0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured ILeague Liga Indonesia Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    I.League Hapus Regulasi Wajib Mainkan Pemain U-23 di Starting Line-up Super League Musim 2026-2027 - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    I.League Hapus Regulasi Wajib Mainkan Pemain U-23 di Starting Line-up Super League Musim 2026-2027 - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • SUPER LEAGUE
  • Selasa, 19 Mei 2026 | 19:13 WIB

    Direktur Kompetisi I. League, Asep Saputra, mengatakan bahwa untuk regulasi pemain U-23 dihapuskan buat Super League musim depan. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Direktur Kompetisi I.LeagueAsep Saputra, mengaku bahwa pihaknya bakal menghapus regulasi yang mewajibkan klub Super League memainkan pemain U-23 sebagai strater dengan minimal 45 menit buat musim depan.

    Isu penghapusan regulasi untuk pemain U-23 di Super League ini sebenarnya sudah santer jadi perbincangan sejak lama.

    Untuk itu, jelang berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026 ini, pertanyaan soal regulasi memainkan pemain muda sebagai starter ini bakal digunakan atau tidak.

    I.League sebagai operator kompetisi pun mengungkapkan terkait aturan wajib memainkan pemain U-23 di starter XI untuk Super League 2026/2027 dihapuskan.

    Baca Juga: Gandeng Persija, I.League Tutup Goes to Campus di Universitas Negeri Jakarta

    Menurutnya, I.League sudah menyampaikan kepada PSSI terkait regulasi untuk musim depan.

    "Sudah disampaikan kan, saya pikir hal yang sudah kita share bersama PSSI bulan lalu, regulasi untuk musim yang akan datang tidak ada perubahan," ujar Asep Saputra kepada awak media termasuk BolaSport.com.

    Asep Saputra mengaku bahwa perubahan regulasi tak terlalu signifikan.

    Akan tetapi, ia memastikan bahwa untuk kewajiban memainkan pemain U-23 di Super League musim depan dihapuskan.

    Ini karena sebelumnya dalam beberapa musim terakhir, klub memiliki kewajiban untuk menurunkan pemain U-23 dengan duerasi tampil paling sedikit selama 45 menit.

    Namun, dalam regulasi terbaru musim depan dipastikan tak akan ada lagi kewajiban buat klub.

    "Hanya ada perubahan di regulasi U-23 yang tidak ada lagi kewajiban dalam starting line up di 45 menit," kata Asep Saputra.

    Asep Saputra mengatakan bahwa untuk pembentukan regulasi ini, I.League mendengar dan juga berdiskusi hingga akhirnya mengambil keputusan ini.

    Oleh karena itu, alesan dari penghapusan regulasi pemain U-23 buat musim depan ini karena memang demi kepentingan bersama.

    "Dalam membuat regulasi ada fase hiring mendengar, ada fase kita berdiskusi sesuai dengan yang punya kompetensi juga punya kepentingan di sana," jelas Asep.

    "Jadi sebetulnya proses ya sekali lagi dan itu kemarin sudah kita presentasikan di depan eksekutif komite."

    Namun, ia menegaskan bahwa untuk detail resminya tetap akan dibahas di Racangan Undang-undang atau RUU yang berkaitan dengan rancangan regulasi untuk kompetisi Super League.

    Untuk itu, untuk pembahasan regulasi nantinya akan ada yang dibahas dari penghapusan regulasi pemain U-23 hingga soal kuota pemain asing.

    Baca Juga: Usai 7 Tahun Vakum Piala Indonesia Segera Kembali, I.League Siapkan Sinkronisasi dengan Kompetisi AFC dan ASEAN

    "Tetapi sekali lagi kan itu adalah apa yang sudah kita bicarakan. Seperti apa detail resminya, itu kan RUU bahasanya," ungkap Asep Saputra.

    "Kalau undang-undang regulasinya kalau sudah keluar tentu teman-teman bisa melihat sendiri," tuturnya.

    I.League tak hanya membahas soal penghapusan regulasi pemain U-23 saja, tetapi juga ada pembahasan terkait memainkan pemain asing.

    Untuk regulasi pemain asing dikabarkan tak akan ada perubahan dari musim sebelumnya.

    Regulasi pemain asing untuk musim depan dipastikan akan tetap sama seperti musim ini dengan maksimal klub mendaftarkan 11 pemain asing dengan bebas tanpa batas negara atau konfederasi.

    Namun, dari kuota yang didaftarkan tersebut, hanya 9 pemain yang dapat masuk ke dalam daftar susunan pemain (DSP) dan maksimal 7 pemain asing yang diizinkan bermain secara bersamaan di atas lapangan.

    Komentar
    Additional JS