Update Kabar Tuan Rumah Piala Dunia 2026 - Shutdown Amerika Serikat Ancam Kesiapan dan Keamanan Turnamen - Bolasport
Update Kabar Tuan Rumah Piala Dunia 2026 - Shutdown Amerika Serikat Ancam Kesiapan dan Keamanan Turnamen
BOLASPORT.COM - Penutupan pemerintahan atau government shutdown yang terjadi di Amerika Serikat mengancam keamanan dan kesiapan gelaran Piala Dunia 2026.
Dunia sepak bola kini berada dalam status waspada.
Di tengah euforia menyambut gelaran Piala Dunia 2026, Amerika Serikat selaku salah satu tuan rumah justru didera krisis internal yang serius.
Penutupan pemerintahan atau government shutdown yang terjadi pada awal tahun 2026 ini mulai memakan korban, terutama pada kesiapan infrastruktur dan aspek keamanan turnamen empat tahunan tersebut.
Kekhawatiran tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Kantor Kesadaran Situasi Keamanan Dalam Negeri (DHS), Christopher Tomney, di hadapan Komite Anggaran Senat.
"Banyak upaya perencanaan untuk Piala Dunia melambat dan tertunda akibat terhentinya pendanaan, serta banyak pegawai yang dirumahkan sementara," kata Christopher Tomney, dikutip BolaSport.com dari Reuters.
Pernyataan ini mempertegas laporan intelijen yang dikaji Reuters bulan lalu, yang memperingatkan adanya potensi ancaman dari kelompok ekstremis dan pelaku kriminal yang membidik Piala Dunia sebagai target.
Selain masalah ancaman keamanan, Tomney juga menyoroti keterlambatan penyaluran dana pengamanan yang telah disetujui sebelumnya.
Meski demikian, Tomney menjelaskan bahwa Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) saat ini telah menyalurkan dana sebesar 625 juta dolar AS yang khusus dialokasikan untuk keperluan pengamanan tersebut.
Baca Juga: Amerika Serikat Dibantai Belgia, Bintang AC Milan Ogah Salahkan Jersei yang Bikin Bingung
"Seluruh pendanaan kini sudah dicairkan. Sistem pengelolaan hibah (FEMA GO) kami sudah aktif dan berjalan," ucap Tomney.
Krisis di tubuh DHS sendiri telah berlangsung selama lebih dari dua bulan.
Situasi ini dipicu oleh kegagalan anggota Kongres dalam mencapai kesepakatan terkait undang-undang pendanaan, menyusul kebijakan pengetatan imigrasi yang dicanangkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Walaupun Trump sebelumnya telah menandatangani perintah agar seluruh pegawai DHS tetap menerima gaji, dampak di lapangan tetap terasa cukup berat.
Saat ditanya mengenai konsekuensi konkret dari situasi ini, Tomney mengungkapkan bahwa banyak petugas keamanan transportasi (TSA) yang akhirnya memilih untuk meninggalkan posisi mereka.
"Kami tidak bisa begitu saja mengganti keahlian itu dalam semalam. Hal itu telah menghambat koordinasi kami dengan pemerintah negara bagian dan lokal," tuturnya menambahkan.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.
Selain Amerika Serikat, tuan rumah Piala Dunia kali ini adalah Meksiko dan Kanada.
Baca Juga: Sorot Arena Piala Dunia 2026 - Stadion Seattle, si Tapal Kuda Paling Berisik se-Amerika Serikat
Edisi ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah karena melibatkan 48 tim, meningkat dari sebelumnya yang hanya 32 tim.
Format baru ini akan menggunakan 12 grup, di mana masing-masing grup terdiri dari 4 tim.