0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Anthony Ginting Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Malaysia Masters Moh Zaki Ubaidillah Spesial

    Hasil Malaysia Masters 2026 - Kemarin Ginting dan Hari Ini Ubed, Indonesia Habis setelah Lagi-Lagi Disingkirkan Prancis - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Hasil Malaysia Masters 2026 - Kemarin Ginting dan Hari Ini Ubed, Indonesia Habis setelah Lagi-Lagi Disingkirkan Prancis - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Jumat, 22 Mei 2026 | 15:02 WIB

    Aksi Moh Zaki Ubaidillah pada babak 16 besar Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysiw, Kamis (21/5/2026). (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Harapan Indonesia untuk meraih gelar juara di Malaysia Masters 2026 pupus setelah tumbangnya tunggal putra, Moh Zaki Ubaidillah, selaku harapan terakhir.

    Moh Zaki Ubaidillah dikalahkan unggulan kedua, Christo Popov (Prancis), dalam laga perempat final Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (22/5/2026).

    Bertanding ketika rekan-rekan senegara berguguran, Ubed sempat menghadirkan asa dengan keunggulan yang didapat pada awal pertandingan.

    Akan tetapi, Popov selalu dapat membalikkan. Pemain yang sedang sulit dikalahkan wakil Tanah Air ini menang dengan skor 23-21, 21-19.

    Seperti yang sudah dijelaskan, Ubed unggul lebih dulu.

    Kombinasi tembakan menipu ke depan net dan dropshot dari dia beberapa kali terlambat ditebak Popov sehingga pertahanannya terbuka.

    Selisih poin terbuka ketika Ubed unggul 10-7. Namun, Popov dapat membalas dengan tiga poin beruntun yang menyamakan skor.

    Si kidal yang mengawali pembantaian Prancis atas Indonesia (4-1) di Thomas Cup 2026 itu tidak mudah dimatikan dalam reli.

    Bermain terburu-buru membuat Ubed tersusul lagi dari 14-10 menjadi 14-14. Placing ke sudut belakang yang agak melebar membuatnya berbalik tertinggal 14-16.

    Baca Juga: Malaysia Masters 2026 - Alasan Kekalahan Jonatan dari Rival Seangkatan Alwi

    Dari sana momentum dipegang Popov.

    Ubed sebenarnya bukan tanpa perlawanan dengan dua kali menyamakan angka dan bahkan berbalik unggul saat game point 20-19.

    Setelah lucky ball dibalas lucky ball untuk game point 22-21, Popov sukses mengunci gim pertama berkat lob Ubed yang terlalu memanjang.

    Pada gim kedua, situasinya berubah. Giliran Popov yang banjir eror sehingga Ubed terbantu dalam menciptakan jarak jauh sejak 5-1 sampai 9-4.

    Sayangnya, selisih yang jauh itu tak dapat dimanfaatkan oleh Ubed. Permainannya goyah dalam tekanan lawan sehingga poin disamakan di 10-10.

    Ubed mendapatkan kesempatan untuk mengambil napas setelah memenangi adu drive untuk memimpin di interval dengan 11-10.

    Sayangnya, momentum berada di tangan Popov. Setelah jeda dia langsung berbalik unggul dan membuka jarak hingga 14-11.

    Ubed mencoba bertahan. Adu tembakan di area mid-court diladeninya. Reli pun berjalan sengit. Akan tetapi, dia kalah solid.

    Pemain asal Sampang itu mencoba lagi dengan memperkecil ketertinggalan dari 15-19 menjadi 18-19 dan masih menekan setelah game point dengan 19-20.

    Sayangnya, poin kemenangan lebih dulu didapatkan wakil Prancis.

    Kombinasi smes tajam dan dropshot yang membuat Ubed terjatuh dituntaskan Popov dengan placing ke wilayah kosong.

    Ubed hanya bisa melempar raket sebagai upaya terakhir yang setengah pasrah.

    Bagi Popov, ini kemenangan keduanya secara beruntun atas wakil Indonesia. Kemarin dia lebih dulu mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting dengan skor 21-17, 21-14.

    Di sisi lain, kekalahan Ubed memastikan wakil Indonesia telah habis sebelum semifinal dari ajang bertaraf World Tour Super 500 ini.

    Tunggal putra tadinya menjadi harapan terakhir setelah kelolosan Ubed dan Jonatan Christie ke perempat final.

    Jonatan kalah duluan setelah dikejutkan youngster China, Hu Zhe An.

    Baca Juga: Hasil Undian Singapore Open 2026 - Setelah Terluka dari Prancis, Alwi Farhan Langsung Jumpa Toma Junior Popov

    Komentar
    Additional JS