Sejarah! Como Lolos Ke Liga Champions Pertama Kali Usai Tekuk Cremonese - Bisnisia.id | Media Startup Ekonomi
Sejarah! Como Lolos Ke Liga Champions Pertama Kali Usai Tekuk Cremonese - Bisnisia.id | Media Startup Ekonomi
Sejarah! Como lolos ke Liga Champions untuk pertama kali usai tekuk Cremonese pada laga terakhir Seria musim 2025-2026. Kemenangan ini membuat mereka finis di peringkat 4 dan lolos ke Liga Champion.
Como membuat Italia berdecak kagum. Klub yang setengah musim dianggap sekadar penghuni papan tengah itu kini resmi menorehkan namanya di buku sejarah sepak bola Italia — lolos ke Liga Champions untuk pertama kali dalam sejarah mereka, mengakhiri Serie A 2025–26 di posisi keempat dengan 71 poin.
Kemenangan dramatis 4-1 atas Cremonese menjadi penentu segalanya. Jesús Rodríguez membuka pesta di menit ke-35, sebelum Anastasios Douvikas mempertegas keunggulan Como pada menit ke-50. Cremonese sempat menipiskan defisit lewat penalti Federico Bonazzoli di menit ke-54, memunculkan harapan kecil bagi tuan rumah.
Como Lolos ke Liga Champions Perama Kali
Baca juga: 5 Fakta Menarik Final Liga Champions Arsenal vs PSG
Namun harapan itu sirna seketika. Alberto Grassi dan dua rekan setimnya diusir dari lapangan — memberikan Como keunggulan jumlah pemain yang mereka manfaatkan tanpa ampun. Dua gol tambahan pun tercipta, menutup laga dengan skor telak 4-1.
Hasil ini sekaligus mengunci posisi Como di peringkat keempat klasemen akhir, sementara Cremonese kian terpuruk di posisi ke-18 yang berarti degradasi ke Serie B.

Inter Juara, Empat Besar Terbentuk
Inter Milan mengangkat trofi Serie A 2025–26 dengan koleksi 87 poin dari 38 pertandingan — mencatat 27 kemenangan, 6 hasil imbang, dan hanya 5 kekalahan, dengan selisih gol mencapai +54. Nerazzurri tampil dominan sepanjang musim dan menjadi kandidat terkuat di pentas Liga Champions musim depan.
Di belakang Inter, Napoli mengamankan tempat runner-up dengan 76 poin, disusul Roma di posisi ketiga dengan 73 poin. Como melengkapi empat besar dengan 71 poin — cukup untuk menempatkan diri di antara para raksasa Italia menuju Eropa tertinggi.
Juventus dan Milan Terpental, Harus Puas Europa League
Drama tak berhenti di empat besar. Juventus finis di posisi kelima dengan 71 poin — identik dengan Como — namun kalah selisih gol dan harus puas tampil di Liga Europa. Milan berada tepat di bawah Bianconeri di posisi keenam dengan 70 poin, bernasib sama: Europa League musim depan.
Tiga Tim Terdegradasi, Pisa Juru Kunci
Di ujung bawah klasemen, tiga klub menanggung beban pahit degradasi. Verona turun kasta dengan hanya 21 poin dan 3 kemenangan sepanjang musim. Pisa menjadi juru kunci dengan 18 poin dan 2 kemenangan — catatan yang sulit dimaafkan di kasta tertinggi Italia. Cremonese melengkapi trio tim degradasi dengan 34 poin, tak cukup bertahan dari ancaman papan bawah.
Como, Cinderella Story Terbaik Serie A Modern
Pencapaian Como bukan sekadar angka di klasemen. Ini adalah kisah sebuah klub yang bangkit, berjuang, dan membuktikan diri di hadapan raksasa-raksasa Serie A. Musim 2025–26 akan dikenang sebagai momen lahirnya Como sebagai kekuatan baru Italia — dan awal dari petualangan mereka di pentas sepak bola Eropa terbesar.