0
News
    Home Berita Featured Inter Milan Javier Zanetti Nico Paz Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Nico Paz Inter Milan: Javier Zanetti Ungkap Peluang Rekrut Sangat Kecil - Merdeka

    29 min read

     

    Nico Paz Inter Milan: Javier Zanetti Ungkap Peluang Rekrut Sangat Kecil

    Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti, menyatakan peluang Inter Milan merekrut Nico Paz sangat tipis. Real Madrid memiliki klausul pembelian kembali, membuat terwujudnya Nico Paz Inter Milan menipis meski sang gelandang tampil impresif.


    Real Madrid dikabarkan akan memulangkan gelandang muda berbakat Nico Paz pada musim panas 2026, memupuskan harapan fans untuk kepulangan lebih cepat. Bagaimana rencana jangka panjang ini? (AntaraNews)

    Wakil Presiden Inter MilanJavier Zanetti, baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai potensi transfer Nico Paz ke klubnya. Zanetti menilai bahwa peluang Inter Milan untuk merekrut gelandang muda berbakat tersebut sangatlah kecil. Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi pasar transfer yang menghubungkan nama Paz dengan beberapa klub top Eropa, termasuk Inter Milan.

    Situasi ini menjadi sorotan mengingat performa impresif Nico Paz bersama Como sepanjang musim ini. Pemain berusia 21 tahun asal Argentina tersebut berhasil menarik perhatian banyak pihak dengan kontribusinya yang signifikan. Namun, harapan Inter Milan untuk mendapatkan jasanya tampaknya akan terhalang oleh klausul khusus yang dimiliki oleh Real Madrid.

    Kabar mengenai ketertarikan Inter Milan terhadap Nico Paz telah beredar luas setelah penampilan gemilangnya. Zanetti, sebagai salah satu figur penting di manajemen Inter, memberikan kejelasan terkait posisi klub. Ia mengindikasikan bahwa kepulangan Paz ke Real Madrid pada musim panas mendatang adalah skenario yang paling mungkin terjadi.

    Pernyataan Javier Zanetti dan Kekaguman pada Nico Paz

    Javier Zanetti, legenda hidup sekaligus Wakil Presiden Inter Milan, tidak menyembunyikan kekagumannya terhadap Nico Paz. Dalam wawancaranya dengan Sport Mediaset, Zanetti secara terbuka memuji kualitas pemain muda tersebut. “Saya mengaguminya, dan ayahnya adalah teman baik saya,” ujar Zanetti, menunjukkan kedekatan personal dan pengakuan akan bakat Paz.

    Meskipun demikian, Zanetti juga realistis mengenai peluang Inter Milan dalam perburuan Nico Paz. Ia secara tegas menyatakan bahwa merekrut Paz akan menjadi tugas yang sangat sulit bagi Nerazzurri. Pernyataan ini mengisyaratkan adanya rintangan besar yang harus dihadapi Inter jika ingin mendatangkan sang gelandang.

    Zanetti menambahkan bahwa Nico Paz memiliki kualitas yang mumpuni untuk bermain di tim papan atas mana pun di Eropa. Namun, ia memperkirakan bahwa masa depan Paz kemungkinan besar akan kembali ke klub asalnya. “Pasti, dia akan kembali ke Real Madrid,” tegas Zanetti, memberikan gambaran jelas tentang arah karier Paz selanjutnya.

    Performa Impresif Nico Paz Bersama Como

    Ketertarikan Inter Milan terhadap Nico Paz bukanlah tanpa alasan. Gelandang asal Argentina berusia 21 tahun ini telah menunjukkan penampilan yang sangat mengesankan bersama Como di musim ini. Kontribusinya di lini tengah dan kemampuannya mencetak gol menjadi daya tarik utama bagi klub-klub besar.

    Sepanjang musim, Nico Paz tercatat tampil tajam dengan mencetak 13 gol dari 39 pertandingan di semua kompetisi. Statistik ini menunjukkan efektivitasnya sebagai seorang gelandang serang yang mampu memberikan dampak langsung pada hasil pertandingan. Angka tersebut juga menyoroti kematangan Paz dalam finishing di depan gawang lawan.

    Kontribusi Paz yang luar biasa turut membantu Como tampil mengejutkan di musim ini. Sebagai klub promosi, Como mampu bersaing di papan atas klasemen, bahkan menempati posisi keenam. Performa gemilang Paz menjadi salah satu faktor kunci di balik kesuksesan Como yang melampaui ekspektasi banyak pihak.

    Klausul Pembelian Kembali Real Madrid Jadi Penghalang

    Meskipun performa Nico Paz sangat menjanjikan dan menarik minat Inter Milan, peluang untuk merekrutnya dinilai sulit karena adanya klausul khusus. Real Madrid, klub pemilik asli Paz, memiliki klausul pembelian kembali dalam kesepakatan transfer sang pemain ke Como. Klausul ini memberikan Madrid hak untuk membawa kembali Paz dengan harga yang telah disepakati.

