Hasil Super League - Dihajar Persija, Persijap Masih Harus Berjuang Lolos dari Zona Degradasi - Semua Halaman - Bolasport
Hasil Super League - Dihajar Persija, Persijap Masih Harus Berjuang Lolos dari Zona Degradasi - Semua Halaman - Bolasport.com
BOLASPORT.COM - Persija Jakarta menang 2-0-0 atas tim tuan rumah Persijap Jepara dalam laga pekan ke-31 Super League 2025/2026, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (4/5/2026).
Persija meraih kemenangan lewat gol yang dicetak oleh Rayhan Hannan pada menit ke-64 dan Gustavo Almeida 90+9'.
Kemenangan ini membuat Persija masih bertahan di posisi ketiga dengan mengemas 65 poin.
Sedangkan masih tertahan di posisi ke-14 dengan mengemas 31 poin, dan mereka masih harus kerja keras dalam tiga laga sisa agar bisa lolos dari zona degradasi nantinya.
Pasalnya, Persis Solo yang ada di zona degradasi posisi ke-16 saat ini mengemas 27 poin, sehingga perjuangan belum usai untuk tetap bertahan di Super League.
Jalannya Pertandingan
Persija dalam laga ini bermain dengan langsung menyerang pertahanan Persijap hingga Rayhan Hannan mempu memberikan ancaman.
Namun, hal ini tak dibiarkan oleh para pemain Persijap, mereka memberikan perlawanan, sehingga Shayne Pattynama sempat bekerja keras menghadang tim lawan pada menit ke-3.
Persijap membangun serangan dari sisi kanan melalui Wahyudi Hamisi, tetapi mereka masih kesulitan menembus pertahanan rapat Persija.
Bahkan saat Persijap mencoba menekan pertahanan Macan Kemayoran, tetapi hingga menit ke-8, tim tuan rumah masih belum juga mampu membongkar pertahanan Rizky Ridho dan kawan-kawan.
Persija mulai menguasai permainan dan segala peluang mencoba diciptakan dari Shayne Pattynama hingga Van Basty Sousa pun berusaha membantu tim untuk mencetak gol lebih dulu.
Hingga peluang emas didapatkan pada menit ke-15, karena mereka mendapat peluang tendangan bebas, dan tendangan Fabio Calonego yang menjadi eksekutor melakukan dengan apik.
Akan tetapi, tendangan keras Fabio Calonego tersebut masih mampu ditangkap oleh Sendri Johansah.
Oleh karena itu, tendangan tersebut belum berbuah menjadi gol, sehingga kedua tim masih sama buntu.
Pertandingan sebenarnya berlangsung dengan intensitas tinggi karena Persija dan Persijap sama-sama jual beli serangan agar bisa mencetak gol.
Baca Juga: Dua Pemain Timnas Indonesia di Persija Terancam Absen Lawan Persib karena Akumulasi Kartu
Namun, Persija yang menguasai permainan masih cukup buntu, bahkan dari Alaaeddine Ajaraie hingga Eksel Runtukahu mencoba melakukan segala cara untuk bisa membobol gol Persijap.
Tetapi, Persija masih belum juga mampu mencetak gol meski hingga memasuki menit ke-38, karena Persijap tampil cukup konsisten.
Sendri Johansah bekerja lebih keras dalam laga ini, sehingga para pemain Persija masih kesulitan untuk bisa membobol gawang Persijap.
Bahkan hingga memasuki menit ke-43, Persija yang lebih banyak memainkan bola di pertahanan Persijap pun belum mampu mencetak gol.
Tambahan waktu satu menit pun tak mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Persija, sehingga mereka pun belum mampu mencetak gol.
Untuk itu, babak pertama masih skor kacamata 0-0.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Macan Kemayoran langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Gustavo Almaida dengan harapan bisa mencetak gol.
Namun, permainan Persija yang berani pun belum mampu berbuah manis, karena Persijap tampil dengan sangat rapat dalam menjaga pertahanan.
