Kerja Sama Malut United dengan Benfica untuk Akademi Merah Putih, Kesempatan Pelatih Indonesia untuk Belajar - Semua Halaman - Bolasport
Kerja Sama Malut United dengan Benfica untuk Akademi Merah Putih, Kesempatan Pelatih Indonesia untuk Belajar - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 17 Mei 2026 | 16:40 WIB
BOLASPORT.COM - Kerja sama Malut United dengan Benfica untuk mengelola Akademi Merah Putih disambut hangat oleh salah satu pelatih terkemuka di Tanah Air, Rahmad Darmawan.
Peresmian kerja sama Malut United dan Benfica untuk proyek pembinaan pemain usia dini dalam wujud Akademi Merah Putih berlangsung pada Sabtu (16/5/2026) di Ternate.
Turut hadir dalam acara itu sejumlah sosok mantan pemain dan pelatih seperti Rochi Putiray, Jessie Mustamu, dan Rahmad Dharmawan.
Rahmad atau yang akrab disapa Coach RD ikut memberikan pandangannya soal kerja sama Malut dengan Benfica ini.
Dalam wawancara dengan Bolasport.com, pelatih Persipura Jayapura ini tegas menyatakan ketertarikannya untuk terlibat langsung dalam Akademi Merah Putih jika ada peluang.
Menurutnya, ini adalah kesempatan bagi pelatih Indonesia untuk belajar dari klub elite Eropa yang memiliki salah satu akademi terbaik di dunia.
"Ya, pasti ada rasa ketertarikan setelah tahu ada program seperti ini," kata juru taktik yang pernah menjuarai Liga Indonesia bersama Persipura dan Sriwijaya FC ini.
"Kami ingin banyak bertanya juga kepada para instruktur dari Benfica yang sangat bagus dalam pembinaan usia dini."
Baca Juga: Kontrak 5 Tahun, Malut United Resmikan Kerja Sama dengan Benfica untuk Akademi Merah Putih
"Yang satu tahu, Benfica itu memiliki sistem artificial intelligence dan simulator 360S."
"Sistem itu membantu pemain dalam pengembangan kemampuan kognitif, persepsi, dan pengambilan keputusan yang lebih kaget."
"Makanya saya kaget mendengar ada kerja sama antara Benfica dengan Malut United."
"Kita tahu Benfica telah melahirkan begitu banyak bintang dunia."
"Dulu kita ingat ada Rui Costa. Sekarang ada pemain-pemain inti Manchester City yang merupakan produk Benfica."
"Pastinya saya ingin tahu bagaimana Benfica bisa secara kontinu menghasilkan pemain-pemain seperti itu."
"Saya juga sudah sempat berbicara dengan perwakilan Benfica yang datang ke sini."
"Mereka tertarik sekali pada Indonesia karena penduduknya sampai lebih dari 200 juta orang tetapi belum ada pemain yang benar-benar telah mencapai puncak kariernya."
"Ketika ada tawaran kerja sama dari Malut, mereka pun sangat tertarik untuk menerimanya."
"Benfica sudah membuat akademi seperti di Malut ini di Mesir, Burkina Faso, dan Pantai Gading, tetapi mungkin untuk usia pemain yang berbeda."
Akademi Merah Putih hasil kerja sama Malut United dan Benfica sendiri bakal diperuntukkan bagi anak-anak usia 7-9 tahun.
Para pelatih dari Benfica akan ikut meyeleksi anak-anak tersebut dan mendampingi mereka dengan tinggal di Ternate selama menjalani pendidikan di Training Camp Malut United.