8 Tim Piala Dunia 2026 yang Full Diisi Pemain Lokal - Kompas
8 Tim Piala Dunia 2026 yang Full Diisi Pemain Lokal
KOMPAS.com - Gelombang diaspora di berbagai negara, terbukti mengubah peta sepak bola modern.
Laporan terbaru dari Flashscore News, Rabu (2/6/2026) mengungkapkan dari 48 negara peserta, hanya tersisa delapan tim yang skuadnya hampir banyak diisi oleh pemain lokal atau memilih tak mengambil pemain kelahiran luar negeri.
8 negara dengan skuad full pemain lokal
Delapan negara yang masih diisi pemain lokalnya sendiri mewakili benua Eropa, Amerika, hingga Afrika.
Baca juga: Erick Thohir Ungkap Alasan Timnas Indonesia Masih Butuh Pemain Naturalisasi
Di antaranya dari benua Amerika, ada Brasil, Panama dan Kolombia. Lalu dari benua Eropa, ada Timnas Republik Ceko, Austria, dan Swedia
Hasil Lengkap dan Klasemen Piala Dunia 2026 Grup A, Meksiko Perkasa Kuasai Puncak
Kemudian timnas di benua Afrika ada Afrika Selatan, sementara Arab Saudi jadi satu-satunya tim Asia yang masuk dalam daftar unik ini.
Timnas Afrika Selatan (Bafana Bafana) menjadi salah satu sorotan utama. Pelatih timnas ini, Hugo Broos, memilih 26 pemain yang seluruhnya lahir di Afrika Selatan.
Baca juga: Kobbie Mainoo: Timnas Inggris 100 Persen Bisa Juara Piala Dunia 2026
Satu-satunya pemain yang memiliki ikatan darah asing adalah bek Ime Okon, yang orang tuanya berasal dari Nigeria meskipun ia sendiri lahir dan besar di Johannesburg.
Langkah serupa juga diterapkan oleh Republik Ceko, di mana seluruh penggawa timnas mereka lahir di dalam negeri tanpa mengandalkan program diaspora.
Negara yang punya banyak pemain lokal, justru membela tim lain
Namun fenomena unik, justru berasal dari beberapa negara yang pemain lokalnya justru membela negara lain.
Misalnya yang terjadi pada Prancis. Skuad Les Bleus ini tercatat memiliki 75 pemain kelahiran dalam negeri yang justru bermain membela negara lain di Piala Dunia 2026. Artinya, hampir 8 persen dari total 1.248 pemain di turnamen ini adalah kelahiran Prancis.
Di sisi lain, Prancis sendiri hanya diperkuat oleh tiga pemain kelahiran luar negeri dalam skuad mereka, yaitu Michael Olise (Inggris), Marcus Thuram (Italia), dan Brice Samba (Republik Demokratik Kongo).
Baca juga: Aturan Nobar Piala Dunia 2026 di Bali: Syarat, Kategori, dan Link Daftar Resmi TVRI
Sementara, timnas dari negara lain banyak yang mendulang skor dengan membawa pemain asing. Misalnya juara bertahan Argentina diperkuat oleh dua pemain kelahiran luar negeri, yakni Giuliano Simeone (Italia) dan Nico Paz (Spanyol).
Portugal memiliki Matheus Nunes (Brasil) dan Diogo Costa (Swiss). Bahkan Inggris dan Jerman masing-masing menyertakan satu pemain kelahiran asing, yaitu Marc Guéhi (Pantai Gading) dan Waldemar Anton (Uzbekistan).
Hal ini membuktikan, migrasi atau komunitas diaspora memiliki pengaruh besar bagi kekuatan tim nasional saat ini.

Lihat Foto
Baca juga: Timnas Indonesia Vs Mozambik: Keyakinan Joey Pelupessy untuk Talenta Muda Garuda
Daftar negara yang diisi pemain asing
Sementara pada Piala Dunia 2026, ada negara-negara yang skuadnya banyak diisi pemain asing.
Curacao menempati posisi teratas dengan jumlah pemain asing terbanyak di dalam timnya. Yaitu 25 pemain asing. Begini daftar lengkapnya.
- Curacao: 25 pemain
- Republik Demokratik Kongo: 20 pemain
- Maroko: 19 pemain
- Bosnia dan Herzegovina: 17 pemain
- Aljazair: 16 pemain
- Haiti: 16 pemain
- Tunisia: 15 pemain
- Tanjung Verde: 14 pemain
- Qatar: 14 pemain
- Senegal: 12 pemain
- Turki: 10 pemain
- Pantai Gading, Irak: 9 pemain
- Australia, Ghana, Kroasia, Selandia Baru: 8 pemain
- Skotlandia, Kanada: 7 pemain
- Meksiko, Paraguay: 5 pemain
- Prancis, Ekuador, Yordania, Swiss: 3 pemain
- Argentina, Iran, Uruguay, Norwegia, Portugal: 2 pemain
- Inggris, Korea Selatan, Jerman, Spanyol, Uzbekistan, Belgia, Jepang, Belanda, Mesir: 1 pemain.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Meksiko Berpesta Usai Menang Pertandingan Pertama Piala Dunia 2026