Rafael Nadal Bantah Rumor Pencalonan Presiden Real Madrid -
Rafael Nadal Bantah Rumor Pencalonan Presiden Real Madrid
Fajar Nugroho
Author
Smallest Font
Largest Font
Mantan petenis profesional Rafael Nadal memberikan klarifikasi tegas terkait kabar yang menyebutkan dirinya bakal bersaing memperebutkan kursi jabatan Presiden Real Madrid pada Rabu (13/5/2026). Pernyataan ini muncul sebagai respons atas isu yang beredar setelah petahana Florentino Perez menyerukan adanya pemilihan umum dalam waktu dekat.
Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh peraih 22 gelar grand slam tersebut melalui saluran media sosial miliknya. Penegasan ini membantah laporan media asal Barcelona, La Vanguardia, yang mengeklaim Nadal masuk dalam rencana proposal pencalonan bersama Enrique Riquelme dan David Mesonero, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
"I telah membaca laporan yang mengaitkan saya menjadi calon presiden Real Madrid. Saya ingin mengklarifikasi bahwa laporan itu tidak benar," tulis Nadal, Mantan Petenis.
Keterlibatan Nadal sebelumnya dikaitkan dengan pergerakan bos perusahaan energi terbarukan yang ingin menantang kepemimpinan Perez. Namun, sumber internal dari The Athletic juga memberikan konfirmasi senada bahwa belum ada pendekatan resmi yang dilakukan kepada sang legenda tenis untuk posisi tersebut.
Nadal sendiri memang dikenal sebagai pendukung setia klub berjuluk Los Blancos dan tidak menutup kemungkinan di masa depan. Dalam kesempatan terdahulu, ia sempat menyatakan ketertarikannya namun tetap memberikan catatan mengenai kesiapan dan kemampuannya secara personal.
"Saya telah membaca laporan yang mengaitkan saya menjadi calon presiden Real Madrid. Saya ingin mengklarifikasi bahwa laporan itu tidak benar," tulis Nadal, Mantan Petenis.
Sementara itu, Florentino Perez yang saat ini berusia 79 tahun telah menegaskan posisinya dalam konferensi pers pada 12 Mei lalu. Meski Real Madrid mengakhiri musim kompetisi tahun ini tanpa raihan trofi, pengusaha asal Spanyol itu memastikan tidak akan mengundurkan diri dari jabatan yang secara konstitusi dipegangnya hingga 2029.
Langkah Perez menyerukan pemilihan umum lebih awal diduga merupakan respons terhadap tekanan internal serta isu kesehatan yang menimpa dirinya. Perez tercatat telah memenangkan empat pemilihan terakhir di Real Madrid, termasuk pada tahun 2025, tanpa adanya kandidat pesaing yang muncul.
Editors Team


0
Like
0
Dislike
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow