0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Featured Juara Spesial Thomas Cup Thomas-Uber Cup

    Rekap Hasil Final Thomas Cup 2026 - China Juara setelah Susah Payah Atasi Perisai Tunggal Putra Prancis, Rekor Indonesia Didekati - Semua Halaman - Bolasport

    7 min read

     

    Rekap Hasil Final Thomas Cup 2026 - China Juara setelah Susah Payah Atasi Perisai Tunggal Putra Prancis, Rekor Indonesia Didekati - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Senin, 4 Mei 2026 | 04:21 WIB

    Poster pertandingan final Thomas Cup 2026 antara China dan Prancis. (BWF)

    BOLASPORT.COM - Tim bulu tangkis China berhasil mempertahankan gelar juara setelah mengatasi perlawanan Prancis pada final Thomas Cup 2026.

    China keluar sebagai pemenang tatkala ditantang Prancis dalam laga puncak Thomas Cup 2026 di Forum Horsens, Denmark, Minggu (3/5/2026).

    Keberhasilan China tidak terlepas dari kemampuan Shi Yu Qi dkk. untuk mencuri poin dari tiga partai pertama yang semuanya tunggal putra.

    Memiliki tunggal putra ke-1 dan ke-3 yang juga ganda putra terbaik di negaranya, Prancis dapat memaksakan keunggulan mereka di sektor ini.

    Aturan kesempatan jeda bagi pemain yang bermain rangkap dan harus partai tunggalnya lebih dulu di Thomas & Uber Cup membuat dua partai ganda ditaruh paling akhir.

    Trio Christo Popov (rank 4 dunia), Alex Lanier (10), dan Toma Junior Popov (17) menjadi momok dengan tiga negara kuat, yakni Indonesia, Jepang, dan India, bertekut lutut.

    Adapun China berbeda. Mereka satu-satunya yang pemainnya unggul dalam ranking dan head-to-head di tunggal putra ke-1, ke-2, dan ke-3 atas Prancis.

    Meski demikian, dengan keunggulan itu, China tetap harus bersusah payah untuk melewatinya 

    Perisai tunggal putra Prancis retak sejak partai pembuka setelah kemenangan Shi Yu Qi atas Christo Popov tetapi butuh waktu hampir 1,5 jam.

    Selalu menang di ajang beregu mayor sejak 2022, pemain nomor satu dunia itu unjuk gigi dengan membuat Christo sulit untuk berkembang di awal.

    Setiap antisipasi Shi seperti mengancam Popov untuk mati langkah. Namun, Popov bisa melawan. Pemain kidal itu menguasai area depan untuk membalikkan keadaan.

    Skor 21-16 dibalas 21-16. Rubber game makin sengit dengan skor masih sama kuat di 17-17. Namun, Shi lebih tenang pada momen kritis untuk merebut poin pertama bagi rekan-rekannya.

    Kekalahan Christo Popov mengurangi peluang Prancis secara signifikan karena China jauh lebih kuat pada ganda putra. 

    Namun, menyerah tidak ada dalam kamus. Alex Lanier menyalakan lagi harapan bagi sang Juara Eropa dengan kejutannya atas Li Shi Feng (rank 7).

    Dulu tak pernah menang atas Li, termasuk saat debut di Thomas Cup empat tahun lalu, pemain seangkatan Alwi Farhan pecah telur berkat perfoma kuat.

    Dua gim saja dibutuhkan Lanier untuk menghentikan sosok pemenang medali emas Asian Games dan trofi All England Open itu untuk skor telak 21-13, 21-10.

    Prancis hampir berbalik unggul ketika Toma Junior Popov bangkit dua kali ketika menghadapi Weng Hong Yang (rank 15) selama 96 menit lamanya.

    Malang bagi Prancis, setelah Tomi Popov membuat skor sama kuat di 18-18 pada gim ketiga, titisan Lin Dan dapat memutus momentumnya.

    Eloi Adam/Leo Rossi menjadi harapan terakhir Negeri Mode ketika kesempatan untuk menjadi juara berada di ujung tanduk.

    Akan tetapi, keajaiban mereka seperti saat menang atas Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tidak keluar.

    Justru He Ji Ting/Ren Xiang Yu yang menjadi pahlawan bagi negaranya dengan menjadi penentu di final untuk kedua kalinya secara beruntun di Thomas Cup.

    Pasangan yang baru saja absen selama hampir setahun ini memberi luka terakhir ke lawan seperti ketika China menang 3-1 atas Indonesia di final Thomas Cup 2024.

    Kesuksesan teranyar membuat China telah memiliki 12 gelar juara Thomas Cup.

    Pasukan Naga mendekati rekor Indonesia sebagai negara tersukses di ajang bulu tangkis beregu putra paling bergengsi ini.

    Indonesia sendiri memiliki koleksi 14 trofi dengan kesuksesan terakhir terjadi pada Thomas Cup 2020 yang digelar lima tahun lalu. 

    Gelar juara kali ini juga menjadi obat pelipur lara bagi China setelah tim putrinya tumbang dari Korea Selatan di final Uber Cup 2026.

    Baca Juga: Rekap Hasil Final Uber Cup 2026 - Korea Libas China Pakai Line-up Rombakan, Cuma Indonesia Perusak Digdaya An Se-young dkk

    REKAP HASIL FINAL THOMAS CUP 2026

    China 3-1 Prancis

    1. MS1: Shi Yu Qi vs Christo Popov 21-16, 16-21, 21-17
    2. MS2: Li Shi Feng vs Alex Lanier 21-13, 21-10
    3. MS3: Weng Hong Yang vs Toma Junior Popov 22-20, 20-22  21-19
    4. MD2: He Ji Ting/Ren Xiang Yu vs Eloi Adam/Leo Rossi 21-13, 21-16
    5. MD1: Liang Wei Keng/Wang Chang vs Christo Popov/Toma Junior Popov tidak dimainkan
    Komentar
    Additional JS