Bahkan saat Persija melakukan serangan, setidaknya ada lima pemain yang membantu di kotak penalti, sehingga Rizky Ridho dan kawan-kawan belum juga mampu mencetak gol.
Persijap dalam laga ini tampil ngotot karena mereka juga bertekad untuk bisa meraih kemenangan dalam lga ini, karena laga ini penting buat mereka.
Pasalnya, Persijap saat ini tengah berjuang untuk bisa aman dari zona degradasi. Sehingga mereka pun tampil dengan intensitas tinggi.
Tetapi, Persija tak menyerah dan saat mereka menyerang melalui Fabio Calonego di sisi kanan, akhirnya memberikan umpan tepat sasaran ke Rayhan Hannan yang ada di tengah lapangan.
Rayhan Hannan yang di tengah pun langsung menyambut dan menendang keras ke arah gawang, sehingga bola tendangannya besarang ke gawang Persijap.
Untuk itu, Persija memimpin 1-0 pada menit ke-64 melalui gol yang dicetak oleh Rayhan Hannan.
Persijap setelah tertinggal masih berusaha untuk bisa membobol gawang Andritany, tetapi mereka masih cukup kesulitan menembus tembok pertahanan Macan Kemayoran.
Untuk itu, hingga memasuki menit ke-78, justru mereka yang beberapa kali dapat ancaman dari pemain Persija, sehingga belum juga ada gol yang dicetak tim tuan rumah.
Memasuki menit ke-85, Andritany sempat terjatuh saat mengamankan bola, sehingga Cyrus Margono masuk menggantikannya.
Setelah pergantian ini, pemain Persijap justru mencoba memanfaatkan perubahan ini, hingga peluang mampu diciptakan tim tuan rumah di kotak penalti pada menit ke-89 melalui Najeeb Yakubu.
Namun, tendangan Najeeb Yakubu ini mampu dihadang oleh Rizky Ridho, sehingga Persijap kembali gagal mencetak gol.
Tambahan waktu 12 menit membuat Persijap terus mengempur pertahanan Persija untuk bisa menyamakan kedudukan, tetapi Cyrus Margono tampil bagus, sehingga gawang masih aman.
Persija yang terus menekan akhirnya mampu kembali mencetak gol melalui Gustavo Almeida pada menit ke-90+8.
Gol ini tercipta setelah Gustavo menerima bola dan membawa bola seorang diri dari tengah lapangan, dan ia pun mampu mencetak gol setelah one on one dengan Sendri.
Untuk itu, Gustavo langsung menendang bola ke arah gawang, dan Persija unggul 2-0 pada menit ke-90+9.
Namun, wasit memutuskan checking VAR untuk melihat apakah gol ini resmi, karena Gustavo sempat melewati Sendri dengan melompat, sehingga berpeluang dinilai pelanggaran.
Tetapi, setelah dicek, wasit tetap mengesahkan gol tersebut, sehingga Persija mampu menutup laga ini dengan kemenangan 2-0 hingga waktu berakhir.
Persijap Jepara Vs Persija Jakarta 0-2 (Rayhan Hannan 64' dan Gustavo Almedia 90+9')
Persijap (4-5-1): 20-Sendri Johansah; 26-Diogo Araujo Brito, 4-Jose Luis Arroyo, 55-Najeeb Yakubu, 14-Rahmat Hidayat; 32-Alexis Nahuel Gomez, 88-Borja Gonzales, 10-Borja Martinez Sanchez, 21-Rendi Saepul, 33-Wahyudi Setiawan Hamisi; 34-Iker Guarrotxena Vallejo
Pelatih: Mario Lemos
Persija (4-3-3): 26-Andritany Ardhiyasa (Cyrus Margono 88'); 88-Bruno Nunes De Barros, 5-Rizky Ridho, 25-Shayne Pattynama; 97-Fabio Calonego, 58-Rayhan Hannan, 15-Van Basty Sousa; 41-Alaaeddine Ajaraie (Maxwell), 17-Allano Lima, 98-Eksel Runtukahu (Gustavo Almeida 46')
Pelatih: Mauricio Souza