0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA Matchday Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Indonesia Timnas Malaysia Timnas Vietnam

    Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh, Vietnam dan Malaysia Berpotensi Absen di FIFA Matchday - tvOneNews

    18 min read

     

    Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh, Vietnam dan Malaysia Berpotensi Absen di FIFA Matchday

    Timnas Indonesia bisa curi untung besar di FIFA Matchday Juni 2026 saat Vietnam dan Malaysia justru berpeluang rehat tanpa laga resmi internasional bulan depan.

    • Reporter :

      Tim Sport tvonenews.com

    • Editor :

    Rabu, 20 Mei 2026 - 16:37 WIB

    Timnas Indonesia Vs Bulgaria

    Sumber :

    • ANTARA FOTO/Fauzan

    Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia bisa mendapatkan keuntungan besar dari situasi berbeda yang terjadi di kawasan Asia Tenggara pada FIFA Matchday Juni 2026. Saat Vietnam dan Malaysia kemungkinan tidak memainkan laga uji coba internasional, skuad Garuda justru memilih jalan berbeda dengan menghadapi dua lawan kuat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

    Kondisi ini membuat Timnas Indonesia berpeluang mencuri momentum penting, baik dari sisi ranking FIFA maupun kesiapan tim menjelang agenda internasional berikutnya. Dua pertandingan melawan Oman dan Mozambik bukan sekadar laga uji coba biasa, melainkan kesempatan untuk menguji level permainan skuad asuhan John Herdman.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Timnas Indonesia Punya Peluang Tambah Poin FIFA

    Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni 2026, kemudian melawan Mozambik pada 9 Juni 2026 di SUGBK. Agenda tersebut menjadi sangat penting karena kedua pertandingan berlangsung dalam kalender FIFA Matchday, sehingga hasilnya bisa berpengaruh terhadap perolehan poin ranking dunia.

    Berdasarkan data ranking terbaru, Oman berada di posisi ke-79 dunia, sedangkan Mozambik menempati peringkat ke-101. Indonesia sendiri berada di posisi ke-122, sementara Vietnam ada di peringkat ke-99 dan Malaysia di urutan ke-138.

    Artinya, kemenangan atas Oman akan sangat bernilai bagi Timnas Indonesia karena lawan yang dihadapi memiliki posisi jauh lebih tinggi.

    Baca Juga

    Vietnam dan Malaysia Tak Tambah Poin

    Di saat Indonesia punya dua kesempatan meraup poin, Vietnam dan Malaysia justru berpotensi tidak mendapatkan tambahan angka dari FIFA Matchday Juni 2026. Kedua negara tersebut belum mengumumkan lawan resmi dan disebut memilih fokus pada pemulihan pemain setelah padatnya kompetisi domestik.

    Situasi ini bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia, terutama dalam upaya memangkas jarak dari Vietnam di ranking FIFA. Jika skuad Garuda mampu meraih hasil positif, peluang untuk mendekati posisi negara-negara papan atas ASEAN semakin terbuka.

    Ujian Serius untuk John Herdman

    Selain urusan ranking FIFA, laga melawan Oman dan Mozambik juga menjadi ujian penting bagi John Herdman. Oman dikenal sebagai tim Asia Barat yang punya organisasi permainan solid, sedangkan Mozambik menawarkan karakter berbeda dengan kekuatan fisik dan kecepatan khas Afrika.

    Garuda Bisa Panaskan Mesin Lebih Dulu

    Keuntungan lain yang bisa didapat Timnas Indonesia adalah menjaga ritme pertandingan para pemain. Ketika Vietnam dan Malaysia memilih rehat, Indonesia justru bisa memanaskan mesin lebih dulu sebelum masuk ke agenda berikutnya, termasuk Piala AFF 2026.

    Dua laga ini juga dapat menjadi panggung bagi pemain baru, pemain diaspora, maupun nama lokal yang sedang dipantau untuk membuktikan kualitasnya. Dengan lawan yang berbeda karakter, John Herdman bisa melihat lebih jelas kelemahan dan kekuatan skuad Garuda sebelum menentukan komposisi terbaik. (fan)

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Jangan Lewatkan

    Pencarian Intensif Jemaah Haji Indonesia yang Hilang di Makkah, Tim Khusus PPIH Disebar ke Berbagai Titik

    Pencarian Intensif Jemaah Haji Indonesia yang Hilang di Makkah, Tim Khusus PPIH Disebar ke Berbagai Titik

    Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kini tengah memfokuskan seluruh sumber daya untuk menemukan seorang jemaah haji asal Indonesia yang dilaporkan hilang di Kota Makkah. 

    News Terpopuler: Beda Dari Shindy Lutfiana MC Pria LCC Kalbar Tidak Kena Polemik, MPR Pasang Badan Untuk SMAN 1 Sambas

    News Terpopuler: Beda Dari Shindy Lutfiana MC Pria LCC Kalbar Tidak Kena Polemik, MPR Pasang Badan Untuk SMAN 1 Sambas

    Beda nasib MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kalbar, MC pria Said Akhmad tidak terkena dampak polemik. MPR RI akan melakukan pendampingan psikologis SMAN 1 Sambas

    Kantor Bupati Bulungan Terbakar, Satu Petugas Damkar Terluka

    Kantor Bupati Bulungan Terbakar, Satu Petugas Damkar Terluka

    Salah seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Bulungan terluka terkena pecahan kaca saat berusaha memadamkan kebakaran yang melanda bangunan Kantor Bupati Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), sekira pukul 21.00 Wita, Rabu (20/5) menyebabkan

    Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

    Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat sayembara bawa Aman Yani, sosok disebut jadi pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.

    MPR Minta Pemerintah Manfaatkan Posisi Ketua Dewan HAM PBB untuk Tekan Israel Terkait Penahanan Relawan Indonesia di Gaza

    MPR Minta Pemerintah Manfaatkan Posisi Ketua Dewan HAM PBB untuk Tekan Israel Terkait Penahanan Relawan Indonesia di Gaza

    Penahanan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) oleh pasukan Israel saat mengemban misi kemanusiaan ke Jalur Gaza memicu reaksi keras dari parlemen. 

    Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

    Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

    Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.

    Komentar
    Additional JS