0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Liga Malaysia Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Liga Malaysia Resmi Kirim Wakil di Piala Dunia 2026, Bek PSM Gagal Ikuti Jejak Mantan Bomber Persib Bandung - Semua Halaman - Bolasport

    7 min read

    Liga Malaysia Resmi Kirim Wakil di Piala Dunia 2026, Bek PSM Gagal Ikuti Jejak Mantan Bomber Persib Bandung - Semua Halaman - Bolasport


    BOLASPORT.COM - Dua tim debutan Piala Dunia 2026timnas Tanjung Verde dan Curacao, resmi mengumumkan skuad untuk turnamen akbar di Amerika Utara.

    Senin (18/5/2026), keduanya kompak merilis kontingen final berisi 26 pemain buat diterjunkan di Piala Dunia 2026.

    Komposisinya ditunggu-tunggu karena melahirkan potensi munculnya dua personel asal klub Asia Tenggara.

    Bukan Indonesia Super League, melainkan kejuaraan domestik negeri jiran, Malaysia Super League, yang terkonfirmasi mengirim pemain ke skuad Piala Dunia 2026.

    Dia adalah penyerang Terengganu FC, Gervane Kastaneer, yang masuk kontingen timnas Curacao.

    Sosok yang satu ini juga memiliki relasi kuat dengan sepak bola Indonesia. Ia pernah membela Persib Bandung (2025) dan Persis Solo (2025-2026) sebelum hijrah ke Malaysia.

    Kepindahannya pun belum lama terjadi. Baru pada 27 Januari lalu Persis melepasnya ke Terengganu secara gratisan.

    Empat bulan kemudian, Kastaneer berhasil mempertahankan tempatnya di skuad Curacao untuk diangkut pelatih Dick Advocaat ke Piala Dunia.

    Padahal, penampilan sang bomber bersama Terengganu sejatinya tidak gacor-gacor amat di Liga Malaysia.

    Transfermarkt mencatat koleksi gol Kastaneer baru satu butir dalam tujuh pertandingan musim 2025-2026.

    Baca Juga: Cerita Gervane Kastaneer Bawa Curacao Lolos Piala Dunia 2026, Bungkam Banyak Pihak yang Meragukan

    Performanya lebih baik saat memperkuat Persis Solo musim ini. Kastaneer memberikan empat gol dalam 13 partai Super League.

    Adapun untuk timnas Curacao, penyerang berusia 29 tahun ini mencetak sembilan gol dalam 20 penampilan. Perannya lebih krusial bagi The Blue Wave.

    Lima gol Kastaneer di Kualifikasi Piala Dunia 2026 membantu memuluskan langkah Curacao untuk lolos pertama kalinya ke turnamen terakbar sejagat.

    Sementara itu, satu peluang untuk Liga Indonesia mengirim wakilnya ke Piala Dunia kandas di timnas Tanjung Verde.

    Utusan debutan dari Afrika itu tidak menyertakan nama bek PSM Makassar, Yuran Fernandes, ke dalam skuad akhir Piala Dunia 2026.

    Bek PSM Makassar, Yuran Fernandes (kiri), tidak masuk skuad timnas Tanjung Verde ke Piala Dunia 2026.Bek PSM Makassar, Yuran Fernandes (kiri), tidak masuk skuad timnas Tanjung Verde ke Piala Dunia 2026. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    Pelatih Tanjung Verde, Bubista, menyusun tim dengan seratus persen pemain abroad alias tanpa personel dari klub lokal.

    Dalam periode 12 bulan terakhir, ada dua pemain abroad dari Asia Tenggara yang sempat memperkuat The Blue Sharks, julukan mereka.

    Selain Yuran, dia adalah Alvin Fortes, winger dari klub Malaysia, Selangor FC.

    Akan tetapi, ketiadaan mereka sebenarnya terbilang wajar. Yuran dan Fortes bukan termasuk pilihan utama di negaranya.

    Yuran baru mendapatkan kesempatan satu kali main untuk tim nasional, yakni saat menghadapi Malaysia pada laga uji coba, Mei 2025.

    Baca Juga: Skuad Korea Selatan di Piala Dunia 2026 - Pertama untuk Rekan Kevin Diks, Terakhir bagi Son Heung-min

    Pemain yang membela PSM sejak 2022 itu tidak ikut ambil bagian dalam perjuangan Tanjung Verde di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

    Pada turnamen akbar nanti, The Blue Sharks tergabung di Grup H bersama Arab Saudi, Uruguay, dan Spanyol.

    Adapun timnas Curacao bersaing dengan Ekuador, Jerman, dan Pantai Gading di Grup E.

    Skuad Tanjung Verde

    Kiper: Carlos dos Santos (San Diego), Marcio Rosa (Montana 1921), Vozinha (Chaves).

    Bek: Sidny ‌Cabral (Benfica), Diney Borges (Al Bataeh), Logan Costa (Villarreal), ⁠Roberto Lopes (Shamrock Rovers), Steven Moreira (Columbus Crew), Wagner Pina (Trabzonspor), Kelvin Pires (SJK Seinajoki), ⁠Stopira (Torreense).

    Gelandang: Telmo Arcanjo (Vitoria Guimaraes), Deroy Duarte (Ludogorets), Laros Duarte (Puskas Akademia), Joao Paulo Fernandes (Otelul Galati), Jamiro Monteiro (PEC Zwolle), Kevin ‌Pina (FK Krasnodar), Yannick ​Semedo (Farense).

    Penyerang: Gilson Benchimol (Akron Tolyatti), Jovane Cabral (Estrela da Amadora), Dailon Livramento (Casa ‌Pia), Ryan Mendes (Igdir), Nuno da Costa (Istanbul ​Basaksehir), Garry Rodrigues (Apollon Limassol), Willy Semedo (Omonia Nicosia), Helio Varela (Maccabi Tel Aviv).

    Skuad Curacao

    Kiper: Tyrick Bodak (SC Telstar), Trevor Doornbusch (VVV-Venlo), Eloy Room (Miami FC)

    Bek: Riechedly Bazoer (Konyaspor), Joshua Brenet (Kayserispor), Roshon Van Eijma (RKC Waalwijk), Sherel Floranus (PEC Zwolle), Deveron Fonville (NEC Nijmegen), Juriën Gaari (Abha Club), Armando Obispo (PSV Eindhoven), Shurandy Sambo (Sparta Rotterdam)

    Gelandang: Juninho Bacuna (FC Volendam), Leandro Bacuna (Igdır), Livano Comenencia (FC Zürich), Kevin Felida (FC Den Bosch), Ar’Jany Martha (Rotherham United), Tyrese Noslin (SC Telstar), Godfried Roemeratoe (RKC Waalwijk)

    Penyerang: Jeremy Antonisse (AE Kifisia), Tahith Chong (Sheffield United), Kenji Gorré (Maccabi Haifa), Sontje Hansen (Middlesbrough), Gervane Kastaneer (Terengganu FC), Brandley Kuwas (FC Volendam), Jurgen Locadia (Miami FC), Jearl Margaritha (SK Beveren)

    Komentar
    Additional JS