0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Derbi Jatim Featured Liga Indonesia Persebaya Surabaya Persik Kediri Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    Hasil Super League - Persebaya Pesta 5-0 Lawan Persik di Derbi Jatim - Bolasport

    9 min read

     

    Hasil Super League - Persebaya Pesta 5-0 Lawan Persik di Derbi Jatim - Bolasport.com


    BOLASPORT.COM - Persebaya Surabaya menutup perjalanan mereka di Super League 2025/2026 dengan pesta gol setelah menghancurkan Persik Kediri lima gol tanpa balas pada pekan ke-34 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026).

    Kemenangan meyakinkan itu memastikan Bajul Ijo finis di posisi keempat klasemen akhir dengan koleksi 58 poin.

    Sementara itu, Persik Kediri harus mengakhiri musim di peringkat ke-12 setelah hanya mengumpulkan 39 angka.

    Bermain di hadapan puluhan ribu Bonek yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya langsung tampil menekan sejak peluit babak pertama dibunyikan.

    Tim asuhan Bernardo Tavares itu menunjukkan intensitas tinggi dan tidak memberikan ruang bagi Persik untuk mengembangkan permainan.

    Persebaya nyaris membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan beberapa menit.

    Kombinasi umpan cepat dari lini tengah membuat pertahanan Persik kerepotan.

    Malik Risaldi dan Bruno Moreira beberapa kali merepotkan barisan belakang Macan Putih lewat pergerakan cepat di sisi sayap.

    Tekanan bertubi-tubi Persebaya akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-12.

    Berawal dari skema serangan cepat di sisi kiri, Bruno Moreira mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti.

    Baca Juga: Daftar Penghargaan Super League 2025/26 - Mariano Peralta Pemain Terbaik, David Da Silva Top Scorer

    Malik Risaldi yang berdiri bebas langsung menyambar bola dengan sepakan keras yang gagal diantisipasi kiper Persik Kediri.

    Gol tersebut membuat atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo semakin bergelora.

    Dukungan suporter membuat para pemain Persebaya tampil semakin percaya diri.

    Setelah unggul satu gol, Bajul Ijo terus mengurung pertahanan tim tamu.

    Persik Kediri sebenarnya mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik cepat.

    Namun, rapatnya lini belakang Persebaya membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang bersih.

    Beberapa upaya dari luar kotak penalti juga belum mampu membahayakan gawang Ernando Ari.

    Di sisi lain, Persebaya terus menekan lewat permainan cepat dari kedua sisi lapangan.

    Francisco Rivera menjadi motor serangan dengan distribusi bola yang mampu membuka ruang bagi lini depan.

    Menjelang akhir babak pertama, Persebaya kembali menghukum pertahanan Persik.

    Baca Juga: Malaysia Masters 2026 - Ganda Campuran Malaysia Gagal, Nova Widianto sampai Minta Maaf

    Pada menit ke-44, Bruno Moreira sukses menggandakan keunggulan Bajul Ijo.

    Berawal dari tekanan tinggi di area pertahanan Persik, bola berhasil direbut pemain Persebaya sebelum akhirnya mengarah kepada Bruno Moreira.

    Pemain asal Brasil itu dengan tenang melepaskan penyelesaian akurat yang membuat Persebaya menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

    Memasuki babak kedua, Persebaya tidak menurunkan tempo permainan.

    Mereka tetap tampil agresif dan mendominasi penguasaan bola.

    Sementara Persik Kediri tampak kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak bertahan di area sendiri.

    Persebaya kembali mendapatkan sejumlah peluang emas pada awal babak kedua.

    Malik Risaldi hampir mencetak gol keduanya setelah menerima umpan terobosan, tetapi sepakannya masih melebar tipis di sisi gawang.

    Gol ketiga yang dinanti publik Surabaya akhirnya hadir pada menit ke-64 melalui Gustavo Fernandes.

    Bek asal Brasil itu sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan situasi bola mati di depan gawang Persik Kediri.

    Baca Juga: Apes! Borneo FC Gagal Juara dan Persis Harus Turun Kasta karena Regulasi

    Berawal dari sepak pojok yang gagal diantisipasi sempurna lini belakang Persik, bola liar jatuh di kaki Gustavo Fernandes.

    Tanpa kesulitan berarti, ia langsung menyambar bola untuk membawa Persebaya unggul 3-0.

    Unggul tiga gol membuat Persebaya semakin nyaman mengendalikan pertandingan.

    Pelatih Bernardo Tavares kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan tetap stabil.

    Masuknya Bruno Paraiba memberikan warna baru di lini depan Bajul Ijo.

    Penyerang asal Brasil itu langsung menunjukkan kualitasnya sebagai target man yang merepotkan pertahanan Persik Kediri.

    Pada menit ke-80, Bruno Paraiba ikut mencatatkan namanya di papan skor.

    Menerima umpan silang dari sisi kanan, Bruno Paraiba sukses memenangkan duel di kotak penalti sebelum melepaskan sepakan keras yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Persik.

    Gol tersebut semakin melengkapi dominasi total Persebaya sepanjang pertandingan.

    Bonek yang memadati stadion pun mulai melakukan selebrasi kemenangan karena tim kesayangannya tampil luar biasa di laga penutup musim.

    Baca Juga: Klasemen Super League 2025/2026 - Persib Juara, Persis Isi Tempat Terakhir Degradasi

    Meski sudah unggul empat gol, Persebaya tetap bermain menyerang.

    Mereka tidak mengendurkan tekanan dan terus memburu tambahan gol hingga menit-menit akhir pertandingan.

    Hasilnya, Bruno Moreira kembali mencetak gol pada menit ke-88 sekaligus menutup pesta lima gol Bajul Ijo.

    Memanfaatkan celah di lini belakang Persik Kediri, Bruno Moreira dengan dingin menuntaskan peluang untuk mengubah skor menjadi 5-0.

    Gol kedua Bruno Moreira itu menjadi penutup sempurna bagi penampilan dominan Persebaya di hadapan pendukung sendiri.

    Hingga peluit panjang dibunyikan, Persik Kediri tidak mampu mencetak satu gol pun dan harus menerima kekalahan telak di Surabaya.

    Kemenangan ini menjadi akhir manis bagi Persebaya Surabaya dalam menutup kompetisi Super League 2025/2026.

    Selain memastikan finis di posisi empat besar, performa impresif di laga terakhir juga menjadi modal positif bagi Bajul Ijo menatap musim depan.

    Sementara bagi Persik Kediri, kekalahan telak ini menjadi penutup musim yang kurang memuaskan.

    Macan Putih harus bekerja keras melakukan evaluasi agar mampu tampil lebih konsisten pada kompetisi berikutnya.

    Komentar
    Additional JS