    Pada awal musim ini, Nico Paz direkrut Como dari Real Madrid dengan nilai transfer sekitar 6 juta euro. Namun, kesepakatan tersebut tidak sepenuhnya melepaskan kepemilikan Madrid atas sang pemain. Klausul pembelian kembali ini menjadi senjata ampuh bagi Los Blancos untuk mengamankan kembali aset berharganya jika ia berkembang pesat.

    Dengan adanya klausul tersebut, Real Madrid memiliki kontrol penuh atas masa depan Nico Paz. Jika Madrid memutuskan untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali, klub lain seperti Inter Milan tidak akan memiliki banyak pilihan. Hal ini menjadikan terwujudnya Nico Paz Inter Milan sangat kecil, sesuai dengan pernyataan Javier Zanetti.

    Sumber: AntaraNews

    Sorot
    {{caption}}
    {{caption}}
    {{caption}}
    {{caption}}
    {{caption}}
    {{caption}}
    Topik Terkait
    {{caption}}

    Cesc Fabregas Kasih Nasihat Nico Paz, Bintang Como yang Ingin Gabung Real Madrid

    Cesc Fabregas memberikan penjelasan mengenai keputusannya untuk tidak memasukkan nama Nico Paz saat Como meraih kemenangan atas Napoli dalam adu penalti.

    {{caption}}

    Real Madrid Keluarkan Ultimatum untuk Vinicius Junior Terkait Kontrak Baru

    Real Madrid akhirnya kehilangan kesabaran dalam proses negosiasi kontrak dengan Vinicius Junior.

    {{caption}}

    Real Madrid Berencana Pulangkan Nico Paz Musim Panas 2026, Siap Jadi Pilar Baru?

    Real Madrid dikabarkan akan memulangkan gelandang muda berbakat Nico Paz pada musim panas 2026, memupuskan harapan fans untuk kepulangan lebih cepat. Bagaimana rencana jangka panjang ini?

    {{caption}}

    Tak Menawar Lagi! Udinese Hentikan Pemburuan Jay Idzes, Ternyata ini Penyebabnya

    Udinese dikabarkan mundur dari perburuan Jay Idzes. Harga kapten Venezia dan Timnas Indonesia itu dianggap mahal.

    {{caption}}

    Transfer Mengejutkan: 3 Klub Serie A ini Berebut Tanda Tangan Jay Idzes

    Media Italia, Messaggero Veneto, mengabarkan bahwa Udinese menjadikan kapten Venezia dan pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes, sebagai kandidat utama.

    {{caption}}

    Chelsea Coba Gaet Kakak Pemain Timnas Indonesia Ini

    Tim yang berasal dari London Barat dilaporkan menunjukkan ketertarikan terhadap gelandang AC Milan, Tijjani Reijnders.

    {{caption}}

    Udinese Tertarik Rekrut Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes

    Klub Serie A Italia, Udinese, dilaporkan berminat untuk merekrut Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia, setelah penampilannya yang mengesankan bersama Venezia.

    {{caption}}

    Cristian Chivu Ciptakan Sejarah Baru di Inter Milan: Scudetto sebagai Pemain dan Pelatih Rasanya Sama

    Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, merasakan kebahagiaan yang mendalam. Selain berhasil membawa timnya meraih gelar juara Serie.

    {{caption}}

    Inter Milan Berpeluang Kunci Gelar Juara Liga Italia di Pekan ke-34

    Inter Milan di ambang sejarah! Nerazzurri berpeluang besar mengunci gelar juara Liga Italia pada pekan ke-34, akankah mereka berhasil mengukuhkan diri sebagai Inter Milan Juara Liga Italia?

    {{caption}}

    Cesc Fabregas: Como Belum Setara Inter Milan, tetapi Sudah Dekat Kok

    Como 1907 gagal mempertahankan keunggulan 2-0 dan akhirnya kalah 2-3 dari Inter Milan dalam leg kedua semifinal Coppa Italia 2026 yang berlangsung di San Siro.

    {{caption}}

    FOTO: Inter Milan Melaju ke Final Coppa Italia Setelah Taklukkan Como

    Inter Milan melaju ke final Coppa Italia 2025/2026 usai bangkit dari ketertinggalan dua gol dalam laga semifinal yang berlangsung dramatis.

    {{caption}}

    Inter Milan Puncak Klasemen Serie A, Hajar Cagliari 3-0 dan Unggul 12 Poin

    Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A setelah mengalahkan Cagliari 3-0, memperlebar jarak menjadi 12 poin dari pesaing terdekat.

    {{caption}}

    Inter Milan Kokoh Puncak Liga Italia Usai Hantam AS Roma 5-2

    Inter Milan semakin kokoh di puncak Liga Italia setelah meraih kemenangan telak 5-2 atas AS Roma. Kemenangan ini memperlebar jarak poin dan mengukuhkan dominasi Nerazzurri di puncak klasemen.

    {{caption}}

    Kemenangan Argentina atas Mauritania 2-1, Enzo Fernandez dan Nico Paz Jadi Penentu di FIFA Matchday

    Timnas Argentina berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Mauritania dalam laga FIFA Matchday, di mana gol dari Enzo Fernandez dan Nico Paz memastikan Kemenangan Argentina atas Mauritania.

    Komentar
    Additional JS