Info Rute Konvoi Persib Jika Juara Super League 2026 - Tirto
Info Rute Konvoi Persib Jika Juara Super League 2026
tirto.id - Rute konvoi Persib juara Super League 2026 apakah akan berlangsung pada Sabtu (23/5/2026) dan Minggu (24/5)? Jika Maung Bandung jadi kampiun usai laga vs Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5), apakah akan ada pawai iring-iringan sebelum konvoi utama keesokan harinya?
Pertandingan terakhir Persib di Super League 2025/26 kontra Persijap akan jadi kunci apakah Maung Bandung bisa hattrick juara alias kampiun 3 musim berturut-turut atau tidak. Persib tinggal butuh hasil imbang dengan Persijap untuk mewujudkan mimpi tersebut. Karena laga digelar di GBLA, peluang juara cukup besar.
Selaras dengan hal itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan dalam sebuah pernyataan bahwa konvoi Persib juara Super League 2026 direncanakan akan digelar sehari selepas pertandingan pamungkas menjamu Persijap. Adapun persiapan yang dilakukan sejak dini itu ditujukan karena peluang Persib mengangkat trofi kembali terbilang sangat besar.
Syarat Persib Juara Super League 2026, Butuh Seri atau Menang?
Persib saat ini tengah di ambang meraih gelar juara Super League musim 2025/2026. Pasalnya, jelang pertandingan pekan ke-34, skuad Maung Bandung masih kokoh bertengger di puncak klasemen dengan torehan 78 poin, atau selisih dua poin dari pesaing terdekatnya, Borneo FC yang mengoleksi 76 poin.
Peluang Persib Bandung juara kembali untuk tiga musim berturut-turut terbilang cukup besar. Namun, skuad Pangeran Biru tetap berpotensi terpeleset di laga terakhir, dan disalip Borneo FC.
Jika di pertandingan pemungkas vs Persijap nanti Persib menelan kekalahan, angka Maung Bandung akan terhenti di 78 poin. Sebaliknya, jika Borneo mampu mengamankan tiga poin penuh, Pesut Etam bakal punya 79 angka. Artinya tim yang berhak mengangkat trofi juara adalah Pesut Etam dengan keunggulan satu poin dari Maung Bandung.
Persib sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang saja saat menjamu Persijap Sabtu (23/5) nanti. Tambahan satu poin saja sudah lebih dari cukup untuk skuad asuhan Bojan Hodak tersebut mengangkat trofi kembali, meskipun di pertandingan penentu lainnya Borneo meraih kemenangan telak.
Jika Persib ditahan imbang Persijap, sedangkan Borneo mampu menundukkan Malut United, maka perolehan poinnya akan menjadi sama 79 poin. Hanya saja, Maung Bandung tetap menjadi juara (peringkat 1) klasemen Super League musim 2025/2026. Maung Bandung unggul head to head dari Borneo FC.
Rute Konvoi Persib Juara Super League 2026 Mulai Jam Berapa?
Jika Persib juara Super League musim 2025/2026, akan ada konvoi besar-besaran menyambut kesuksesan Maung Bandung. Konvoi tersebut direncanakan digelar pada Minggu, 24 Mei 2026 di Kota Bandung.
Berbeda dari sebelumnya, rute konvoi Persib juara Super League 2026 mengalami perubahan karena halaman depan Gedung Sate masih dalam tahap perbaikan. Artinya, Gedung Sate tak akan menjadi rute akhir dari pawai Persib juara.
Menurut Wagub Jawa Barat, Erwan Setiawan, konvoi tersebut akan dimulai dari Parkiran Barat Gedung Sate, kemudian dilanjut melintasi sejumlah jalan utama Kota Bandung, yakni Jalan Banda, Jalan Riau, Jalan Merdeka, Perintis Kemerdekaan, Lembong, Veteran, Simpang Lima, hingga Asia Afrika.
Erwan menyebutkan juga bahwa konvoi Persib juara ini diperkirakan akan dimulai pada Minggu (24/5) pukul 07.00 WIB, dengan perkiraan 3-4 jam waktu tempuh untuk kegiatan pawai tersebut.
Tak hanya sebatas konvoi euforia merayakan juara untuk ketiga kalinya, kegiatan tersebut juga akan melewati tiga titik penting yang menjadi simbol sekaligus memiliki nilai sejarah yang kuat bagi Kota Bandung.
Berdasarkan unggahan Dispora Kota Bandung, para pemain Persib akan naik ke jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Jalan Asia Afrika untuk melakukan prosesi angkat piala.
Dispora Kota Bandung juga menunjukkan bahwa rute konvoi Persib juara Super League 2026 dimulai dari Gedung Sate, menuju Jl. Banda, Jl. Riau, Jl. Merdeka (melewati Balai Kota Bandung), Jl. Lembong, Jl. Veteran, Simpang Lima Asia-Afrika, Jalan Veteran, Jalan Lembong, dan finis di Pendopo Kota Bandung.
Lantas, bagaimana dengan konvoi yang mungkin terjadi usai laga Persib vs Persijap yang bergulir pada Sabtu (23/5) sore hari? Laga yang kick-off pukul 15.30 WIB itu akan berakhir pada sekitar pukul 17.00 WIB.
Terkait hal ini, TMC Polrestabes Bandung melalui akun Instagram mereka menyebutkan, jika Persib menang, euforia diprediksi akan memadati sejumlah titik di kota Bandung. Euforia masyarakat ini diperkirakan akan mulai 'naik' sejak pukul 18.00 WIB.
Ada beberapa titik pusat euforia berdasarkan prediksi TMC Polrestabes Bandung, yang meliputi lokasi berikut.
- Graha Persib
- Jl. Sulanjana
- Jl. Asia Afrika
- Simpang Dago Cikapayang
- Taman Radio
- Fly Over Mochtar Kusumaatmadja
- Jl. Dipatiukur Bawah
Terkait euforia tersebut, masyarakat dan pengendara diimbau untuk menghindari jalur tersebut apabila tidak berkepentinga, tetap tertib dan utamakan keselamatan, tidak melakukan konvoi berlebihan yang dapat mengganggu pengguna jalan lain, dan patuhi arahan petugas di lapangan.
Berikut lokasi euforia bobotoh yang mungkin terjadi pada Sabtu (23/5) dan konvoi Persib pada Minggu (24/5).
| Waktu & Agenda | Status Kegiatan | Titik Awal / Rute / Lokasi yang Dilewati | Titik Akhir / Pusat Massa |
| Sabtu, 23 Mei 2026
| Euforia Bobotoh
| Titik kumpul menyebar di berbagai wilayah Kota Bandung. | * Graha Persib (Jl. Sulanjana) * Jl. Asia Afrika * Simpang Dago Cikapayang * Taman Radio * Flyover Mochtar Kusumaatmadja * Jl. Dipatiukur Bawah |
| Minggu, 24 Mei 2026
| Konvoi Utama & Pawai Juara Resmi | Parkiran Barat Gedung Sate ---> Jl. Banda ---> Jl. Riau ---> Jl. Merdeka (Balai Kota) ---> Jl. Perintis Kemerdekaan ---> Jl. Lembong ---> Jl. Veteran ---> Simpang Lima Asia-Afrika ---> Jl. Veteran ---> Jl. Lembong --> Pendopo Kota Bandung | Depan Gedung Merdeka (Kawasan Asia-Afrika) |
Jika ingin mendapatkan rekomendasi artikel terbaru dari Tirto.id seputar nobar sepak bola, manga, anime, drakor, drama China, atau Kpop, klik tautan ini.
tirto.id - Sepakbola
Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Fitra Firdaus