0
News
    Home Bayern Muenchen Berita Featured Joao Neves Liga Champions PSG Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Kontroversi Handball Joao Neves di Bayern vs PSG, Ini Alasan Wasit Tak Beri Penalti / Kompas

    5 min read

     

    Kontroversi Handball Joao Neves di Bayern vs PSG, Ini Alasan Wasit Tak Beri Penalti


    KOMPAS.com – Kontroversi mewarnai laga semifinal Liga Champions antara Bayern Muenchen dan Paris Saint-Germain di Allianz Arena ketika wasit menolak memberikan penalti atas dugaan handball Joao Neves.

    Laga leg kedua semifinal Liga Champions 2025-2026 Bayern Muenchen vs PSG berlangsung di Allianz Arena pada Kamis (7/5/2026) dini hari WIB.

    Insiden terjadi sekitar menit ke-31 saat gelandang PSG, Vitinha, menyapu bola keluar dari area penalti.

    Baca juga: Penjelasan PLN di Sidang MK Mengapa Token Listrik Tak Hangus Seperti Kuota Internet

    Bola hasil tendangan itu kemudian mengenai tangan kiri Joao Neves yang dalam posisi terangkat.

    Sejarah! Pesawat N219 PTDI Dipesan Swasta Seharga Ratusan Miliar Rupiah, Ini Kehebatannya

    Pemain Bayern langsung mengerubungi wasit asal Portugal, Joao Pinheiro, sambil meminta penalti. Namun, pertandingan tetap dilanjutkan tanpa intervensi VAR.

    Aturan IFAB Jadi Dasar Keputusan

    Keputusan wasit tersebut mengacu pada regulasi terbaru dari International Football Association Board (IFAB) mengenai handball.

    Baca juga: Lubang Jalan di Jakarta dan Tambal Darurat: Kenapa Tak Bisa Sekali Beres?

    Dalam aturan IFAB, situasi “teammate to teammate” atau bola yang mengenai tangan rekan setim setelah tembakan atau sundulan sendiri tidak otomatis dianggap pelanggaran handball.

    Karena bola berasal dari clearance Vitinha, lalu langsung mengenai Joao Neves dalam jarak dekat, maka wasit menilai tidak ada pelanggaran yang layak dihukum penalti.

    Aturan itu juga menyebut handball baru dihukum apabila bola langsung masuk ke gawang lawan atau menghasilkan gol segera setelah insiden.

    Baca juga: Segini Biaya Penggantian Baterai Innova Zenix Hybrid

    Faktor Jarak dan Arah Bola

    Selain asal bola dari rekan setim, faktor jarak juga menjadi pertimbangan penting.

    Vitinha melakukan sapuan keras dari dalam kotak penalti PSG dan bola mengenai Joao Neves dalam situasi reaksi cepat.

    Meski posisi tangan Neves terlihat cukup tinggi, wasit menilai tidak ada unsur sengaja memperbesar area tubuh untuk menghalangi lawan.

    Baca juga: Dirjen Dukcapil: Fotokopi e-KTP Melanggar Perlindungan Data Pribadi

    Situasi tersebut berbeda jika bola berasal dari pemain Bayern. Dalam kondisi serupa, keputusan penalti kemungkinan besar akan diberikan.

    Bayern Sempat Murka

    Keputusan itu memicu reaksi keras dari kubu Bayern karena sejumlah handball serupa sebelumnya kerap dihukum penalti di Liga Champions musim ini.

    Sorakan suporter di Allianz Arena juga menggema ketika tayangan ulang memperlihatkan bola jelas mengenai tangan Joao Neves.

    Namun, VAR tidak meminta wasit meninjau monitor karena tim ofisial pertandingan menilai keputusan di lapangan sudah sesuai interpretasi aturan IFAB yang berlaku saat ini.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Masih Terima Gaji, Anggota TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Hanya Dipotong Tukin

    Komentar
    Additional JS