0
Terkini
    Home Berita Featured Futsal Hector Souto Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Futsal Indonesia Timnas Indonesia

    Ketum Futsal Indonesia Setuju dengan Kata-kata 'Pedas' Hector Souto - detk

    3 min read

     

    Ketum Futsal Indonesia Setuju dengan Kata-kata 'Pedas' Hector Souto

    Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

    Jakarta -

    Hector Souto yang menyebut perkembangan futsal di Indonesia belum maksimal di seluruh level. Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Sianipar setuju.

    Diberitakan sebelumnya, pelatih Hector Souto bangga dengan pencapaian Timnas futsal Indonesia yang akhirnya membawa Garuda kembali mencetak sejarah. Garuda naik 10 tingkat di ranking futsal FIFA, kini duduk di peringkat ke-14 dunia.

    Tapi pelatih asal Spanyol itu juga tak ingin pemain dan pengurus lekas puas. Justru pencapaian ini harusnya menjadi pelecut pembenahan futsal secara keseluruhan.

    Termasuk perkembangan futsal Indonesia yang belum maksimal di seluruh level, dan memperluas kesempatan pemain muda untuk tampil.

    "Saya sangat setuju dengan pendapat yang dikatakan Pelatih Hector di Instagram. Bahwa pencapaian ini bahkan di tengah kondisi kita yang belum ideal," kata Michael Sianipar kepada detikSport, Sabtu (9/5/2026).

    "Kalau bicara fasilitas lapangan futsal di seluruh Indonesia masih banyak hal yang belum memenuhi standar. Kemudian kebutuhan pelatih-pelatih kita yang memiliki sertifikasi dan kualifikasi masih belum mencukupi."

    "Artinya di tengah kondisi yang belum ideal saja kita sudah mencapai peringkat ke-14 di dunia. Apalagi kalau hal-hal ini bisa kita benahi. Jika bisa diperbaiki, saya bahkan optimis kita bisa mencapai peringkat ke-10 dunia, dan pastinya masuk piala dunia," lanjutnya.

    Untuk itu, Michael mewanti-wanti seluruh pihak agar tidak cepat berpuas diri, meskipun pencapaian ini sejatinya sudah luar biasa.

    "Tapi kita juga harus menyadari bahwa kita bisa berbuat lebih lagi. Lebih dari ini. Selama kita sama-sama mau berbenah," tegasnya.

    Futsal Indonesia Masih Jomplang

    Sehubungan itu, Michael Sianipar mengakui jika kualitas futsal Indonesia masih jomplang. Salah satunya, keberadaan kompetisi atau liga futsal.

    "Ya Ini adalah bagian dari proses. Proses yang kita lakukan bersama Pelatih Hector sebagai direktur teknis kami. Jadi, apa yang dikatakan Pelatih Hector sebenarnya adalah kritik diri. Karena Pelatih Hector juga bagian dari federasi. Pelatih Kepala juga menangkap Dirtek," ujarnya.

    "Jadi, itu hasil pengamatan beliau setelah berkeliling sampai ke Papua. Kemarin seluruh tim kepelatihan dari tim DirTek sampai ujung Sumatra, ujung Papua, memang kenyataannya futsal Indonesia masih jomplang. Masih banyak ruang-ruang kosong, yang sebenarnya kami coba isi. Satu per satu," paparnya.

    Dia pun mencontohkan liga level dua yang baru diadakan pada musim ini, dari sebelumnya tidak ada. Tapi dari ketiadaan liga tersebut, Indonesia mampu menembus peringkat ke-14 dunia.

    "Itu hal yang luar biasa. Namun bayangkan jika PFL-2 (Pro Futsal League) kita sudah stabil. Kemudian, bahkan di bawah itu, ada juga yang sedang kita rencanakan, yaitu Piala AFF U20," dia mengungkapkan.

    "Nantinya, akan ada U18, U16, berjenjang. Dari tingkat regional hingga nasional. Ini adalah PR yang mungkin masih membutuhkan waktu, tetapi dalam 2-5 tahun ke depan, baru bisa mewujudkannya semua. Jika kita serius, kita bisa naik kelas," tegas Michael.

    (mcy/aff)

    Komentar
    Opsi Arena lain
    powered by Surfing Waves
    Additional JS