0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Liga Indonesia Malut United PSIM Yogyakarta Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    Hasil Super League - PSIM Akhiri Paceklik 8 Laga Tanpa Kemenangan dengan Gasak 10 Pemain Malut United - Semua Halaman - Bolasport

    9 min read

     

    Hasil Super League - PSIM Akhiri Paceklik 8 Laga Tanpa Kemenangan dengan Gasak 10 Pemain Malut United - Semua Halaman - Bolasport.com


    BOLASPORT.COM - PSIM Yogyakarta sukses meraih kemenangan 2-0 atas Malut United dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026). Ini jadi hal bagus setelah Laskar Mataram tanpa kemenangan dalam delapan laga terakhir.

    PSIM Yogyakarta berhasil menang lewat gol yang dicetak melalui tendangan penalti Ze Valente pada menit ke-45+13 dan Andi Irfan 90+6.

    Hasil ini membuat PSIM menempati posisi ke-11 klasemen dengan mengemas 42 poin.

    Jalannya pertandingan

    Malut United datang sebagai tim tamu tak membuat mereka tampil santai, justru mereka bertekad untuk bisa mencetak gol lebih cepat.

    Pada menit ke-2 pun Malut United langsung mendapat peluang emas melalui tendangan keras Yakob Sayuri setelah David Da Silva hingga Ciro Alves melakukan kerjasama yang apik.

    Untuk itu, mereka memberikan ancaman ke gawang PSIM Yogyakarta, tetapi hingga memasuki menit ke-8 belum juga ada kejutan.

    Bahkan saat PSIM Yogyakarta menguasai permainan dan mencoba memberi ancaman dari Ezequiel Vidal selalu mampu dimentahkan oleh pemain Malut United.

    Oleh karena itu, hingga memasuki menit ke-10 pun kedua tim masih kesulitan untuk bisa mencetak gol.

    PSIM Yogyakarta sebenarnya mencoba untuk membongkar pertahanan Malut United, tetapi mereka cukup kesulitan untuk bisa membobol gawang tim tamu.

    Dari Ze Valente hingga Vidal mencoba melakukan cara agar bisa membawa bola hingga kotak penalti, tetapi itu tak dibiarkan para pemain Malut United.

    Ini karena Malut United tampil cukup bagus dalam bertahan dan sangat solid, sehingga PSIM kesulitan membongkar pertahanan mereka.

    Pasalnya, saat Malut United tampil bertahan, setidaknya ada lima pemain langsung membantu kiper Angga Saputro, sehingga belum juga ada gol hingga menit ke-15.

    Baca Juga: 2 Kemenangan Telak Sumber Kepercayaan Diri, Malut United Optimistis Raih 3 Poin Lawan PSIM

    Memasuki menit ke-20, PSIM mencoba berbagai cara untuk bisa menggentarkan gawang Malut United.

    Bahkan Cofre Deri mencoba melakukan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, karena saking rapatnya pertahanan Malut United.

    Namun, tendangan Cofre Deri masih terlalu tinggi di atas mistar gawang. Untuk itu, belum juga ada gol yang dicetak kedua tim.

    Jual beli serangan sempat terlihat dalam laga ini pada menit ke-26, tetapi rapatnya pertahanan Malut United memang membuat PSIM keteteran.

    Bahkan untuk membawa bola ke kotak penalti saja tak gampang untuk PSIM, sehingga para pemain tim berjulukan Laskar Mataram tersebut belum juga mampu menggetarkan gawang.

    Padahal dalam beberapa waktu, PSIM bermain mendominasi, tetapi hingga memasuki menit ke-30, tak kunjung ada gol yang mampu dicetak tim asuhan Jean-Paul Van Gastel.

    Laskar Mataram ini sebenarnya tampil cukup bagus dan perlahan terus melakukan serangan ke gawang Malut United.

    Akan tetapi, serangan yang dilakukan oleh PSIM belum berbuah hasil, bahkan pada menit ke-38 sempat ada peluang yang bisa mencetak gol.

    Namun, mereka selalu gagal memanfaatkan peluang bagus, sehingga belum juga ada perubahan skor hingga memasuki menit ke-40.

    Hingga tambahan waktu tiga menit diberikan kedua tim masih sama buntu. Bahkan saat PSIM dapat peluang emas melalui tendangan bebas.

    Akan tetapi, tendangan Vidal masih membentur mistar gawang dan sempat terjadi kemelut di depan gawang.

