Persib dan Borneo FC Rebutan Juara hingga Detik Terakhir, I.League Siapkan Trofi Replika - Semua Halaman - Bolasport
Persib dan Borneo FC Rebutan Juara hingga Detik Terakhir, I.League Siapkan Trofi Replika - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 13 Mei 2026 | 23:06 WIB
BOLASPORT.COM - Persaingan perebutan takhta juara Super League 2025/2026 antara Persib Bandung dan Borneo FC benar-benar mencapai titik didih hingga pekan terakhir. I.League selaku operator kompetisi pun mengaku menyiapkan trofi juara di stadion berbeda, sehingga salah satunya replika.
Langkah ini diambil karena pemenang gelar juara diprediksi baru akan diketahui pada menit-menit akhir laga penutup.
Kompetisi Super League 2025/2026 sudah memasuki pekan ke-32 dan masih berlangsung menarik.
Pasalnya, Persib saat ini masih memimpin puncak klasemen dengan mengemas 75 poin.
Maung Bandung memiliki poin yang sama dengan Borneo FC yang menempati posisi kedua klasemen Super League.
Baca Juga: Hasil Club Licensing I.League, PSBS Biak Jadi Satu-satunya Tim Super League yang Gagal Lolos
Namun, Persib memang unggul head to head, sehingga mereka ada di puncak klasemen.
Situasi ini membuat banyak pihak mempresiksi bahwa perebutan gelar juara ini bakal terlihat hingga detik terakhir.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengakui bahwa ini merupakan hal yang menarik, karena sampai akhir belum bisa diprediksi yang meraih gelar juara.
“Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di BRI Super League 2025/2026. Kompetitif sekali, dari tiga, sekarang, ya, kita lihat dua, bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi,” ujar Asep Saputra kepada awak media termasuk BolaSport.com, di Kantor I.League, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
“Pastikan kita sudah merilis jadwal di pekan 34, ada tujuh pertandingan bersamaan di tanggal 23, dan ada dua, pertandingan lebih awal, karena memang secara teknis hitung-hitungan memang tidak lagi menentukan baik itu di juara ataupun juga di posisi relegasi,” ucapnya.
Dengan penentuan juara ini hingga detik terakhir, tentu saja membuat I.League harus menyiapkan dua trofi.
Asep bahkan menyinggung soal situasi yang sama terjadi pada tahun 2018 lalu.
Kala itu, penentuan juara masih terjadi hingga pekan terakhir.
Saat itu, Persija Jakarta memang keluar sebagai juara seusai meraih kemenangan tipis 2-1 atas Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Oleh karena itu, kali ini pun akan disiapkan dua trofi di dua kota berbeda.
“Seperti apa kondisinya, ya tentu menjadi sebuah konsekuensi buat kita. Di mana pialanya, ya kita akan siapkan di dua tempat kalau sampai week 33 masih belum ketahuan,” kata Asep Saputra.
“Dan memang, ini juga bukan hal yang baru, ya, saya pikir juga, kan tahun 2018 pernah terjadi, sampai terakhir, LIB waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta.”
“Jadi, Premier League juga sama. Jadi, saya pikir inilah memang sisi lain menariknya, sebuah kompetisi yang kompetitif,” jelasnya.
Lebih lanjut, Asep mengatakan bahwa trofi juara yang akan diserahkan kepada juara Super League 2025/2026 tetap sama dengan musim sebelumnya.
Untuk itu, ia memastikan tak akan ada perbedaan di desain dari yang sebelumnya.
“Sementara masih sama, ya. Kita belum ada ini yang baru itu. Kalau ada yang baru dan lain-lain, kita akan rilis dari awal,” ungkap Asep Saputra.
“Kalaupun misalkan tiba-tiba berubah, ya itu bagian dari kejutan. Nah, kalau sama, ya itu status kuonya seperti itu.”
Dalam kesempatan ini, Asep pun menegaskan bahwa terkait wasit yang bakal memimpin pertandingan dua tim perebut gelar juara itu tetap keputusan dari Komite Wasite PSSI.
“Kita memang bekerja sama dengan PSSI dalam hal penugasan, travel arrangement,
soal fee-nya wasit, soal bagaimana kita juga mendukung kontribusi soal VAR,” tutur Asep Saputra.
“Tapi, soal penugasan, memang kita sama sekali hanya menerima surat penugasan yang dikeluarkan oleh Komite Wasit PSSI.”
“Dari dulu sampai sekarang pun sama. Jadi, I.League sama sekali tidak punya hak untuk melakukan penugasan atas wasit,” pungkasnya.