0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AVC Champions League Berita Bola Voli Featured Kejuaraan Dunia Bola Voli Spesial Voli

    Hasil Semifinal AVC Champions League 2026 - Bhayangkara Cetak Sejarah, Wajah Pertama Indonesia Lolos Kejuaraan Dunia - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Hasil Semifinal AVC Champions League 2026 - Bhayangkara Cetak Sejarah, Wajah Pertama Indonesia Lolos Kejuaraan Dunia - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Voli
  • Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:30 WIB

    Jakarta Bhayangkara Presisi melakukan selebrasi saat berlaga pada perempat final AVC Champions League 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. (VOLLEYBALLWORLD.COM)

    BOLASPORT.COM - Tim bola voli putra Indonesia, Jakarta Bhayangkara Presisi, mencatatkan sejarah setelah berhasil memenangkan laga semifinal AVC Club Championship 2026.

    Bhayangkara mengalahkan klub Korea Selatan, Hyundai Capital Skywalkers dalam pertandingan dengan intensitas tinggi di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.

    Farhan Halim dkk menang tiga set langsung dengan skor 3-0 (25-23, 27-25, 25-23) pada Sabtu (16/5/2026).

    Bhayangkara mengulangi pencapain mereka saat mencapai final Kejuaraan Voli Asia antar klub pada tahun 2023.

    Selain itu, Bhayangkara juga dipastikan akan tampil di FIVB Men's World Club Championship 2026 sebagai finalis AVC Champions League. 

    Jalannya Pertandingan

    Skywalkers membuka keran skor lebih dulu, tetapi Bhayangkara segera menyamakan kedudukan. Laga berlangsung alot di awal setelah skor berimbang bertahan sampai 5-5.

    Meski begitu, dua outside hitter Bhayangkara sudah menemukan ritmenya yakni Rok Mozic dan Farhan Halim yang telah berhasil mencetak poin.

    Nizar Julfikar dipercaya sebagai setter utama dan Robertlandy Simon Aties bergantian dengan Raden Ahmad Gumilar pada posisi middle blocker. Fahreza Rakha Abhinaya tak tergantikan sebagai libero.

    Noumory Keita juga menunjukkan kekuatan sebagai juru gedor utama di posisi nomor dua atau opposite.

    Bhayangkara mulai membuka jarak perolehan poin dengan unggul dua angka pada skor 9-7 setelah service ace yang dihasilkan Simon Aties.

    Namun, Skywalkers tetap tampil solid hingga berhasil menyamakan kedudukan lagi pada 11-11 setelah serangan quick Raden Gumilar dipatahkan oleh Heo Su-bong.

    Baca Juga: Hasil Semifinal AVC Champions League 2026 - Mimpi Buruk Bhayangkara ke Final, Juara Iran Tembus Kejuaraan Dunia

    Bhayangkara akhirnya kembali mampu unggul dua angka pada skor 16-14 hingga memaksa pelatih Phillipe Blain mengambil jatah timeout untuk Skywalkers.

    Overpass dari lawan karena receive yang tak sempurna berhasil dimanfaatkan oleh Raden Gumilar untuk menambah keunggulan Bhayangkara menjadi tiga angka.

    Bhayangkara di atas angin setelah mampu unggul lima angka pada 20-15 lewat service ace Noumory Keita. Lagi, dua kali spike Keita menambah keunggulan selisih tujuh angka.

    Set point dicatatkan dengan keunggulan tiga angka, tetapi Skywalkers sempat membalas dua poin lagi sebelum akhirnya spike keras Keita mengakhiri set pertama.

    Set kedua, Bhayangkara memulai dengan keunggulan empat poin beruntun. Keunggulan bertahan sampai skor 10-5.

    Namun, Skywalkers kembali mengancam dengan memangkas ketertinggalan menjadi dua angka pada 11-13 hingga 12-14.

    Akan tetapi, Keita yang tampil begitu dominan di lini serang membawa Bhayangkara memperlebar keunggulan menjadi empat angka pada 16-12.

    Ketenangan para pemain Skywalkers mampu menyamakan kedudukan pada akhir set dengan skor 22-22 dan bahkan berbalik unggul untuk mencetak set point 24-23 karena attack eror Rok Mozic.

    Keputusan timeout yang diambil pelatih Reidel Toiran sangat penting untuk membawa Bhayangkara berbalik unggul hingga 26-25, set kedua berhasil dimenangkan karena attack eror pemain lawan.

    Baca Juga: 2 Tim Sudah Lolos Kejuaraan Dunia Voli Klub 2026, Bhayangkara Ikut saat Asia dan Eropa Memanas Berebut Tempat

    Set ketiga, Skywalkers yang gantian memegang kendali permainan setelah selalu dalam posisi unggul dengan selisih tiga angka dimulai 5-2 hingga empat angka pada 15-11.

    Bhayangkara memangkas ketertinggalan menjadi satu angka pada 14-15, kedudukan akhirnya disamakan pada 16-16 lewat serangan Keita.

    Service ace dari Farhan Halim membawa Bhayangkara berbalik unggul. Situasi yang membuat para pemain Skywalkers mulai melakukan kesalahan sendiri.

    Bhayangkara hampir dekat dengan kemenangan setelah unggul dua angka pada 22-20. Match point didapat dengan skor 24-22.

    Spike keras lurus Noumory Keita berhasil menutup laga setelah Skywalkers sempat mencuri satu poin.

    Komentar
    Additional JS