Thomas dan Uber Cup 2026 - Rombongan Tim Indonesia Berangkat ke Denmark, Jonatan Christie Nyusul - Semua Halaman - Bolasport
Thomas dan Uber Cup 2026 - Rombongan Tim Indonesia Berangkat ke Denmark, Jonatan Christie Nyusul - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 17 April 2026 | 09:06 WIB
Tim Thomas dan Uber Indonesia pada Thomas dan Uber Cup 2026 berangkat menuju Horsens, Denmark, Kamis (16/4/2026). (PBSI)
BOLASPORT.COM - Tim bulu tangkis Indonesia telah berangkat menuju Horsens, Denmark, untuk menjalani aklimatisasi Thomas dan Uber Cup 2026. Sementara Jonatan Christie masih akan menyusul.
Persiapan matang dilakukan tim Indonesia menuju ajang beregu paling bergengsi, Thomas dan Uber Cup 2026.
Thomas dan Uber Cup 2026 akan bergulir pada 24 April sampai 3 Mei 2026 di Horsens, Denmark.
Walau masih seminggu lagi, tim Merah-Putih sudah mulai berangkat ke lokasi turnamen.
Sebagian besar tim Indonesia berangkat pada Kamis (16/4/2026) malam WIB.
Tim Indonesia berangkat ke Horsens, Denmark dengan dua kloter.
Kloter pertama berangkat dari Jakarta dan akan transit ke Singapura untuk langsung terbang menuju Kopenhagen, kemudian ke Horsens.
Sedangkan kloter kedua, keberangkatan juga dari Jakarta.
Bedanya, kloter kedua ini akan transit ke Amsterdam (Belanda) sebelum menuju Kopenhagen lalu ke Horsens.
Tujuan berangkat lebih awal tidak lepas karena perihal aklimatisasi.
Kurang lebih masih ada delapan hari lagi untuk memuliai kompetisi beregu putra dan putri ini.
Satu pemain Indonesia yang belum berangkat adalah Jonatan Christie.
Jonatan baru akan menyusul keberangkatan kawan-kawannya ke Horsens pada Senin (19/4/2026).
Adapun pemusatan latihan sebelum kompetisi akan digelar pada 18-21 April 2026.
Ketua Umum PBSI, Fadil Imran, sudah memberi target bahwa paling tidak, terutama untuk tim putra, diharapkan mampu mencapai final.
Tim Thomas Indonesia berstatus sebagai unggulan dua, bersaing di Grup D dengan tim-tim kuat seperti Prancis, Thailand, dan Aljazair.
Melihat peluang tim Thomas, Fajar Alfian berusaha tetap optimistis meski pesaing sejak fase penyisihan grup diperkirakan tidak akan mudah.
"Di grup ya pasti tidak ada yang mudah ya. Kita lihat juga Prancis kemarin juara di Eropa," kata Fajar.
"Mereka juga mempunyai pemain tunggal yang bagus dan bisa rangkap juga mereka main," ujarnya.
"Dan juga Thailand mempunyai tunggal nomor satu dunia juga (Kunlavut Vitidsarn)."
"Jadi tidak ada yang mudah. Jadi kita harus dari awal kita harus bisa terus menyesuaikan dan terus semangat dari awal," kata Fajar yang ditunjuk sebagai kapten tim Thomas Indonesia.