AFC Tutup Kasus Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia, Windsor John: Urusan FIFA! - Semua Halaman - Superball
AFC Tutup Kasus Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia, Windsor John: Urusan FIFA! - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 4 Juni 2026 | 19:54 WIB
SUPERBALL.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menutup kasus skandal naturalisasi tujuh pemain keturunan palsu Timnas Malaysia, sekarang jadi urusan penuh FIFA.
Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor menegaskan bahwa kasus tersebut sudah tidak berada di bawah yurisdiksi pihaknya.
Datuk Seri Windsor juga menyatakan bahwa semua proses disiplin dan investigasi telah diserahkan kepada FIFA dan otoritas terkait lainnya.
Windsor menambahkan bahwa setiap perkembangan terkait penyelidikan polisi atau proses FIFA harus dirujuk ke badan-badan terkait.
Ia juga menegaskan siapa pun pihak yang masih ingin mencari kejelasan soal skandal naturalisasi, diminta bertanya ke FIFA langsung.
Begitu juga pihak yang mempertanyakan kasus ini di kepolisian, Windsor menyuruh langsung untuk bertanya ke pihak terkait.
"Bagi kami di tingkat AFC, kasus ini sudah ditutup," kata Windsor seperti dikutip Superball.id dari NST.com.my.
"Kasus yang melibatkan tujuh pemain tersebut kini berada di bawah yurisdiksi FIFA."
"Jadi, untuk laporan polisi, Anda perlu bertanya kepada polisi, untuk urusan FIFA, Anda perlu bertanya kepada FIFA," imbuhnya.
Baca Juga: ASEAN U-19 Championship 2026 - Pelatih Malaysia Ungkap Kunci Kemenangan Lawan Singapura
Pernyataan Windsor ini seolah menunjukkan bahwa AFC sudah lepas tangan dengan skandal naturalisasi yang dilakukan Malaysia.
Skandal ini membuat Malaysia dipaksa untuk menjalani pemeriksaan dan berada di bawah pengawasan Program Penilaian Audit Kualitas AFC.
Program itu digunakan untuk meninjau kelemahan struktural dan administratif di dalam FAM sesuai klaim Malaysia soal kesalahan administratif.
Kasus ini bak benang kusut karena Malaysia terkesan menyembunyikan pelaku pemalsuan dokumen dan siapa dalang di baliknya.
Hingga saat ini tak ada pelaku yang ditemukan, bahkan AFC pun seolah tak sanggup membongkar siapa dalang di balik skandal ini.
Pelimpahan berkas audit AFC ke FIFA bisa jadi membuka tabir baru, tapi apakah badan federasi dunia sanggup menemukan siapa pelakunya.
Mengingat dari kubu Malaysia memang menutupi siapa pelaku pemalsuan dan dalangnya, eks Presiden FAM, Hamidin, pun mencoba menutupinya.
Sosok yang digadang-gadang sebagai Presiden FAM yang baru dan menyelamatkan sepak bola Malaysia, ia menginginkan fokus ke masa depan.
Baca Juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain Naturalisasi Palsu Malaysia Alami Nasib Sial di Klub Argentina
Ia meminta skandal naturalisasi Malaysia dianggap dan dibiarkan saja sebagai sejarah, tanpa harus mengulik siapa yang paling bersalah.
"Pada akhirnya, pertanyaan ini sama dengan pertanyaan yang telah diajukan sebelumnya," kata Hamidin.
"Biarkan presiden baru dan pengurus baru yang menjawabnya."
"Dari sudut pandang saya, sesuatu yang sudah berlalu sebaiknya dibiarkan saja sebagai sejarah."
"Biarkan saja. Yang penting sekarang adalah menatap masa depan," pungkasnya.