Afrika Selatan Terhenti di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hugo Broos Pamitan: Ini Piala Dunia Terakhir Saya - Bola com
Hasil ini sekaligus membuat pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, berteka-teki tentang masa depannya sebagai pelatih Afrika Selatan.
BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 29 Juni 2026, 08:30 WIB
Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, saat laga melawan Kanada pada 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6/2026) dini hari WIB. (AFP/Ettine Laurent)
Bola.com, Jakarta - Selesai sudah perjalanan Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026. Langkah tim Bafana Bafana terhenti di babak 32 besar, setelah disingkirkan Kanada.
Hasil ini sekaligus membuat pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, berteka-teki tentang masa depannya sebagai pelatih Afrika Selatan.
Timnas Afrika Selatan kalah tipis 0-1 dari Kanada dalam laga ketat di Los Angeles Stadium, Senin (29/6/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Stephen Eustaquio di injury time babak kedua, memupus impian Teboho Mokoena dkk untuk bisa melaju jauh.
Pelatih senior berusia 74 tahun itu menyatakan kekalahan Afrika Selatan dari Kanada akan menjadi kiprah terakhirnya di Piala Dunia.
Ini berpotensi mengakhiri karier selama lebih dari lima dekade baik sebagai pemain maupun pelatih. Ia baru saja menorehkan sejarah untuk Timnas Afrika Selatan.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
2 dari 3 halaman
Piala Dunia Terakhir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1633494/original/077774000_1498330454-000_PW5CE.jpg)
Pelatih Timnas Kamerun asal Belgia, Hugo Broos, memberi keterangan jelang laga Grup B Piala Konfederasi 2017 melawan Jerman, Minggu (25/6/2017). (AFP/Patrik Stollarz)
Hugo Broos sukses membawa Afrika Selatan untuk pertama kalinya melaju ke fase gugur di pentas Piala Dunia. Ia mengantar timnya kalah 0-2 dari Meksiko, menahan imbang Republik Ceko (1-1), dan menang 1-0 atas Korea Selatan untuk kemudian lolos ke babak 32 besar.
Akan tetapi, timnya mendapat lawan yang tidak mudah, yakni Kanada yang merupakan salah satu tuan rumah Piala Dunia kali ini. Meski demikian, upaya dan kontribusi Hugo Broos tak bisa diabaikan begitu saja oleh sepak bola Afrika Selatan.
Setelah laga melawan Kanada dini hari tadi, jebolan Piala Dunia 1986 itu menyebut menjadi laga yang terakhir baginya. Namun, ia belum memastikan apakah akan pensiun sebagai pelatih Afrika Selatan, mengingat sudah lama mengungkapkan kerinduannya pada kehidupan keluarga di Belgia.
"Tidak bijak mengambil keputusan saat sedang kecewa. Saya akan mempertimbangkan langkah selanjutnya dalam beberapa hari ke depan. Yang pasti, ini adalah Piala Dunia terakhir saya," katanya dikutip dari Reuters.
3 dari 3 halaman
Sepak Terjang Hugo Broos
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256206/original/019452400_1781150050-AP26147652838554.jpg)
Pelatih Afrika Selatan Hugo Broos dalam laga babak 16 besar Piala Afrika melawan Kamerun di Rabat, Maroko, Minggu (4/1/2026). (AP Photo/Themba Hadebe)
Hugo Broos lahir di Humbeek, Belgia pada 10 April 1952, dikenal sebagai bek tengah berbakat saat aktif bermain. Bersama Anderlecht, ia memenangkan sejumlah trofi domestik dan Eropa, sebelum mengakhiri karier bermainnya di Club Brugge.
Ia juga mencatatkan 24 penampilan bersama Timnas Belgia. Broos kemudian membangun karier kepelatihan yang panjang, memenangkan gelar liga dan piala bersama tim-tim seperti Club Brugge dan Anderlecht, meraih empat penghargaan Pelatih Terbaik Belgia.
Sementara prestasinya melatih Timnas adalah menjuarai Piala Afrika bersama Kamerun pada tahun 2017. Broos lalu ditunjuk memimpin Afrika Selatan pada 2021 dan membangun kembali tim yang sebelumnya absen dari Piala Dunia sejak 2010 menjadi skuad yang disiplin dan kompetitif, serta membawa mereka kembali ke panggung dunia hingga mencapai babak 32 besar.
Sumber: Reuters
![]()
- 0%suka
- 0%lucu
- 0%sedih
- 0%marah
- 0%kaget
- 0%aneh
- 0%takut
- 0%takjub
Dapatkan berita terkini setiap hari
Success! email berhasil dikirim