Semua Orang Dipecat, Kendali AC Milan di Tangan Zlatan Ibrahimovic - Semua Halaman - Bolasport
Semua Orang Dipecat, Kendali AC Milan di Tangan Zlatan Ibrahimovic - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB
BOLASPORT.COM - Zlatan Ibrahimovic mengambil keuntungan dari PHK massal yang dilakukan AC Milan menyusul kegagalan mereka di musim 2025-2026.
Milan tidak berhasil mencapai target minimal mereka pada kompetisi Liga Italia yang baru saja berakhir.
Di pekan pamungkas, Minggu (24/5/2026), Setan Merah kalah 1-2 dari Cagliari di kandang sendiri.
Hasil itu membuat tim asuhan Massimiliano Allegri finis di peringkat 5 klasemen.
Tim Merah Hitam gagal meraih tiket ke Liga Champions musim depan.
Padahal, hampir sepanjang musim I Rossoneri berada di 4 besar klasemen bahkan sempat disebut-sebut sebagai salah satu kandidat juara.
Dari calon peraih scudetto, pasukan Allegri kolaps menjadi peserta Liga Malam Jumat alias Liga Europa musim depan.
Kegagalan itu tak bisa diterima oleh manajemen klub.
Kurang dari 24 jam setelah kalah dari Cagliari, AC Milan memecat hampir semua orang di jajaran petinggi klub dan tim.
"Setelah kegagalan pada musim lalu, mandat pemilik klub sudah jelas: membawa Milan kembali ke Liga Champions dan tetap konsisten di papan atas Serie A," demikian isi pernyataan resmi klub.
"Pada sebagian besar perjalanan musim, kita berada di 2 besar klasemen dengan peluang nyata bersaing untuk scudetto."
"Namun, fase terakhir musim jauh di bawah level yang kita tunjukkan sebelumnya."
"Kekalahan mengecewakan tadi malam mengubah musim ini menjadi sebuah kegagalan total."
"Waktunya untuk perubahan dan pengaturan ulang organisasi departemen olahraga klub."
"Berlaku secepatnya, masa jabatan CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, pelatih Massimiliano Allegri, dan Direktur Teknik Geoffrey Moncada telah berakhir."
Didepaknya kuartet ini menguntungkan mantan penyerang Milan, Zlatan Ibrahimovic.
Tidak tersentuh PHK, eks striker asal Swedia itu malah menjadi figur yang lebih kuat di AC Milan.
Ibra bakal mengambil kendali Milan terutama dalam hal teknis termasuk perekrutan pemain.
Baca Juga: BREAKING NEWS - AC Milan Pecat Allegri dan 3 Petinggi Klub seusai Gagal Lolos ke Liga Champions
"Saya memahami bahwa orang yang akan menentukan di sisi teknikal adalah Zlatan Ibrahimovic," ungkap jurnalis terkemuka, Gianluca Di Marzio.
"Dari apa yang kami ketahui, dia akan memiliki lebih banyak kekuatan."
"Dia tidak akan mengambil peran direktur olahraga tetapi akan menjadi orang dengan kekuatan yang paling besar serta lebih mewakili Gerry Cardinale."
Langkah pertama Ibrahimovic pastinya adalah menentukan pengganti Allegri sebagai pelatih.
Media-media Italia meyakini Milan sudah menghubungi agen mantan pelatih Bournemouth, Andoni Iraola.
Ada pula nama Marco Silva dan Xavi Hernandez.
Namun, Ibrahimovic kabarnya menginginkan mantan rekan setimnya dulu di Milan.
Dia adalah Mark van Bommel, mantan gelandang asal Belanda yang terakhir membesut klub Liga Belgia, Royal Antwerp, pada selang 2022-2024.
Dipertahankannya Ibra oleh Milan tampaknya tidak akan disambut baik oleh suporter.
Ibra dianggap sama bertanggung jawabnya seperti Furlani, Moncada, Tare, dan Allegri.
Dia memang pernah berjasa semasa masih menjadi pemain dengan mempersembahkan scudetto 2011 dan 2022.
Akan tetapi sebagai petinggi klub, Ibrahimovic dianggap hanya omong besar tanpa hasil kerja yang nyata.
Menyusul kabar dipecatnya Furlani, Moncada, Tare, dan Allegri, Milanisti membentangkan spanduk yang mendesak supaya Ibra juga didepak.
"Tidak boleh ada yang bertahan. Ibrahimovic juga harus pergi secepatnya," begitu isi tulisan spanduk tersebut.