0
News
    Home Amerika Serikat Donald Trump FIFA Sepak Bola Sepak Bola Internasional Timnas Iran

    Tak Semudah Itu Ferguso! FIFA Tegaskan Tak Ada Rencana Gantikan Iran Meski Diusulkan Utusan Khusus Trump - Viva

    5 min read

     

    Tak Semudah Itu Ferguso! FIFA Tegaskan Tak Ada Rencana Gantikan Iran Meski Diusulkan Utusan Khusus Trump


    Presiden FIFA Gianni Infantino berpose bersama Trump di KTT Gaza

    VIVA – Menjelang Piala Dunia 2026, sebuah wacana tak biasa tiba-tiba mencuat dan langsung memicu perdebatan. Iran yang sudah memastikan tiket ke putaran final disebut-sebut bisa digantikan oleh Italia, tim yang justru gagal lolos secara sportif.

    Baca Juga

    Isu ini bukan sekadar rumor liar. Usulan tersebut datang dari utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yakni Paolo Zampolli, yang secara terbuka menyampaikan gagasannya kepada publik.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Dalam wawancara dengan Financial Times, Zampolli mengaku telah menyampaikan langsung ide tersebut kepada Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino.

    Baca Juga

    “Saya menegaskan bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia,” ujarnya.

    Alasan yang disampaikan Zampolli terbilang lebih emosional ketimbang teknis. Ia menyinggung kebanggaan sebagai warga Italia dan rekam jejak tim berjuluk Azzurri.

    Baca Juga

    “Saya orang Italia dan akan menjadi mimpi melihat Azzurri tampil di turnamen yang digelar di AS. Dengan empat gelar juara dunia, mereka layak secara prestasi,” kata dia.

    Namun, usulan tersebut langsung berbenturan dengan realitas sepak bola modern. Italia tidak lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di babak playoff, bahkan ini menjadi kegagalan ketiga secara beruntun setelah absen pada 2018 dan 2022. Di sisi lain, Iran justru sudah memastikan tempat di fase grup dan dijadwalkan menghadapi lawan-lawan seperti Belgia, Mesir, dan Selandia Baru di Amerika Serikat.

    FIFA Tegas, Iran Tetap Berlaga

    Menanggapi wacana tersebut, FIFA memang tidak memberikan komentar langsung terhadap proposal Zampolli. Namun, pernyataan sebelumnya dari Infantino menjadi penegasan paling jelas.

    “Tim Iran pasti akan datang,” ujar Infantino.

    Pernyataan itu sekaligus meredam spekulasi bahwa badan sepak bola dunia akan mengambil langkah ekstrem dengan mengganti peserta yang sudah lolos secara sah.

    Secara regulasi, FIFA memang memiliki kewenangan untuk mengganti tim peserta jika terjadi kondisi tertentu, seperti pengunduran diri atau diskualifikasi. Namun, keputusan seperti itu tidak bisa diambil hanya berdasarkan pertimbangan non-teknis, apalagi usulan politis.

    Infantino sendiri menegaskan pentingnya menjaga batas antara olahraga dan politik.

    “Kami berharap pada saat itu situasinya akan damai. Itu pasti akan membantu. Tetapi Iran harus datang jika mereka ingin mewakili rakyat mereka,” ujarnya.

    “Olahraga seharusnya berada di luar politik,” sambung Infantino

    Munculnya wacana ini tidak bisa dilepaskan dari situasi geopolitik yang tengah memanas, terutama terkait Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Ketegangan tersebut sempat memunculkan kekhawatiran soal keamanan partisipasi Iran di turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

    Bahkan sebelumnya, Iran sempat dikabarkan mempertimbangkan untuk tidak berpartisipasi. Namun perkembangan terbaru menunjukkan kesiapan mereka untuk tetap tampil, sekaligus menutup peluang terjadinya perubahan mendadak.

    Laporan Financial Times juga menyebut bahwa dinamika politik antara AS dan Italia turut menjadi latar belakang wacana ini, terutama setelah Perdana Menteri Giorgia Meloni mengkritik Trump dalam isu lain.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Terlepas dari berbagai spekulasi, satu hal yang sulit dibantah adalah prinsip dasar sepak bola: kelolosan ditentukan di lapangan, bukan melalui lobi politik. Italia, meski memiliki sejarah besar dengan empat gelar juara dunia, tetap harus menerima kenyataan pahit gagal lolos. Sementara Iran, dengan segala tekanan yang ada, justru berhasil mengamankan tiket secara sah.

    Dengan waktu menuju kick-off yang semakin dekat, fokus FIFA kini tampaknya tetap pada memastikan turnamen berjalan lancar, bukan membuka ruang bagi perubahan kontroversial.

    Lamine Yamal Cedera

    Barcelona Dihantam Kabar Buruk, Lamine Yamal Absen HIngga Akhir Musim

    Kabar buruk datang dari Barcelona. Wonderkid andalan mereka, Lamine Yamal, dipastikan menepi hingga akhir musim akibat cedera hamstring. Cedera tersebut didapat Yamal s

    img_title

    VIVA.co.id

    23 April 2026

    Komentar
    Additional JS