0
News
    Home Berita Featured FIFA Iran Kanada Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Pejabat Federasi Iran Dicegah Hadiri Pertemuan FIFA, Menlu Kanada: Tidak Sengaja - Kompas

    6 min read

     

    Pejabat Federasi Iran Dicegah Hadiri Pertemuan FIFA, Menlu Kanada: Tidak Sengaja


    KOMPAS.com - Kejadian tak mengenakkan dialami oleh seorang pejabat Federasi Sepak Bola Iran FFIRI yang dicekal masuk ke Kanada saat akan menghadiri pertemuan FIFA terkait Piala Dunia 2026.

    Pertemuan tersebut digelar enam minggu sebelum Piala Dunia 2026 akan dimulai di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

    Saat ini, Iran masih dijadwalkan untuk berpartisipasi, meskipun ada desakan terakhir dari salah satu sekutu Donald Trump untuk menggantikan mereka dengan Italia.

    Akan tetapi, belakangna terungkap bahwa para pejabat dari federasi sepak bola negara itu dilarang masuk ke Kanada menjelang pertemuan Piala Dunia.

    🔴 EKSKLUSIF Jersey Timnas Jadi Sorotan Netizen, Bos Kelme Buka Suara

    Baca juga: Gabriele Gravina Sebut Usulan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Memalukan

    Dalam pernyataan resmi, federasi sepak bola Iran mengklaim bahwa delegasi yang dikirim ke pertemuan tersebut ditolak di Bandara Toronto Pearson.

    Adapun delegasi tersebut, di antaranya adalah presiden federasi dan mantan anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mehdi Taj,.

    Dalam keterangannya, mereka menyatakan bahwa delegasi FFIRI menjadi sasaran "perilaku yang tidak dapat diterima dari petugas imigrasi".

    Menurut mereka, tindakan tersebut merupakan "penghinaan terhadap salah satu organ paling terhormat dari angkatan bersenjata bangsa Iran."

    Baca juga: FIFA Ubah Regulasi Akumulasi Kartu Kuning di Piala Dunia 2026

    Respons Menlu Kanada 'Tidak Sengaja'

    Beberapa saat setelah insiden itu terjadi, Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand mengatakan bahwa penolakan masuk terhadap pejabat Iran adalah "tidak disengaja".

    "Ini bukan informasi pribadi saya, tetapi yang saya pahami adalah ada pencabutan izin. Itu tidak disengaja, tetapi saya serahkan kepada menteri untuk memberikan penjelasan," kata Anand.

    Sementara itu, sekretaris pers Menteri Imigrasi Lena Diab, Taous Ait, menjelaskan bahwa anggota IRGC "tidak dapat diterima di Kanada dan tidak memiliki tempat di negara kita".

    Baca juga: Aturan Baru di Piala Dunia 2026: Tutup Mulut Saat Bertengkar dan Walk Out Bisa Kartu Merah

    IRGC telah terdaftar sebagai organisasi teroris di Kanada sejak tahun 2024.

    "Kami telah mengambil tindakan tegas untuk meminta pertanggungjawaban IRGC dan akan terus melakukannya, sambil melindungi keselamatan warga Kanada dan menjunjung tinggi integritas sistem imigrasi kami," kata Ait.

    Pelatih kepala timnas Italia, Gennaro Gattuso, memeluk penyerang Italia, Francesco Pio Esposito, dan, Niccolo Pisilli, setelah memenangkan pertandingan semifinal kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa antara Italia dan Irlandia Utara di stadion Gewiss di Bergamo, pada 26 Maret.

    Lihat Foto

    Desakan Iran Diganti Italia

    Konflik AS-Israel dengan Iran berbuntut panjang dan membuat peluang Iran tampil di Piala Dunia 2026 terancam batal.

    Baca juga: Presiden FA Norwegia Desak FIFA Hapus Hadiah Perdamaian untuk Donald Trump

    Utusan khusus AS Paolo Zampolli bahkan sempat mendesak Trump dan kepala FIFA Gianni Infantino untuk mengganti Iran dengan Italia.

    "Saya menegaskan bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia," kata Zampolli kepada Financial Times.

    Perlu diingat, Timnas Italia telah resmi tersingkir dari persaingan usai kalah dari Bosnia and Herzegovina di babak playoff.

    Baca juga: Kroasia Percaya Modric Pulih Tepat Waktu Untuk Piala Dunia 2026

    Kegagalan Azzurri menjadi aib bagi sepak bola di Italia sehingga kelolosan ke Piala Dunia 2026 disebut bisa menyelamatkan harga diri mereka.

    "Saya warga asli Italia dan akan menjadi mimpi untuk melihat Azzurri di turnamen yang diselenggarakan di AS. Dengan empat gelar, mereka memiliki rekam jejak yang cukup untuk membenarkan keikutsertaan mereka."

    Kendati begitu, laporan baru dari BBC mengatakan bahwa FIFA tidak berniat menggantikan Iran dengan Italia.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    [FULL] Sandy Walsh Bangga Ukir Sejarah Juara Liga Thailand, Ngaku Pantau Persib di ACL 2

    Komentar
    Additional JS