tetap terisi dengan baik dan juga memastikan ada rotasi penggunaan lapangan.
"Agar kondisi rumput terus membaik dan tetap prima saat digunakan untuk pertandingan," kata Erick Thohir melanjutkan.
Lebih lanjut, bukan maksud PSSI membeda-bedakan perlakuan untuk lawan yang dihadapi di Piala AFF ini tapi harus ada strategi.
Baca Juga: Daftar Skuad Vietnam untuk ASEAN Championship 2026, Ada 5 Pemain Naturalisasi
Saking tak ingin meremehkan lawan, Erick membandingkan tim-tim Asia Tenggara dengan RD Kongo yang berhasil menahan imbang Portugal.
"Tentu ada beberapa opsi yang kita lakukan," kata Erick Thohir lagi.
"Nanti untuk AFF kita lihat terlebih dahulu. Saya tidak mau menganggap remeh semua lawan karena semua lawan pasti memberikan yang terbaik."
"Kita lihat saja di Piala Dunia, Kongo bisa menahan Portugal. Banyak negara Asia juga tampil di atas ekspektasi."
"Jadi di AFF pun pasti banyak negara akan memberikan yang terbaik," pungkasnya.