0
News
    Home Berita Doping Featured Kesehatan Mykhailo Mudryk Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Terbukti Gunakan Zat Terlarang Meldonium, Mykhailo Mudryk Dilarang Bermain Sepak Bola Selama Empat Tahun - RADARBANJARMASIN

    3 min read

     

    Terbukti Gunakan Zat Terlarang Meldonium, Mykhailo Mudryk Dilarang Bermain Sepak Bola Selama Empat Tahun

    DISANKSI: Penyerang Chelsea, Mykhailo Mudryk resmi disanksi larangan bermain selama empat tahun oleh FA.  (AFP/GLYN KIRK)

    RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, LONDON - The Football Association (FA) resmi menjatuhkan larangan bermain selama empat tahun kepada Mykhailo Mudryk. 

    Penyerang Chelsea itu terbukti menggunakan zat terlarang setelah hasil tes doping menunjukkan adanya meldonium.  

    Kasus ini bermula pada Desember 2024, setelah Mudryk menjalani laga bersama Timnas Ukraina pada jeda internasional November. 

    Zat tersebut diduga masuk ke dalam tubuhnya melalui suntikan sel punca oleh fisioterapis tim nasional. Sejak saat itu, Mudryk sudah menjalani skors sementara sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan. 

    Keputusan terbaru dari FA memastikan ia harus absen dalam jangka panjang dari seluruh kompetisi resmi. 

    Setelah sanksi diumumkan, Mudryk langsung mengambil langkah hukum dengan mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport. 

    Ia berharap hukuman tersebut dapat dikurangi sehingga bisa kembali bermain lebih cepat. 

    Dalam proses ini, Mudryk mendapat pendampingan dari Morgan Sports Law, firma hukum olahraga. Lembaga ini sebelumnya menangani kasus Paul Pogba, saat sanksinya dikurangi dari empat tahun menjadi 18 bulan. 

    Situasi tersebut memberi harapan bagi Mudryk untuk mendapatkan keputusan serupa. Apalagi, ia sudah menjalani masa hukuman sejak akhir 2024. 

    Di balik sanksi tersebut, Chelsea mendapat dampak finansial tertentu terkait transfer Mudryk dari Shakhtar Donetsk pada Januari 2023. 

    Transfer itu bernilai total 100 juta euro, terdiri dari biaya utama dan bonus performa. Rinciannya 70 juta euro (Rp1,4 triliun) untuk biaya transfernya dan 30 juta euro (Rp608 miliar) untuk bonus

    Komentar
    Additional JS