Timnas Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Main di Bulan September-Oktober - Semua Halaman - Bolasport
Timnas Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Main di Bulan September-Oktober - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 30 April 2026 | 19:18 WIB
BOLASPORT.COM - FIFA sudah memberi detail soal pelaksanaan FIFA ASEAN Cup yang akan dimulai pada tahun ini.
FIFA ASEAN Cup 2026 akan digelar pada FIFA Matchday September-Oktober mendatang.
Dikutip dari akun Instagram The Asean Football, FIFA dan AFF sudah setuju soal pelaksanaan format turnamen FIFA ASEAN Cup pada Kongres FIFA ke-76 di Kanada.
FIFA berencana bakal membagi turnamen menjadi dua divisi.
Tiap-tiap divisi akan diikuti enam negara.
FIFA juga mengundang negara tambahan untuk melengkapi ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
"FIFA dan Federasi Sepak Bola ASEAN secara resmi telah menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dan mengkonfirmasi format turnamen untuk Piala ASEAN FIFA 2026 perdana selama Kongres FIFA ke-76," tulis The ASEAN Football.
Timnas Indonesia resmi jadi tuan rumah untuk turnamen kasta pertama.
Baca Juga: RESMI - Ada 3 Pilar Abroad, Ini Daftar 23 Pemain Timnas U-17 Indonesia untuk Piala Asia U-17 2026
Sementara untuk kasta kedua, FIFA menunjuk Hong Kong.
Hong Kong akan menjadi negara yang diundang untuk mengikuti turnamen ini.
"Struktur Turnamen: Sistem dua divisi," tulis akun The ASEAN Football.
"Indonesia – Tuan rumah Divisi 1. Hong Kong – Tuan rumah Divisi 2," imbuhnya.
Tidak ada detail soal format kompetisi.
Namun, pembagian peserta FIFA ASEAN Cup akan dibagi berdasarkan peringkat FIFA terkini.
Namun, FIFA dan ASEAN akan memperhatikan jumlah laga yang berhak dimainkan pada FIFA Matchday September-Oktober 2026.
Pada periode tersebut, setiap negara berhak memainkan empat laga resmi yang masuk hitungan ranking FIFA.
Baca Juga: 5 Nama Baru Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026
Kemungkinan FIFA ASEAN Cup 2026 akan memainkan empat laga saja sampai laga puncak untuk mengakomodasi jadwal.
Skenario paling memungkinkan adalah membagi enam negara menjadi dua grup.
Skenario tersebut memungkinkan untuk empat laga sampai laga final.
Dua laga akan digelar pada babak penyisihan grup.
Sementara dua laga lain adalah semifinal dan final.
Namun, semua masih menunggu konfirmasi dari FIFA soal format turnamen baru ini.