0
Terkini
    Home Berita Featured Futsal Hector Souto Ranking FIFA Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Futsal Indonesia Timnas Indonesia

    Timnas Futsal Melejit di Ranking FIFA, Hector Souto Kasih Kata-kata 'Pedas' - detik

    3 min read

     

    Timnas Futsal Melejit di Ranking FIFA, Hector Souto Kasih Kata-kata 'Pedas'


    Hector Souto (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

    Jakarta -

    Timnas Futsal Indonesia naik 10 tingkat pada ranking FIFA. Pelatih timnas, Hector Souto senang tapi kasih kata-kata 'pedas'. Apa itu?

    FIFA merilis ranking futsal dunia terbaru pada Jumat (8/5/2026). Indonesia menempati posisi ke-14 dengan 1269.82 poin.

    Indonesia sungguh melejit. Pada ranking sebelumnya, Garuda berada di urutan ke-24 dunia, alias naik 10 tingkat di ranking FIFA.

    Timnas Futsal Indonesia tampil apik di kompetisi Piala Asia Futsal 2026. Pasukan Hector Souto berhasil meraih posisi runner-up, hanya kalah adu penalti dari tim raksasa Asia Iran.

    Timnas futsal kini berada di urutan keempat terbaik di antara negara-negara Asia. Merah-Putih hanya kalah dari Iran yang menempati rangking 5 dunia, Thailand (11), dan Jepang (12).

    Vietnam melorot dari ranking ke-20 menjadi 22. Malaysia juga turun drastis dari peringkat ke-70FIFAmenjadi 79. Brasil masih di posisi puncak dengan 1684.97 poin.

    Pelatih Hector Souto senang dengan hal tersebut. Tapi Souto mau Garuda tidak terlena.

    "Masih adakah yang meragukan kekuatan futsal Indonesia? Hari ini kita mencapai peringkat 14 dunia di Ranking FIFA. Sebuah pencapaian bersejarah bagi negara dan olahraga ini," tulisnya di media sosial pribadinya.

    "Sejujurnya, ranking bukanlah hal yang paling penting bagi saya. Terkadang ranking bersifat artifisial dan tidak selalu mencerminkan realitas sepenuhnya. Tetapi angka itu ada di sana, dan kita harus bangga dengan apa yang diwakilinya," jelasnya.

    Souto kemudian beri kata-kata 'pedas'. Pria asal Spanyol itu singgung perkembangan futsal Indonesia yang masih belum maksimal di seluruh level dan belum banyak kesempatan sebagai panggung para pemain muda.

    "Karena kita berhasil sampai di titik ini hampir tanpa sistem kompetisi yang terstruktur, tanpa sistem nasional yang nyata untuk deteksi dan pengembangan talenta, dan hanya dengan turnamen-turnamen sporadis di berbagai daerah Indonesia," paparnya.

    "Selama bertahun-tahun, kita kehilangan begitu banyak talenta di perjalanan. Banyak pemain yang tidak pernah mendapatkan kesempatan yang layak. Dan meskipun begitu, mereka yang berhasil sampai ke level tertinggi mampu mewakili Indonesia dengan luar biasa, sering kali dalam kondisi yang jauh dari ideal,"

    "Sekarang bayangkan apa yang bisa dicapai Indonesia jika kita benar-benar bersatu. Jika federasi, AFP, AFK, klub, pelatih, pemain, sekolah, pemerintah, dan investor bekerja bersama dengan visi yang sama,"

    "Dan masa depan futsal Indonesia bisa menjadi sesuatu yang luar biasa besar jika kita memutuskan untuk membangunnya bersama-sama," tutupnya.

    (aff/aff)

    Komentar
    Opsi Arena lain
    powered by Surfing Waves
    Additional JS