Thomas Cup 2026 - Kedigdayaan Kim/Seo Beri Korea Harapan, Denmark Merana Ditinggal 1 Pemain setelah Axelsen - Semua Halaman - Bolasport
Thomas Cup 2026 - Kedigdayaan Kim/Seo Beri Korea Harapan, Denmark Merana Ditinggal 1 Pemain setelah Axelsen - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 23 April 2026 | 17:45 WIB
Ganda putra Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, ketika tampil pada semifinal Kejuaraan Asia 2026. Mereka menjadi andalan bagi negaranya di Thomas Cup 2026 setelah tak terkalahkan sejak Oktober lalu. (STR/AFP)BOLASPORT.COM - Tim bulu tangkis Denmark diterpa kabar kurang sedap hanya beberapa hari sebelum bergulirnya Thomas Cup 2026.
Denmark yang berstatus sebagai tuan rumah harus ditinggal satu pemain tunggalnya karena mengalami cedera kaki.
Pemain yang dimaksud adalah Rasmus Gemke, tunggal putra kedua setelah Anders Antonsen.
Asosiasi Bulu Tangkis Denmark mengumumkan bahwa pemain berperingkat 24 dunia itu telah menarik diri dari skuad pada Rabu (22/4/2026).
Situasi tersebut jelas sebuah kerugian bagi tim Denmark yang datang dengan kondisi tidak sempurna.
Mereka baru menelan kekalahan menyakitkan untuk pertama kalinya gagal mempertahankan gelar Kejuaraan Beregu Eropa setelah dibungkam Prancis, bulan Februari.
Anders Antonsen sebagai tunggal pertama juga kurang menjanjikan setelah terakhir dikalahkan tunggal Prancis, Christo Popov, pada final Kejuaraan Eropa 2026.
Kemudian Viktor Axelsen selaku mantan tunggal putra nomor satu dunia juga baru pekan lalu menyatakan pensiun karena cedera.
Baca Juga: Jadwal Thomas dan Uber Cup 2026 - Perjuangan Fajar dkk Dimulai, Aljazair Jadi Lawan Pertama
Pelatih kepala tim Denmark, Thomas Stavngaard, kemudian menyatakan bahwa William Bogebjerg yang baru berusia 19 tahun akan menggantikannya.
Dia akan bahu membahu dengan Antonsen plus Magnus Johannesen dan Ditlev Jæger Holm selaku opsi Denmark lainnya di partai tunggal putra nanti.
"Ini merupakan kekecewaan yang sangat besar bagi saya karena tidak bisa bertanding di Horsens," kata Gemke, dikutip BolaSport.com dari SportTV2 Denmark.
"Saya benar-benar menantikan untuk bermain di Thomas Cup bersama rekan-rekan saya, tetapi sayangnya hal itu tidak terwujud."
"Saya harus menggantinya dengan mendukung mereka dan para pemain putri di depan televisi serta mendoakan yang terbaik bagi mereka," ujarnya.
Situasi Denmark kian pelik mengingat pasangan terbaik mereka, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, juga sedang dalam tren kurang baik.
Riwayat cedera membuat Astrup/Rasmussen sering tersingkir di babak-babak awal hanya beberapa saat setelah merengkuh peringkat 1 dunia pada awal tahun lalu.
Berkurangnya kekuatan tunggal Denmark dapat memberikan peluang untuk Korea Selatan, tim yang juga kurang begitu diunggulkan pada sektor tunggal di grup C.
Bagaimana tidak? Korea menempatkan pemain ranking 66 dunia yakni Yoo Tae-bin sebagai tunggal pertama mereka.
Kekuatan Korea terletak pada partai ganda.
Kehadiran ganda putra terbaik saat ini, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, bisa memberi garansi 1 poin bagi Korea saat meladeni Denmark, Taiwan, dan Swedia di fase grup.
Sementara jika berbicara sektor tunggal, Taiwan paling panas dengan deretan pemain seperti Lin Chun Yi, Chou Tien Chen, Lee Chia Hao, dan Chi Yu Jen.
Lin Chun Yi sedang panas setelah berhasil meraih dua gelar pada India Open 2026 (Super 750) dan All England Open 2026 (Super 1000).
"Jelas bahwa ini merupakan kerugian besar bagi kami karena harus bermain tanpa Rasmus," kata Stavngaard.
"Tantangan di Thomas Cup sudah sulit karena undian grup yang berat, dan akan semakin sulit dengan pembatalan ini."
"Tidak akan mudah untuk lolos dari babak penyisihan grup, tetapi kami tetap percaya dan akan berjuang sekuat tenaga untuk mewujudkannya," kata pelatih berkepala plontos itu.
Baca Juga: Ditinggal Herry IP ke Thomas Cup 2026, Ganda Putra Malaysia Fokus Persiapan dengan Partner Baru