    Pasalnya, Angga Saputro saat mencoba mengamankan bola, si kulit bundar justru mengenai kepalanya dan langsung disambut pemain PSIM.

    Bola sempat coba ditendang langsung ke arah gawang, tetapi masih mengenai para pemain Malut United. Untuk itu, belum ada gol, tetapi wasit sempat melakukan checking VAR.

    Ini karena bola dinilai sudah sempat masuk, tetapi Wbeymar Angulo dinilai sengaja menahan bola, sehingga ia pun langsung dinilai handsball dan diberi kartu merah oleh wasit candra.

    Untuk itu, wasit Candra langsung menunjuk titik putih dan Ze Valente yang menjadi eksekutor memanfaatkan peluang dengan baik.

    Ze Valente mencetak gol melalui penalti, dan PSIM sukses memimpin lebih dulu 1-0 pada babak pertama pada menit ke-45+13.

    Babak Kedua

    Pada babak kedua ini, Malut United bermain dengan 10 pemain, karena Wbeymar Angulo telah diusir pada menit ke-45+12, sehingga laga ini tak mudah buat tim asuhan Hendri Susilo.

    PSIM yang unggul pemain tentu saja menunjukkan kualitasnya, karena mereka mencoba menguasai permainan dengan baik dalam laga ini.

    Akan tetapi, hingga memasuki menit ke-55, mereka masih kesulitan membongkar pertahanan Malut United yang tetap tampil solid.

    Laskar Kie Raha sebenarnya mencoba untuk bisa mencetak gol melalui David Da Silva hingga Ciro Alves, tetapi hingga menit ke-68, mereka belum mampu menyamakan kedudukan.

    Untuk itu, dalam laga ini Malut United lebih banyak terlihat bermain bertahan, karena hanya dalam beberapa kesempatan mereka coba menekan tim tuan rumah, tetapi tetap kesulitan.

    Malut United masih mencoba membangun serangan untuk bisa menyamakan kedudukan, tetapi hingga menit ke-75, tim asal Maluku tersebut belum juga mampu membobol gawang PSIM.

    Hingga memasuki menit ke-85, Angga Saputro masih dibuat kerja keras karena PSIM tampil terus menekan dan lebih banyak memainkan bola di pertahanan Laskar Mataram.

    Namun, Yakob Sayuri dan David da Silva tak menyerah dan terus mencoba untuk bisa menyamakan kedudukan melalui peluang demi peluang yang diciptakan. Tetapi tak juga ada gol.

    Tambahan waktu delapan menit dan keunggulan pemain ini membuat PSIM kembali mencetak gol di injury time.

    Andi Irfan yang masuk pada menit ke-71 menjawab kepercayaan Van Gastel setelah mencetak gol pada menit ke-90+6.

    Ia mencetak gol setelah melewati Yance Sayuri, dan akhirnya menendang bola ke gawang, dan PSIM pun mengubah keunggulan menjadi 2-0.

    Hasil ini memastikan PSIM keluar dari hasil buruk dan negatif setelah delapan laga terakhir tanpa kemenangan.

    Untuk itu, kemenangan tipis atas Malut United ini bisa jadi modal bagus dalam dua laga sisa lawan Madura United dan Arema FC. 

    PSIM Yogyakarta Vs Malut United 2-0 (Ze Valente 45+13'(P) dan Andi Irfan 90+6')

    PSIM Yogyakarta (4-3-3): 19-Cahya Supriadi; 4-Franco Gaston Mingo, 2-Johanes Daniel Maria Van Der Avert, 15-Raha Cahyana, 3-Yusaku Yamadera; 8-Sheva Maresca Amavisca (Muhammad Iqbal 86'), 56-Donny Warmerdam, 10-Ze Valente; 7-Cofre Deri, 11-Ezequiel Vidal, 27- Riyatno Abiyoso (Andi Irfan 71'), 

    Pelatih: Jean-Paul Van Gastel

    Malut United (4-3-3): 1-Angga Saputro; 6-Igor Inocencio De Oliveira, 2-Nilson Nascimento, 27-Safrudin Tahar, 23-Yance Sayuri; 68-Tri Setiawan (Manahati Lestubern 80'), 10-Tyronne Del Pino (Septian David Maulana 42'), 16-Wbeymar Angulo; 7-Ciro Alves (Fret Butuan 80'), 17-David da Silva, 12-Yakob Sayuri

    Pelatih: Hendri Susilo

    Komentar
    Additional JS