0
News
    Home Berita Bhayangkara FC Bojan Hodak Featured Liga Indonesia Persib Bandung PSIM Yogyakarta Rasisme Super League

    Tuduhan Rasisme Bhayangkara FC Tak Berpengaruh, Bojan Hodak Tegaskan Persib Pilih Fokus Amankan Kemenangan Lawan PSIM - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Tuduhan Rasisme Bhayangkara FC Tak Berpengaruh, Bojan Hodak Tegaskan Persib Pilih Fokus Amankan Kemenangan Lawan PSIM - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • SUPER LEAGUE
  • Minggu, 3 Mei 2026 | 20:18 WIB

    Bojan Hodak menegaskan tak terpengaruh dengan adanya tudingan rasisme kepada Marc Klok. Ia menegaskan Persib tetap fokus untuk amankan tiga poin lawan PSIM Yogyakarta. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa tuduhan rasisme Bhayangkara FC sama sekali tidak menganggu stabilitas skuad Maung Bandung.

    Alih-alih terpuruk, ia mengklaim isu tersebut justru membuat pemain semakin kompak dan solid untuk meraih kemenangan di setiap laga.

    Persib dijadwalkan akan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam laga pekan ke-31 Super League 2025/2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Senin (4/5/2026).

    Pertandingan ini menjadi laga penting buat Maung Bandung apabila ingin bisa keluar sebagai juara musim ini.

    Untuk itu, laga kontra PSIM Yogyakarta ini sangat krusial buat tim asuhan Bojan Hodak.

    Bahkan kemenangan jadi harga mati, karena mereka saat ini tengah berebut gelar dengan Borneo FC.

    Baca Juga: Persib Belum Mau Pikirkan Persija, Tamu dari Yogyakarta Lebih Penting

    Persib memang ada di posisi puncak klasemen, tetapi mereka belum aman, karena sama-sama mengoleksi 69 poin.

    Oleh karena itu, apabila Persib terpeleset ini bisa menjadi mimpi buruk untuk tim kebanggaan bobotoh tersebut.

    Namun, di tengah situasi krusial ini, Persib belum lama ini mendapat masalah tak mengenakan.

    Kapten Persib Marc Klok dituding melakukan aksi rasisme oleh Bhayangkara FC.

    Marc Klok disebut melakukan aksi rasisme dengan menghina penyerang Bhayangkara FC Henry Doumbia saat laga pekan ke-30, di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis (30/4/2026).

    Marc Klok maupun Persib selaku klub pun sudah membantah tuduhan tersebut.

    Marc Klok menyebut itu tidak benar dan ada kesalahpahaman.

    Situasi ini menjadi sorotan bagi pecinta sepak bola Tanah Air dan juga di media sosial masih ramai jadi perbincangan.

    Namun, Bojan Hodak menegaskan bahwa Persib tak ambil pusing dengan tuduhan kepada anak asuhnya tersebut.

    Ia menegaskan masalah itu tak menganggu fokus Persib.

    Menurutnya, Maung Bandung dalam motivasi tinggi karena semua bertekad untuk bisa meraih kemenangan lawan PSIM nantinya.

    Alih-alih guar, pelatih asal Kroasia tersebut justru menegaskan tim semakin solid.

    Bojan Hodak bahkan menyindir Bhayangkara Fc yang dianggap melakukan tindakan memalukan.

    Pasalnya, ini disebut tuduhan spekulasi tanpa bukti.

    “Bagi tim, ini luar biasa. Hal ini justru membantu kami untuk lebih menyatukan tim,” ujar Bojan Hodak kepada awak media, di Bandung, Minggu (3/5/2026).

    “Ini hanya hal yang memalukan bagi Bhayangkara FC,” ucapnya.

    Mantan pelatih Kuala Lumpur City FC tersebut menyebut bahwa ini memalukan, karena kekalahan membuat mereka seperti itu.

    Persib memang menaklukan Bhayangkara FC dengan skor 4-2 dalam laga tersebut.

    Untuk itu, alih-alih merasa pusing dengan tudingan itu.

    Bojan Hodak menyebut untungnya Persib tidak mengelahkan The Guardian dengan skor telak.

    Baca Juga: I.League Cantumkan Venue Persija Vs Persib di JIS, Opsi SUGBK Diutamakan atau Bahkan di Luar Jakarta? 

    “Mereka tidak senang karena kebobolan empat gol, padahal seharusnya mereka senang karena tidak kebobolan enam atau tujuh gol,” kata Bojan Hodak.

    Justru dengan adanya tudingan itu, Bojan Hodak meminta Bhayangkara FC meminta maaf kepada Marc Klok.

    Pasalnya, tudingan itu dinilai tidak benar, karena saat itu juga ada wasit dan juga pemain lainnya.

    Mereka tidak mendengar ada aksi rasisme yang dilakukan Marc Klok, sehingga Bojan meminta Bhayangkara FC bisa minta maaf.

    “Jadi saya tidak habis pikir kenapa Bhayangkara mengeluarkan pernyataan seperti itu. Ini memalukan bagi mereka,” jelas Bojan Hodak.

    “Menurut saya, mereka seharusnya muncul dan meminta maaf kepada Marc Klok. Sudah sangat jelas,” tuturnya.

    Komentar
    Additional JS