Madrid Didesak Lampiaskan Frustrasi dan Kemarahan di El Clasico - detik
Madrid Didesak Lampiaskan Frustrasi dan Kemarahan di El Clasico
Madrid -
Real Madrid mendekati El Clasico dengan situasi tak ideal. Madrid didesak melampiaskan rasa frustasi dan kemarahannya dengan tampil bagus melawan Barcelona.
Jelang El Clasico di Camp Nou pada Senin (11/5) dinihari WIB, Madrid justru kacau balau. Beberapa pemainnya malah saling berselisih termasuk perkelahian Aurelien Tchouameni dengan Federico Valverde.
Belakangan muncul pula rumor tidak mengenakkan lainnya, yang menyebut Arbeloa tidak dihormati oleh sejumlah pemain Madrid. Meskipun kemudian si entrenador menepisnya.
Tak bisa dipungkiri, drama internal Los Blancos itu mengikuti kegagalan klub berprestasi. Madrid di ambang nirgelar dalam dua musim beruntun. Setelah kandas di Copa del Rey (16 besar) dan Liga Champions (perempatfinal), Madrid akan tamat di LaLiga apabila gagal memenangi El Clasico.
Jelang duel Barcelona vs Real Madrid, Arbeloa meminta pasukannya untuk menyalurkan kemarahannya secara sehat. Yaitu dengan main bagus lalu mengalahkan Barcelona.
"Jelas bahwa rasa frustrasi dan kemarahan bisa menyebabkan situasi-situasi yang tidak kami inginkan, tapi kami harus menyalurkan rasa frustrasi dan kemarahan itu ke dalam permainan yang hebat pada pertandingan besok," ujar dia dikutip Belfast Telegraph.
"Di situlah kami perlu memusatkan energi kami," lanjut Alvaro Arbeloa.
"Saya bertanggung jawab atas semua hal yang terjadi di Real Madrid, dan jika Anda ingin menyalahkan seseorang, salahkan saya. Ini adalah situasi-situasi yang tidak mewakili Real Madrid karena tidak seharusnya terjadi," dia menambahkan.
(rin/raw)