0
News
    Home Arsenal Atletico Madrid Berita Featured Liga Champions Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial VAR

    Kontroversi VAR! Kenapa Atletico Tak Dapat Penalti saat Griezmann Dijatuhkan Calafiori? - inews

    3 min read

     

    Kontroversi VAR! Kenapa Atletico Tak Dapat Penalti saat Griezmann Dijatuhkan Calafiori?


    LONDON, iNews.id - Arsenal lolos ke final Liga Champions usai menyingkirkan Atletico Madrid dalam laga penuh drama, termasuk keputusan kontroversial VAR yang jadi sorotan.

    Arsenal memastikan kemenangan 1-0 pada leg kedua berkat gol Bukayo Saka jelang akhir babak pertama. Hasil itu cukup untuk mengunci agregat 2-1 dan mengantar mereka ke partai puncak.

    Gol Saka lahir dari situasi cepat di kotak penalti. Dia bereaksi atas bola muntah hasil tepisan Jan Oblak terhadap tembakan Leandro Trossard, lalu menyambarnya dari jarak dekat hingga menggetarkan stadion.

    Setelah unggul, Arsenal langsung mengubah pendekatan. Mereka bermain lebih bertahan dan berusaha meredam tekanan Atletico Madrid yang terus menggempur sepanjang babak kedua.

    Tekanan itu nyaris berbuah hasil lewat momen krusial yang memicu kontroversi. Insiden terjadi saat Riccardo Calafiori melakukan tekel terhadap Antoine Griezmann di dalam kotak penalti.

    VAR Ubah Segalanya

    Kontak antara Calafiori dan Griezmann terlihat jelas dan berpotensi menghasilkan penalti. Situasi ini sempat membuat stadion terdiam saat para pemain Atletico melakukan protes keras.

    VAR kemudian melakukan peninjauan. Namun keputusan akhir justru tidak menguntungkan Atletico Madrid.

    Sebelum insiden tekel tersebut, bek Arsenal Gabriel Magalhaes terjatuh setelah duel udara dengan Marc Pubill. Kontak yang terjadi dinilai menjadi pelanggaran lebih dulu.

    Mantan wasit Liga Champions, Mark Clattenburg, menjelaskan keputusan tersebut dari sudut pandang aturan pertandingan.

    "Saya pikir VAR melihat pelanggaran Calafiori terhadap Griezmann," kata Clattenburg dikutip dari Give Me Sport.

    "Dia percaya itu penalti, dan tayangan ulang menunjukkan memang demikian, tetapi ada pelanggaran sebelumnya terhadap Gabriel. Jadi mereka harus memeriksa pelanggaran itu terlebih dahulu, dan dia setuju dengan analisis wasit tentang adanya pelanggaran. Oleh karena itu, pelanggaran tersebut lebih diutamakan daripada penalti," ujarnya.

    Ini menjadi kali kedua Atletico Madrid merasa dirugikan dalam laga tersebut. Sebelumnya, duel antara Gabriel dan Giuliano Simeone di kotak penalti juga sempat diperiksa, namun tidak berujung penalti.

    Arsenal sendiri sempat merasa dirugikan di babak pertama saat Antoine Griezmann terlihat mendorong Leandro Trossard. Namun, insiden itu juga tidak menghasilkan keputusan penalti.

    Dalam laga dengan tensi tinggi seperti ini, keputusan kecil bisa mengubah segalanya. Kali ini, keberuntungan berpihak pada Arsenal.

    Kemenangan ini memastikan Arsenal melangkah ke final Liga Champions. Sementara itu, kubu Atletico Madrid dipastikan menyisakan kekecewaan besar atas hasil dan keputusan yang terjadi di lapangan.

    Copyright ©2024 iNews.id. All Rights Reserved

    Komentar
    Additional JS