I.League Bantah Bingung Susun Kalender Kompetisi Musim Depan - Babel Insight
I.League Bantah Bingung Susun Kalender Kompetisi Musim Depan
Smallest Font
Largest Font
Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I.League, membantah narasi yang menyebutkan pihak mereka mengalami kebingungan dalam menyusun kalender kompetisi baru untuk musim depan. Kabar tersebut muncul seiring dengan adanya rencana untuk menghidupkan kembali turnamen Piala Indonesia pada musim 2026/2027.
Dilansir dari Suara, penegasan mengenai kesiapan jadwal ini disampaikan langsung oleh Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra. Langkah menghidupkan kembali Piala Indonesia sendiri memiliki tujuan utama untuk menambah menit bermain bagi para pesepak bola lokal.
Belakangan ini berkembang opini publik yang menilai operator liga kesulitan mencari ruang kosong di tengah padatnya agenda domestik serta internasional. Namun, pihak manajemen memastikan seluruh perencanaan jadwal kompetisi sebenarnya sudah dipersiapkan sejak awal.
"Nah ini saya sekali lagi ya. Saya melihat ada narasi begini, seolah-olah I.League kebingungan menaruh kompetisi. Kita tidak pernah berstatement bahwa I.League kebingungan mencari tempat," ujar Asep Saputra, Direktur Kompetisi I.League.
Asep kemudian menjelaskan situasi internal mengenai penyusunan agenda tersebut. Menurut penjelasannya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir justru menginstruksikan operator kompetisi untuk memikirkan formula penambahan jumlah pertandingan bagi klub-klub lokal.
"Justru kita sudah menyiapkan sekali lagi, Pak Ketua PSSI sudah menyampaikan bahwa I.League diminta untuk bisa memberikan solusi atas bagaimana kita menambah jumlah bermain," jelas Asep Saputra, Direktur Kompetisi I.League.
Kebijakan penambahan laga ini dinilai penting demi mendongkrak kualitas kompetisi nasional. Selain itu, turnamen tambahan diharapkan menjadi wadah bagi pemain muda untuk mendapatkan jam terbang yang cukup, terutama setelah adanya peningkatan kuota pemain asing di Super League.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa turnamen Piala Indonesia terakhir kali diselenggarakan pada musim 2018/2019 silam. Pada edisi pamungkas tersebut, PSM Makassar keluar sebagai juara setelah menumbangkan Persija Jakarta di babak final.
Meski format dan jadwal resmi belum dipublikasikan ke publik, manajemen menegaskan rancangan kalender kompetisi musim depan sejatinya sudah matang. Pihak operator saat ini sedang mematangkan detail regulasi sebelum dilempar ke masyarakat.
"Kalendernya kami sudah punya, planning-nya sudah ada. Tapi detailnya seperti apa saya belum sampaikan," ucap Asep Saputra, Direktur Kompetisi I.League.
Penyusunan jadwal ini diklaim mengedepankan aspek ketelitian agar tidak berbenturan dengan agenda luar negeri. Manajemen berkomitmen melakukan sinkronisasi menyeluruh antara kompetisi domestik dengan jadwal turnamen regional.
"Pada waktunya kami akan satukan karena kami butuh sesuatu yang memang betul-betul terukur. Bukan kami kebingungan, justru kami ingin memastikan sinkronisasi semua."
"Super League-nya, Championship-nya. Kalau pun ada turnamen yang memang kami akan launching kemudian hari, termasuk sinkronisasi dengan AFC dan juga ASEAN, sekali lagi itu memang membutuhkan satu persiapan yang harus betul-betul terukur dan pada waktunya kami akan umumkan," tutur Asep Saputra, Direktur Kompetisi I.League.
Proses sinkronisasi jadwal turnamen domestik dan internasional tersebut dijanjikan akan segera diumumkan secara resmi dalam waktu dekat. Masyarakat dan pencinta sepak bola nasional diminta untuk bersabar menunggu rilis kalender resmi dari I.League.
Editors Team


0
Like
0
Dislike
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow