Buntut Bentrok Bobotoh dan Jakmania di Pantura, Polda Jabar Minta Suporter Menahan Diri - Kompas
Buntut Bentrok Bobotoh dan Jakmania di Pantura, Polda Jabar Minta Suporter Menahan Diri
BANDUNG, KOMPAS.com - Bentrokan suporter Persib dan Persija usai menonton bareng laga pertandingan di sejumlah wilayah di Jabar menjadi perhatian kepolisian dalam hal ini Polda Jabar.
Polisi mengimbau para pendukung untuk menjaga suportivitas dan menjaga kondusivitas serta tak mudah untuk terprovokasi terutama jelang peluang klub berjuluk Maung Bandung itu mencatat sejarah Hattrick juara Liga 1.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan bahwa Persib memiliki basis pendukung yang cukup besar tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat.
Baca juga: Aksi Sindikat Tiket Palsu Persija vs Persib di Samarinda, 170 Tiket Digandakan dari Satu Barcode
Namun di sejumlah daerah khususnya di jalur Pantura, juga terdapat kelompok supporter pendukung Persija, sehinga berpotensi memicu gesekan antar pendukung.
Terungkap! Pangkalan Rahasia Israel di Irak Jadi Jalur Serangan ke Iran
"Ada satu keunikan tersendiri di Jawa Barat ini bahwa Persib ini tidak hanya dimiliki oleh di Kota Bandung saja, tapi menyeluruh di seluruh Jawa Barat. Tetapi di sini juga ada anomali terkhusus, utamanya di jalur Pantura, ini ada beberapa kelompok tertentu yang dia ngefans-nya juga kepada Jakmania," ucapnya di Mapolda Jabar, Rabu (13/2/2026).
Menurutnya, pasca laga Persib melawan Persija pada Minggu (10/5/2026), sempat terjadi bentrokan di beberapa wilayah seperti Karawang, Purwakarta, hingga Cirebon. Karenanya, Polda Jabar meminta seluruh pihak menahan diri agar tak terjdi korban maupun kerusakan fasilitas umum.
"Kami harapkan bahwa kepada seluruh aparat keamanan, warga, dan sebagainya untuk bisa menahan diri, sehingga tidak terjadi adanya jatuhnya korban dan perusakan fasilitas umum," katanya.
Di Kota Bandung sendiri, polisi juga menyoroti euforia kemenangan Persib yang dirayakan secara besar-besaran oleh Bobotoh. Hendra menyebut kemenangan tersebut menjadi momentum penting karena Persib berpeluang mencetak sejarah sebagai juara tiga kali berturut-turut.
"Semoga ini merupakan perayaan dini kemenangan Persib, karena kita tentu saja akan mencatatkan suatu sejarah Persib hattrick," ucapnya.
Baca juga: Pemain Persib Cekcok dengan Oknum Suporter di Bandara Balikpapan, Kondusif dalam 20 Menit
Meski antusiasme Bobotoh tinggi untuk merayakan kemenangan tersebut, namun Polda Jabar tetap mengingatkan agar perayaan dilakukan secara tertib dan tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Kami juga sangat mendukung dan mengharapkan kemenangan ini, tetapi juga tetap mengimbau bahwa aksi-aksi mencegat lalu lintas, kemudian menggunakan flare, dan juga kebut-kebutan di jalan raya ini tolong betul-betul dijaga keamanannya," katanya.
Hendra juga mengaku khawatir melihat sejumlah Bobotoh naik ke pembatas jalan di area flyover saat melakukan selebrasi kemenangan.
"Kami takut terjatuh dan sebagainya sehingga ada jatuh korban. Dan saya harapkan bahwa euforia nanti lebih bermartabat dan menjaga keamanan dan ketertiban khususnya lalu lintas," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Iran Disebut Makin Dekat Produksi Senjata Nuklir, AS: Beberapa Minggu Lagi